Lokal
Besok Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal Dimulai, 9 Pelanggaran Ini Jadi Sasarannya
Minggu, 03 Maret 2024 - 07:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Besok Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal Dimulai, 9 Pelanggaran Ini Jadi Sasarannya

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kapolres Tegal Kota menyematkan pita pada anggota yang akan diterjunkan dalam operasi keselamatan lalu lintas candi 2024 di Tegal.)

RADAR CBS - Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal dimulai besok 4 Maret 2024. Sesuai rencana, kegiatan akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan.

Sebelum Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal mulai, jajaran Polres Tegal Kota Tegal melaksanakan gelar pasukan. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Tegal Kota, Sabtu 2 Maret 2024.

Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 itu dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas. Hadir dalam kegiatan jajaran Forkopimda Kota Tegal atau yang mewakili, Wakapolres, Kapolsek jajaran, pejabat utama polres, para perwira, serta tamu undangan.

Dalam apel, Kapolres membacakan sambutan Kapolda Jateng. AKBP Rully menyebutkan tujuan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal.

Salah satunya, yakni untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Serta untuk menurunkan angka pelanggaran maupun kecelakaan.

"Sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kami berharap operasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang positif dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat," katanya.

9 Pelanggaran sasaran Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 

Selama 14 hari atau 2 pekan pelaksanaan operasi, polisi akan menyasar 9 pelanggaran lalu lintas. Di antaranya, pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

"Operasi keselamatan lalu lintas candi 2024 di Kota Tegal akan berlangsung selama 14 hari kedepan. Yakni, mulai 4 hingga 17 Maret 2024," tegas AKBP Rully.

Lebih jauh dia mengungkapkan, operasi ini sebagai upaya cipta kondisi kamseltibcarlantas. Khusunya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H.

"Kegiatan melibatkan semua stakeholder, termasuk dinas pendidikan untuk melakukan edukasi di sekolah-sekolah. Karena operasi ini lebih mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan," terang Kapolres.

Sementara Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Agus Joko Guntoro membeberkan, operasi terbagi menjadi 3 bagian. Yakni, kegiatan preemtif dan preventif masing-masing 40 persen, dan penegakan hukum sebanyak 20 persen.

"Target utamanya untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas," terangnya sebagaimana dilansir radartegal.disway.id.

Menurut Agus, sasaran akan difokuskan pada instansi pendidikan seperti pondok pesantren dan sekolahan. Namun tidak ketinggalan juga menyasar para karyawan serta angkutan umum.

Agus pun menyatakan ada 9 prioritas penindakan pelanggaran dalam Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal. Berikut 9 prioritas penindakan pelanggarannya: 

  1. Menggunakan ponsel saat berkendara.
  2. Pengendara di bawah umur.
  3. Tidak menggunakan helm SNI.
  4. Tidak menggunakan safety belt.
  5. Mengendarai dalam pengaruh alkohol.
  6. Melanggar lalu lintas dan atau marka jalan.
  7. Melanggar isyarat lampu lalu lintas.
  8. Kendaraan tidak sesuai persyaratan teknis dan laik jalan (knalpot brong).
  9. Balap liar.

Demikian informasi terkait Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal. Semoga bermanfaat. (*)

  • Share :
Home > Lokal
Besok Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal Dimulai, 9 Pelanggaran Ini Jadi Sasarannya
Author: Adi Mulyadi
Minggu, 03 Maret 2024 - 07:00 WIB
Besok Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal Dimulai, 9 Pelanggaran Ini Jadi Sasarannya

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kapolres Tegal Kota menyematkan pita pada anggota yang akan diterjunkan dalam operasi keselamatan lalu lintas candi 2024 di Tegal.)

<
RADAR CBS - Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal dimulai besok 4 Maret 2024. Sesuai rencana, kegiatan akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan.

Sebelum Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal mulai, jajaran Polres Tegal Kota Tegal melaksanakan gelar pasukan. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Tegal Kota, Sabtu 2 Maret 2024.

Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 itu dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas. Hadir dalam kegiatan jajaran Forkopimda Kota Tegal atau yang mewakili, Wakapolres, Kapolsek jajaran, pejabat utama polres, para perwira, serta tamu undangan.

Dalam apel, Kapolres membacakan sambutan Kapolda Jateng. AKBP Rully menyebutkan tujuan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal.

Salah satunya, yakni untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Serta untuk menurunkan angka pelanggaran maupun kecelakaan.

"Sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kami berharap operasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang positif dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat," katanya.

9 Pelanggaran sasaran Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 

Selama 14 hari atau 2 pekan pelaksanaan operasi, polisi akan menyasar 9 pelanggaran lalu lintas. Di antaranya, pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

"Operasi keselamatan lalu lintas candi 2024 di Kota Tegal akan berlangsung selama 14 hari kedepan. Yakni, mulai 4 hingga 17 Maret 2024," tegas AKBP Rully.

Lebih jauh dia mengungkapkan, operasi ini sebagai upaya cipta kondisi kamseltibcarlantas. Khusunya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H.

"Kegiatan melibatkan semua stakeholder, termasuk dinas pendidikan untuk melakukan edukasi di sekolah-sekolah. Karena operasi ini lebih mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan," terang Kapolres.

Sementara Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Agus Joko Guntoro membeberkan, operasi terbagi menjadi 3 bagian. Yakni, kegiatan preemtif dan preventif masing-masing 40 persen, dan penegakan hukum sebanyak 20 persen.

"Target utamanya untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas," terangnya sebagaimana dilansir radartegal.disway.id.

Menurut Agus, sasaran akan difokuskan pada instansi pendidikan seperti pondok pesantren dan sekolahan. Namun tidak ketinggalan juga menyasar para karyawan serta angkutan umum.

Agus pun menyatakan ada 9 prioritas penindakan pelanggaran dalam Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal. Berikut 9 prioritas penindakan pelanggarannya: 

  1. Menggunakan ponsel saat berkendara.
  2. Pengendara di bawah umur.
  3. Tidak menggunakan helm SNI.
  4. Tidak menggunakan safety belt.
  5. Mengendarai dalam pengaruh alkohol.
  6. Melanggar lalu lintas dan atau marka jalan.
  7. Melanggar isyarat lampu lalu lintas.
  8. Kendaraan tidak sesuai persyaratan teknis dan laik jalan (knalpot brong).
  9. Balap liar.
Demikian informasi terkait Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 di Tegal. Semoga bermanfaat. (*)

Editor: Adi Mulyadi
  • Share :
Lainnya