Rumah Janda yang Nyaris Ambruk Akhirnya Diperbaiki

Janji Pengurus dan Kader DPC PDI Perjuangan Kota Tegal yang akan bergotong royong merehab rumah yang nyaris ambruk milik seorang janda bukan omong kosong. Tangis Sutati, janda pemilik rumah di RT 08 RW 10 Kelurahan Mintargen Kecamatan Tegal Timur pun pecah saat kediamannya mulai direhab Pada Minggu 26 Juni 2022.


Hari itu puluhan pengurus dan kader PDI Perjuangan dibantu warga sekitar melakukan kerja bakti memperbaiki rumah Sutati yang nyaris ambruk. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Edy Suripno bersama Ketua DPRD Kusnendro tampak terjun langsung dalam proses awal rehab rumah berukuran 7×10 meter tersebut.


Biaya perbaikan yang diperkirakan mencapai belasan juta rupiah ditanggung bersama antara pengurus dan kader partai dibantu warga. Sutati pun menyampaikan rasa terimakasihya kepada para Kader PDI Perjuangan dan warga yang mau bergotong royong baik tenaga maupun uang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Edy Suripno mengatakan, rehab rumah secara gotong royong itu dilakukan setelah adanya keputusan internal partai. Apalagi rumah itu tidak bisa dimasukkan ke dalam program RTLH karena terbentur administrasi yakni status tanah yang masih SK.


Menurutnya, perbaikan atap rumah diperkirakan akan membutuhkan anggaran sebesar 10-15 juta rupiah biaya itu diperoleh dari hasil gotong royong Fraksi PDI PERjuangan Kota Tegal.

Sementara Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro mengatakan kondisi rumah Sutati memang cukup memprihatinkan dan nyaris ambruk. Hal itu mendorong adanya kepedulian dan semangat gotong royong dari masyarakat dan kader partainya.


Harapannya setelah dilakukan rehab, rumah itu nantinya bisa layak untuk dihuni Sutati bersama keluarganya. Mereka bisa tinggal di dalamnya dengan nyaman dan tidak ada rasa was-was lagi.

Rehab rumah Sutati secara gotong royong diperkirakan akan memakan waktu sekitar 10 hari. Selama proses perbaikan, Sutati dan keluarganya terpaksa mengungsi di rumah tetangganya.

Comment