TERUNGKAP! Pemicu Aksi Bullying dan Kekerasan Siswi SMP di Tegal yang Videonya Viral
22 May 2024 05:00:00 WIB
Author: Teguh Mujiarto Editor: Adi Mulyadi
TERUNGKAP! Pemicu Aksi Bullying dan Kekerasan Siswi SMP di Tegal yang Videonya Viral

(Foto: - Teguh Mujiarto/Radar Tegal Grup - Penyebab atau pemicu aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral terungkap. )

RADAR CBS - Pertanyaan masyarakat soal pemicu terjadinya aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral terjawab sudah. Penyebab atau pemicu aksi perundungan itu diungkap Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Darwan.

Tidak hanya penyebab atau pemicu aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang terungkap. Lokasi kejadian aksi perundungan pelajar putih biru itu, juga sudah diketahui secara pasti.

Data-data aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral itu didapat, setelah jajaran Satreskrim Polres Tegal Kota melakukan penyelidikan. Berikut hasil sementara penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.

Orang tua korban bullying di Tegal lapor polisi 

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Darwan mengatakan, hasil sementara penyelidikan yang dilakukan terhadap video aksi perundungan siswi SMP, pada Selasa 21 Mei 2024.

Menurutnya, penyelidikan dilakukan setelah orang tua korban melaporkan bahwa anaknya mengalami perundungan. Aksi bullying Itu, terjadi di sekitar jalan menuju Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal.

"Setelah mendapatkan laporan, hari ini kita panggil, baik korban maupun mereka yang berhadapan dengan hukum. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kejadian itu," katanya.

Penyebab aksi perundungan

Menurut Kasatreskrim, dari hasil penyelidikan sementara, kejadian itu dipicu adanya saling sindir melalui verbal. Hingga, akhirnya terjadi peristiwa yang videonya viral di medsos tersebut.

"Penyebabnya akibat sindir-sindiran hingga akhirnya terjadi peristiwa tersebut," tandasnya.

Lebih jauh, AKP Darwan menyebut, dia dan pihak sekolah sebenarnya sudah mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, karena ada laporan yang masuk, maka pihaknya melakukan proses lebih lanjut.

"Jadi kita tunggu saja, karena ini baru mulai pemeriksaan awal," ujarnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal, Dewi Umaroh mengatakan, setelah mengetahui adanya video tersebut, pihaknya langsung menindaklanjuti untuk mencari identitas korban dan pelaku. 

"Setelah ketemu, kita lakukan mediasi antara korban dan pelaku beserta orangtuanya. Dengan melibatkan kepala sekolah, pengawas, komite, dan bhabinkamtibmas," ujar Dewi.

Selain itu, kata Dewi, pihaknya tidak henti-hentinya melakukan pengawasan dan pembinaan. Pendampingan dan pengawasan dilakukan guru BK dan pengawas sekolah selama satu hingga dua minggu. 

Pendampingan korban 

Kemudian, ujar Dewi, untuk korban pihaknya juga melakukan pendampingan. Dia membawa korban ke trauma dari Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Puspa Kota Tegal. 

"Kejadian itu, berlangsung di luar jam sekolah dan jauh dari lingkungan sekolah. Semestinya menjadi tanggung jawab orang tua," tandasnya.

Karena itu, masih kata Dewi, dia harap para orangtua bisa ikut mengawasi anaknya. Terutama, agar tetap berperilaku baik dan tidak melakukan hal terlarang. 

"Saat ini semua sekolah juga sudah ada tim penanggulangan dan pencegahan kekerasan di satuan pendidikan. Itu, sudah menjadi komitmen bersama," pungkasnya.

Demikian informasi terkait pemicu aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral terungkap. Kasus ini sekarang dalam penanganan pihak Polres Tegal Kota. (*)

  • Share :
TERUNGKAP! Pemicu Aksi Bullying dan Kekerasan Siswi SMP di Tegal yang Videonya Viral
Author: Teguh Mujiarto
Editor: Adi Mulyadi
22 May 2024 05:00:00 WIB
TERUNGKAP! Pemicu Aksi Bullying dan Kekerasan Siswi SMP di Tegal yang Videonya Viral

(Foto: - Teguh Mujiarto/Radar Tegal Grup - Penyebab atau pemicu aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral terungkap. )

<

RADAR CBS - Pertanyaan masyarakat soal pemicu terjadinya aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral terjawab sudah. Penyebab atau pemicu aksi perundungan itu diungkap Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Darwan.

Tidak hanya penyebab atau pemicu aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang terungkap. Lokasi kejadian aksi perundungan pelajar putih biru itu, juga sudah diketahui secara pasti.

Data-data aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral itu didapat, setelah jajaran Satreskrim Polres Tegal Kota melakukan penyelidikan. Berikut hasil sementara penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.

Orang tua korban bullying di Tegal lapor polisi 

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Darwan mengatakan, hasil sementara penyelidikan yang dilakukan terhadap video aksi perundungan siswi SMP, pada Selasa 21 Mei 2024.

Menurutnya, penyelidikan dilakukan setelah orang tua korban melaporkan bahwa anaknya mengalami perundungan. Aksi bullying Itu, terjadi di sekitar jalan menuju Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal.

"Setelah mendapatkan laporan, hari ini kita panggil, baik korban maupun mereka yang berhadapan dengan hukum. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kejadian itu," katanya.

Penyebab aksi perundungan

Menurut Kasatreskrim, dari hasil penyelidikan sementara, kejadian itu dipicu adanya saling sindir melalui verbal. Hingga, akhirnya terjadi peristiwa yang videonya viral di medsos tersebut.

"Penyebabnya akibat sindir-sindiran hingga akhirnya terjadi peristiwa tersebut," tandasnya.

Lebih jauh, AKP Darwan menyebut, dia dan pihak sekolah sebenarnya sudah mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, karena ada laporan yang masuk, maka pihaknya melakukan proses lebih lanjut.

"Jadi kita tunggu saja, karena ini baru mulai pemeriksaan awal," ujarnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal, Dewi Umaroh mengatakan, setelah mengetahui adanya video tersebut, pihaknya langsung menindaklanjuti untuk mencari identitas korban dan pelaku. 

"Setelah ketemu, kita lakukan mediasi antara korban dan pelaku beserta orangtuanya. Dengan melibatkan kepala sekolah, pengawas, komite, dan bhabinkamtibmas," ujar Dewi.

Selain itu, kata Dewi, pihaknya tidak henti-hentinya melakukan pengawasan dan pembinaan. Pendampingan dan pengawasan dilakukan guru BK dan pengawas sekolah selama satu hingga dua minggu. 

Pendampingan korban 

Kemudian, ujar Dewi, untuk korban pihaknya juga melakukan pendampingan. Dia membawa korban ke trauma dari Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Puspa Kota Tegal. 

"Kejadian itu, berlangsung di luar jam sekolah dan jauh dari lingkungan sekolah. Semestinya menjadi tanggung jawab orang tua," tandasnya.

Karena itu, masih kata Dewi, dia harap para orangtua bisa ikut mengawasi anaknya. Terutama, agar tetap berperilaku baik dan tidak melakukan hal terlarang. 

"Saat ini semua sekolah juga sudah ada tim penanggulangan dan pencegahan kekerasan di satuan pendidikan. Itu, sudah menjadi komitmen bersama," pungkasnya.

Demikian informasi terkait pemicu aksi bullying dan kekerasan siswi SMP di Tegal yang videonya viral terungkap. Kasus ini sekarang dalam penanganan pihak Polres Tegal Kota. (*)

  • Share :
Lainnya