Geger Kades di Tegal Ditarik 1 Juta untuk SK Perpanjangan Jabatan, Dispermasdes: Tidak Ada Iuran, GRATIS!
29 May 2024 05:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
Geger Kades di Tegal Ditarik 1 Juta untuk SK Perpanjangan Jabatan, Dispermasdes: Tidak Ada Iuran, GRATIS!

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal Grup - Kepala Dispermades Kabupaten Tegal Teguh Mulyadi saat diwawancara wartawan, Selasa 28 Mei 2024. Di menyatakan isu kades di Tegal ditarik 1 juta untuk pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan jabatan tidak benar, semua biaya)

RADAR CBS - Pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan kepala desa (Kades) di Kabupaten Tegal akan dilaksanakan di Pendapa Pemkab Tegal, pada 5 Juni 2024 mendatang. 

Namun, belakangan geger isu terkait kades di Kabupaten Tegal ditarik iuran 1 juta untuk kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan tersebut.

Kabar kades di Kabupaten Tegal ditarik iuran 1 juta untuk kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan itu langsung direspon Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades). Kepala Dispermades Kabupaten Tegal, Teguh Mulyadi menegaskan, kegiatan itu dipastikan gratis.

"Semua biaya ditanggung oleh Pemkab Tegal, tidak ada pihak lain yang membiayai,” tegas Teguh Mulyadi, saat ditemui dikantornya, Selasa 28 Mei 2024.

Pengukuhan dan penyerahan SK Perpanjangan Jabatan Kades gratis

Dirinya tak menampik memang ada kabar bahwa kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK tersebut, tiap kades diminta iuran 1 juta. Dengan demikian, jika ditotal semua, menjadi Rp272 juta.

Namun demikian, pihaknya tidak mengetahui secara pasti iuran itu untuk apa.

"Saya memang dengar ada info itu. Tapi saya tidak tahu uang itu untuk apa. Yang jelas, kita (Pemda) tidak meminta adanya iuran. Karena kegiatan pengukuhan ini gratis," tegas TM, sapaan akrab mantan Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tegal ini.

Dia menjelaskan, jumlah kades di Kabupaten Tegal totalnya 281. Namun, yang mendapat SK perpanjangan masa jabatan 2 tahun, hanya 272 kades.

Dari jumlah tersebut, 1 kades harus dilantik lagi. Yakni Kades Lebaksiu Lor Kecamatan Lebaksiu. Karena kades tersebut sudah purna tugas pada 12 Februari 2024. 

“Sebanyak 271 kades hanya dikukuhkan, karena saat ini mereka masih menjabat,” ujarnya.

UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa

Dia mengemukakan, terkait dengan Perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, Dispermades Kabupaten Tegal telah berkoordinasi dan konsultasi dengan Kemendagri.

Hasil konsultasi, dalam Pasal 118 tentang peralihan menyebutkan bahwa aturan ini tidak memerlukan peraturan di bawahnya. Baik Peraturan Pemerintah, Permendagri, Surat Edaran, Perda maupun Perbup.

Karena itu, Bupati, Sekda dan Kepala Dispermades se-Indonesia harus segera melaksanakan aturan tersebut. 

“Kades harus langsung diberikan SK perpanjangan masa jabatan 2 tahun. Mulai 25 April 2024 harus mulai diberikan,” cetusnya.

Tiga kelompok kades

Konsekuensi aturan itu, lanjut TM, ada tiga kelompok kades. Pertama kades yang sudah pernah dicabut SK kades, karena masa kerja berakhir pada 12 dan 13 Februari 2024.

Di Kabupaten Tegal ada dua desa. Yakni Desa Lebaksiu Lor Kecamatan Lebaksiu dan Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi. 

Dua desa tersebut harus dilantik kembali. Sebab Undang-Undang ini berlaku mulai 1 Februari 2024. 

Namun demikian, Kades Sidaharja sudah meninggal dunia. Sehingga hanya Kades Lebaksiu Lor yang akan dilantik. Posisi Kades Sidaharja saat ini diisi oleh Penjabat Sementara (Pj) Kades. 

