Lokal
PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal Gelar Tasyakuran Kelulusan Paud Hingga Sarjana UT
Jumat, 21 Juni 2024 - 05:00 WIB
Author: Hermas Purwadi Editor: Adi Mulyadi
PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal Gelar Tasyakuran Kelulusan Paud Hingga Sarjana UT

(Foto: - Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup - Perwakilan Wisudawati S1 PG Paud dan non Pendidikan Dasar Pokjar Ken Wungu Pambayun UT Purwokerto Kota Tegal saat menghadiri acara tasyakuran kelulusan di RM WTS Pacul.)

RADAR CBS - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Islam Terpadu (PKBM-IT) Ken Wungu Pambayun Kota Tegal, menggelar tasyakuran kelulusan dari mulai tingkat PAUD hingga Sarjana Universitas Terbuka (UT). Kegiatan yang dilangsungkan di RM WTS Pacul, Kabupaten Tegal, Kamis 20 Juni 2024 ini, dimeriahkan dengan acara pentas seni.

Tahun ini, PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal mewisuda 9 peserta Keseteraan. Terdiri dari Paket A sebanyak 1 peserta, Paket B ada 5 peserta dan Paket C sejumlah 3 peserta.

Selain itu, PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal mewisuda 24 mahasiswa UT Purwokerto Kelompok Belajar (Pokjar), jurusan Pendidikan Guru (PG) Paud dan non Pendidikan Dasar. Tak ketinggalan pula, PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal juga menaikan kelas 12 anak Paud, dari A ke B. 

"Kebetulan kalau yang kelas Paud tahun ini naiknya ke kelas B. Jadi yang masuk ke SD belum ada. Jumlahnya 12 anak," terang Pimpinan PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal Rokhimah usai acara Pentas Seni tasyakuran kelulusan.

Menurut dia, jumlah mahasiswa Pokjar Ken Wungu Pambayun UT Purwokerto tahun ini sebanyak 48 orang. Mereka mengikuti perkuliahan sejak awal berdirinya PKBM-IT Ken Wungu Pambayun tahun 2020.

"Alhamdulillah saya bangga ketika menerima mahasiswa tujuannya S1 ya selesai," ungkapnya.

Tentang PKBM-IT Ken Wungu Pambayun

PKBM-IT Ken Wungu Pambayun merupakan satu-satunya PKBM Islam Terpadu di Kota Tegal. Meski usianya masih terbilang muda, PKBM ini mampu menunjukan eksistensinya. 

PKBM Islam Terpadu di Kota Tegal itu bertekad mencetak generasi Islami yang mandiri, cerdas dan berwawasan luas. Tak hanya mengasuh anak-anak TK/Paud, lembaga pendidikan non formal ini juga mengasuh peserta kesetaraan Paket A, B dan C.

Selain itu, juga keaksaraan arab, bimbel peralihan TK ke SD, kursus komputer, kursus menjahit, serta kursus tata rias. Dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan(LKP). 

Lebih hebatnya lagi, PKBM-IT ini juga menjalin kerjasama dengan Universitas Terbuka (UT) Purwokerto. Saat ini tercatat ada 48 peserta jurusan Strata-1 Pendidikan Dasar, Paud dan PGSD. 

Selain itu ada jalur RPL alih kredit. Yakni program pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal, informal. 

Dukungan Pemkot Tegal dan Kemendikbud

Rokhimah menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Supaya dapat mendukung kemajuan PKBM-IT yang dikelolanya dengan mengucurkan anggaran operasional. 

Rokhimah mengungkapkan, selama ini biaya operasional PKBM-IT dengan 17 pengampu hanya mengandalkan iuran dari peserta yang besarnya tidak seberapa. Sedangkan untuk membayar guru saja tidak cukup. 

"Kami yang bergerak di pendidikan nonformal, nonprofit perlu diperhatikan, jangan sampai dipandang sebelah mata. Karena kami baru masih mandiri. Tapi kami bukan main-main. Kami satu-satunya PKBM yang backgroundnya IT, dan lengkap ada kelompok belajar, Paud, Bimbel bahkan sampai perguruan tinggi," harapnya. 

Sementara itu, Rojikin, salah satu perwakilan Mahasiswa Pokjar Ken Ungu Pambayun UT Purwokerto mengajak peserta Keseteraan Paket C jika lulus untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi di UT. 

"Kuliah di UT itu benar-benar enak dan santai. Statusnya Universitas negeri tapi biayanya murah, dan dijamin pasti lulus," kata Rojikin yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa Pokjar Ken Wungu Pambayun UT Purwokerto.

