Pelayanan KB di Kabupaten Tegal Dibawah Target, DP3AP2KB Diminta Lakukan Strategi Ini
02 Mar 2024 09:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
Pelayanan KB di Kabupaten Tegal Dibawah Target, DP3AP2KB Diminta Lakukan Strategi Ini

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tegal Suspriyanti mewakili Pj Bupati Tegal Agustyarsyah membuka Pencanangan Pelayanan Safari KB dalam Rangka Hari Lahir Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tahu)

RACAR CBS - Pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Tegal masih kecil atau dibawah target. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal melakukan berbagai upaya peningkatan.

Salah satu upaya peningkatan Pelayanan KB di Kabupaten Tegal, yang ditempuh Pemkab, yakni menggencarkan edukasi ke masyarakat. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3AP2KB) diminta untuk melaksanakan strategi tersebut.

"Pelayanan KB di Kabupaten Tegal belum mencapai target, ini harus ditingkatkan," kata Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tegal, Suspriyanti.

Pernyataan masih kecilnya capaian target pelayanan KB di Kabupaten Tegal, Suspriyanti sampaikan saat mewakili Pj Bupati Tegal Agustyarsyah dalam Pencanangan Pelayanan Safari KB. Kegiatan tersebut digelar dalam Rangka Hari Lahir Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2024 di Klinik Pratama, Desa Pegirikan, Kecamatan Talang baru-baru ini.

Menurut Suspriyanti, jika mendasari data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal. Jumlah usia subur sebanyak 280.953 pasangan dengan peserta KB aktif sebanyak 196.562 pasang atau 70 persen.

Dia menilai, angka ini masih di bawah target nasional peserta KB aktif tahun 2024 yang sebesar 78,34 persen.

"Untuk mengatasi tantangan itu, maka perlu adanya upaya dalam meningkatkan edukasi dan komunikasi tentang KB yang lebih gencar lagi di masyarakat," kata Suspriyanti.

Menurutnya, program KB ini merupakan program prioritas pemerintah. Khususnya dalam rangka mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas dengan harapan tercipta keluarga yang sejahtera, sehat dan mandiri.

Dia juga menghendaki, kegiatan Safari KB ini dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Tegal sampai di bawah angka 14 persen. Mengingat KB memiliki hubungan yang erat dengan pencegahan stunting, yakni melalui upaya menjarangkan kehamilan minimal dua tahun.

"Semoga masyarakat lebih mudah mendapatkan akses informasi dan pelayanan KB,” imbuhnya.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tegal Khofifah melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian program Bangga Kencana. Meliputi pelayanan KB MKJP dari bulan Januari hingga Desember 2024.

“Sedangkan kegiatan gebyar pelayanan KB Muslimat NU diakhiri pada tanggal 29 Februari 2024,” sambungnya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa target Kabupaten Tegal untuk gebyar safari pelayanan KB Muslimat NU adalah 558 akseptor. Sedangkan sampai hari kemarin, pelayanan KB sudah mencapai 230,297 persen. Angka ini termasuk sudah melampaui sangat tinggi dari target.

“Untuk target MOP sudah terealisasi 20 orang dari target 8 akseptor, untuk jenis implant sudah melampaui target,” tegasnya.

Dia merinci, jumlah akseptor yang datang sebanyak 180 orang. Mereka terdiri dari Kecamatan Pangkah 65 orang, Talang 95 orang, Adiwerna 10 orang dan Tarub 10 orang dengan MKJP bongkar pasang implant. 

Sementara Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Tegal Umi Azizah menambahkan, mengacu pada AD/ART Muslimat NU diantaranya andil dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungannya masing-masing. Serta berkontribusi membangun Indonesia.

“Secara kelembagaan kami yang bertanggung jawab untuk menyukseskan persoalan ini serta mengawal Fatayat NU yang tergolong usia produktif,” imbuhnya.