"Sementara untuk pelantikan Kades Lebaksiu Lor akan dilaksanakan pada 31 Mei 2024 di Ruang Rapat Bupati Tegal,” sambungnya.

Dia melanjutkan, untuk kelompok kedua, yakni desa yang diisi Pj kades. Jumlahnya sebanyak 9 desa. 

Kenapa dijabat oleh Pj? TM menyatakan, karena kadesnya ditahan, menunggu keputusan inkrah Pengadilan, mengundurkan diri, dan meninggal dunia.

Sesuai dengan perintah Forkopimda, di tahun 2024 tidak diperbolehkan untuk dilaksanakan Pilkades atau Pergantian Antarwaktu (PAW), sehingga tetap diganti Pj.

“Pilkades dan PAW boleh dilakukan setelah pelantikan Bupati Tegal terpilih. Kemungkinan bisa dilaksanakan pertengahan Februari 2025,” ujarnya.

Menurut dia, untuk golongan ketiga, yakni ada 271 kades dari total desa di Kabupaten Tegal sebanyak 281 desa. Jumlah itu akan mendapatkan SK perpanjangan, dan tidak dilantik kembali.

Ini karena kades-kades tersebut masih menjabat. Pemberian SK bisa dilakukan dengan mengambil langsung di Dispermades atau pengukuhan.

Dalam rapat koordinasi antara Sekda, Asisten 1, dan Paguyuban Kades Praja Kabupaten Tegal, diputuskan akan dilakukan pengukuhan. 

“Kami minta doa dan dukungan masyarakat agar pelantikan Kades Lebaksiu Lor berjalan lancar, dan termasuk nanti pengukuhan dan pemberian SK perpanjangan 2 tahun,” tutupnya.

Demikian informasi terkait geger kades di Tegal ditarik 1 juta untuk pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan. Dispermasdes menyatakan kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK itu gratis, semua biaya ditanggung Pemkab Tegal. (*)

  • Share :
Geger Kades di Tegal Ditarik 1 Juta untuk SK Perpanjangan Jabatan, Dispermasdes: Tidak Ada Iuran, GRATIS!
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
29 May 2024 05:00:00 WIB
Geger Kades di Tegal Ditarik 1 Juta untuk SK Perpanjangan Jabatan, Dispermasdes: Tidak Ada Iuran, GRATIS!

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal Grup - Kepala Dispermades Kabupaten Tegal Teguh Mulyadi saat diwawancara wartawan, Selasa 28 Mei 2024. Di menyatakan isu kades di Tegal ditarik 1 juta untuk pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan jabatan tidak benar, semua biaya)

<

RADAR CBS - Pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan kepala desa (Kades) di Kabupaten Tegal akan dilaksanakan di Pendapa Pemkab Tegal, pada 5 Juni 2024 mendatang. 

Namun, belakangan geger isu terkait kades di Kabupaten Tegal ditarik iuran 1 juta untuk kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan tersebut.

Kabar kades di Kabupaten Tegal ditarik iuran 1 juta untuk kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan itu langsung direspon Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades). Kepala Dispermades Kabupaten Tegal, Teguh Mulyadi menegaskan, kegiatan itu dipastikan gratis.

"Semua biaya ditanggung oleh Pemkab Tegal, tidak ada pihak lain yang membiayai,” tegas Teguh Mulyadi, saat ditemui dikantornya, Selasa 28 Mei 2024.

Pengukuhan dan penyerahan SK Perpanjangan Jabatan Kades gratis

Dirinya tak menampik memang ada kabar bahwa kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK tersebut, tiap kades diminta iuran 1 juta. Dengan demikian, jika ditotal semua, menjadi Rp272 juta.

Namun demikian, pihaknya tidak mengetahui secara pasti iuran itu untuk apa.

"Saya memang dengar ada info itu. Tapi saya tidak tahu uang itu untuk apa. Yang jelas, kita (Pemda) tidak meminta adanya iuran. Karena kegiatan pengukuhan ini gratis," tegas TM, sapaan akrab mantan Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tegal ini.