Demikian informasi terkait PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal gelar tasyakuran jenjang Paud hingga Sarjana UT. PKMB ini merupakan satu-satunya lembaga pendidikan informal Islam Terpadu di Kota Bahari. (*)

  • Share :
Home > Lokal
PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal Gelar Tasyakuran Kelulusan Paud Hingga Sarjana UT
Author: Hermas Purwadi
Jumat, 21 Juni 2024 - 05:00 WIB
PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal Gelar Tasyakuran Kelulusan Paud Hingga Sarjana UT

(Foto: - Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup - Perwakilan Wisudawati S1 PG Paud dan non Pendidikan Dasar Pokjar Ken Wungu Pambayun UT Purwokerto Kota Tegal saat menghadiri acara tasyakuran kelulusan di RM WTS Pacul.)

<
RADAR CBS - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Islam Terpadu (PKBM-IT) Ken Wungu Pambayun Kota Tegal, menggelar tasyakuran kelulusan dari mulai tingkat PAUD hingga Sarjana Universitas Terbuka (UT). Kegiatan yang dilangsungkan di RM WTS Pacul, Kabupaten Tegal, Kamis 20 Juni 2024 ini, dimeriahkan dengan acara pentas seni.

Tahun ini, PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal mewisuda 9 peserta Keseteraan. Terdiri dari Paket A sebanyak 1 peserta, Paket B ada 5 peserta dan Paket C sejumlah 3 peserta.

Selain itu, PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal mewisuda 24 mahasiswa UT Purwokerto Kelompok Belajar (Pokjar), jurusan Pendidikan Guru (PG) Paud dan non Pendidikan Dasar. Tak ketinggalan pula, PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal juga menaikan kelas 12 anak Paud, dari A ke B. 

"Kebetulan kalau yang kelas Paud tahun ini naiknya ke kelas B. Jadi yang masuk ke SD belum ada. Jumlahnya 12 anak," terang Pimpinan PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal Rokhimah usai acara Pentas Seni tasyakuran kelulusan.

Menurut dia, jumlah mahasiswa Pokjar Ken Wungu Pambayun UT Purwokerto tahun ini sebanyak 48 orang. Mereka mengikuti perkuliahan sejak awal berdirinya PKBM-IT Ken Wungu Pambayun tahun 2020.

"Alhamdulillah saya bangga ketika menerima mahasiswa tujuannya S1 ya selesai," ungkapnya.

Tentang PKBM-IT Ken Wungu Pambayun

PKBM-IT Ken Wungu Pambayun merupakan satu-satunya PKBM Islam Terpadu di Kota Tegal. Meski usianya masih terbilang muda, PKBM ini mampu menunjukan eksistensinya. 

PKBM Islam Terpadu di Kota Tegal itu bertekad mencetak generasi Islami yang mandiri, cerdas dan berwawasan luas. Tak hanya mengasuh anak-anak TK/Paud, lembaga pendidikan non formal ini juga mengasuh peserta kesetaraan Paket A, B dan C.

Selain itu, juga keaksaraan arab, bimbel peralihan TK ke SD, kursus komputer, kursus menjahit, serta kursus tata rias. Dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan(LKP). 

Lebih hebatnya lagi, PKBM-IT ini juga menjalin kerjasama dengan Universitas Terbuka (UT) Purwokerto. Saat ini tercatat ada 48 peserta jurusan Strata-1 Pendidikan Dasar, Paud dan PGSD. 

Selain itu ada jalur RPL alih kredit. Yakni program pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal, informal. 

Dukungan Pemkot Tegal dan Kemendikbud

Rokhimah menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Supaya dapat mendukung kemajuan PKBM-IT yang dikelolanya dengan mengucurkan anggaran operasional. 

Rokhimah mengungkapkan, selama ini biaya operasional PKBM-IT dengan 17 pengampu hanya mengandalkan iuran dari peserta yang besarnya tidak seberapa. Sedangkan untuk membayar guru saja tidak cukup. 

"Kami yang bergerak di pendidikan nonformal, nonprofit perlu diperhatikan, jangan sampai dipandang sebelah mata. Karena kami baru masih mandiri. Tapi kami bukan main-main. Kami satu-satunya PKBM yang backgroundnya IT, dan lengkap ada kelompok belajar, Paud, Bimbel bahkan sampai perguruan tinggi," harapnya. 

Sementara itu, Rojikin, salah satu perwakilan Mahasiswa Pokjar Ken Ungu Pambayun UT Purwokerto mengajak peserta Keseteraan Paket C jika lulus untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi di UT. 

"Kuliah di UT itu benar-benar enak dan santai. Statusnya Universitas negeri tapi biayanya murah, dan dijamin pasti lulus," kata Rojikin yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa Pokjar Ken Wungu Pambayun UT Purwokerto.

Demikian informasi terkait PKBM-IT Ken Wungu Pambayun Kota Tegal gelar tasyakuran jenjang Paud hingga Sarjana UT. PKMB ini merupakan satu-satunya lembaga pendidikan informal Islam Terpadu di Kota Bahari. (*)

Editor: Adi Mulyadi
  • Share :
Lainnya