Demikian informasi terkait Pelayanan KB di Kabupaten Tegal masih dibawah target. Semoga kedepan bisa mencapai target nasional. (*)

  • Share :
Pelayanan KB di Kabupaten Tegal Dibawah Target, DP3AP2KB Diminta Lakukan Strategi Ini
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
02 Mar 2024 09:00:00 WIB
Pelayanan KB di Kabupaten Tegal Dibawah Target, DP3AP2KB Diminta Lakukan Strategi Ini

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tegal Suspriyanti mewakili Pj Bupati Tegal Agustyarsyah membuka Pencanangan Pelayanan Safari KB dalam Rangka Hari Lahir Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tahu)

<

RACAR CBS - Pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Tegal masih kecil atau dibawah target. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal melakukan berbagai upaya peningkatan.

Salah satu upaya peningkatan Pelayanan KB di Kabupaten Tegal, yang ditempuh Pemkab, yakni menggencarkan edukasi ke masyarakat. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3AP2KB) diminta untuk melaksanakan strategi tersebut.

"Pelayanan KB di Kabupaten Tegal belum mencapai target, ini harus ditingkatkan," kata Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tegal, Suspriyanti.

Pernyataan masih kecilnya capaian target pelayanan KB di Kabupaten Tegal, Suspriyanti sampaikan saat mewakili Pj Bupati Tegal Agustyarsyah dalam Pencanangan Pelayanan Safari KB. Kegiatan tersebut digelar dalam Rangka Hari Lahir Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2024 di Klinik Pratama, Desa Pegirikan, Kecamatan Talang baru-baru ini.

Menurut Suspriyanti, jika mendasari data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal. Jumlah usia subur sebanyak 280.953 pasangan dengan peserta KB aktif sebanyak 196.562 pasang atau 70 persen.

Dia menilai, angka ini masih di bawah target nasional peserta KB aktif tahun 2024 yang sebesar 78,34 persen.

"Untuk mengatasi tantangan itu, maka perlu adanya upaya dalam meningkatkan edukasi dan komunikasi tentang KB yang lebih gencar lagi di masyarakat," kata Suspriyanti.

Menurutnya, program KB ini merupakan program prioritas pemerintah. Khususnya dalam rangka mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas dengan harapan tercipta keluarga yang sejahtera, sehat dan mandiri.

Dia juga menghendaki, kegiatan Safari KB ini dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Tegal sampai di bawah angka 14 persen. Mengingat KB memiliki hubungan yang erat dengan pencegahan stunting, yakni melalui upaya menjarangkan kehamilan minimal dua tahun.

"Semoga masyarakat lebih mudah mendapatkan akses informasi dan pelayanan KB,” imbuhnya.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tegal Khofifah melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian program Bangga Kencana. Meliputi pelayanan KB MKJP dari bulan Januari hingga Desember 2024.

“Sedangkan kegiatan gebyar pelayanan KB Muslimat NU diakhiri pada tanggal 29 Februari 2024,” sambungnya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa target Kabupaten Tegal untuk gebyar safari pelayanan KB Muslimat NU adalah 558 akseptor. Sedangkan sampai hari kemarin, pelayanan KB sudah mencapai 230,297 persen. Angka ini termasuk sudah melampaui sangat tinggi dari target.

“Untuk target MOP sudah terealisasi 20 orang dari target 8 akseptor, untuk jenis implant sudah melampaui target,” tegasnya.

Dia merinci, jumlah akseptor yang datang sebanyak 180 orang. Mereka terdiri dari Kecamatan Pangkah 65 orang, Talang 95 orang, Adiwerna 10 orang dan Tarub 10 orang dengan MKJP bongkar pasang implant. 

Sementara Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Tegal Umi Azizah menambahkan, mengacu pada AD/ART Muslimat NU diantaranya andil dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungannya masing-masing. Serta berkontribusi membangun Indonesia.

“Secara kelembagaan kami yang bertanggung jawab untuk menyukseskan persoalan ini serta mengawal Fatayat NU yang tergolong usia produktif,” imbuhnya.

Demikian informasi terkait Pelayanan KB di Kabupaten Tegal masih dibawah target. Semoga kedepan bisa mencapai target nasional. (*)

  • Share :
Lainnya