Dia menjelaskan, jumlah kades di Kabupaten Tegal totalnya 281. Namun, yang mendapat SK perpanjangan masa jabatan 2 tahun, hanya 272 kades.

Dari jumlah tersebut, 1 kades harus dilantik lagi. Yakni Kades Lebaksiu Lor Kecamatan Lebaksiu. Karena kades tersebut sudah purna tugas pada 12 Februari 2024. 

“Sebanyak 271 kades hanya dikukuhkan, karena saat ini mereka masih menjabat,” ujarnya.

UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa

Dia mengemukakan, terkait dengan Perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, Dispermades Kabupaten Tegal telah berkoordinasi dan konsultasi dengan Kemendagri.

Hasil konsultasi, dalam Pasal 118 tentang peralihan menyebutkan bahwa aturan ini tidak memerlukan peraturan di bawahnya. Baik Peraturan Pemerintah, Permendagri, Surat Edaran, Perda maupun Perbup.

Karena itu, Bupati, Sekda dan Kepala Dispermades se-Indonesia harus segera melaksanakan aturan tersebut. 

“Kades harus langsung diberikan SK perpanjangan masa jabatan 2 tahun. Mulai 25 April 2024 harus mulai diberikan,” cetusnya.

Tiga kelompok kades

Konsekuensi aturan itu, lanjut TM, ada tiga kelompok kades. Pertama kades yang sudah pernah dicabut SK kades, karena masa kerja berakhir pada 12 dan 13 Februari 2024.

Di Kabupaten Tegal ada dua desa. Yakni Desa Lebaksiu Lor Kecamatan Lebaksiu dan Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi. 

Dua desa tersebut harus dilantik kembali. Sebab Undang-Undang ini berlaku mulai 1 Februari 2024. 

Namun demikian, Kades Sidaharja sudah meninggal dunia. Sehingga hanya Kades Lebaksiu Lor yang akan dilantik. Posisi Kades Sidaharja saat ini diisi oleh Penjabat Sementara (Pj) Kades. 

"Sementara untuk pelantikan Kades Lebaksiu Lor akan dilaksanakan pada 31 Mei 2024 di Ruang Rapat Bupati Tegal,” sambungnya.

Dia melanjutkan, untuk kelompok kedua, yakni desa yang diisi Pj kades. Jumlahnya sebanyak 9 desa. 

Kenapa dijabat oleh Pj? TM menyatakan, karena kadesnya ditahan, menunggu keputusan inkrah Pengadilan, mengundurkan diri, dan meninggal dunia.

Sesuai dengan perintah Forkopimda, di tahun 2024 tidak diperbolehkan untuk dilaksanakan Pilkades atau Pergantian Antarwaktu (PAW), sehingga tetap diganti Pj.

“Pilkades dan PAW boleh dilakukan setelah pelantikan Bupati Tegal terpilih. Kemungkinan bisa dilaksanakan pertengahan Februari 2025,” ujarnya.

Menurut dia, untuk golongan ketiga, yakni ada 271 kades dari total desa di Kabupaten Tegal sebanyak 281 desa. Jumlah itu akan mendapatkan SK perpanjangan, dan tidak dilantik kembali.

Ini karena kades-kades tersebut masih menjabat. Pemberian SK bisa dilakukan dengan mengambil langsung di Dispermades atau pengukuhan.

Dalam rapat koordinasi antara Sekda, Asisten 1, dan Paguyuban Kades Praja Kabupaten Tegal, diputuskan akan dilakukan pengukuhan. 

“Kami minta doa dan dukungan masyarakat agar pelantikan Kades Lebaksiu Lor berjalan lancar, dan termasuk nanti pengukuhan dan pemberian SK perpanjangan 2 tahun,” tutupnya.

Demikian informasi terkait geger kades di Tegal ditarik 1 juta untuk pengukuhan dan penyerahan SK perpanjangan 2 tahun masa jabatan. Dispermasdes menyatakan kegiatan pengukuhan dan penyerahan SK itu gratis, semua biaya ditanggung Pemkab Tegal. (*)

  • Share :
Lainnya