MENDESAK! 450 KK Korban Banjir di Prupuk Utara Tegal Butuh Bantuan Kasur, Kades: Mohon Bantuannya
01 Mar 2024 06:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
MENDESAK! 450 KK Korban Banjir di Prupuk Utara Tegal Butuh Bantuan Kasur, Kades: Mohon Bantuannya

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Sejumlah warga Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal saat menjemur perabot rumah tangga pasca banjir. Mereka korban banjir di Prupuk Utara Tegal butuh bantuan kasur.)

RADAR CBS - Sebanyak 450 Kepala Keluarga (KK) korban banjir di Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal butuh bantuan kasur. Sebab, selain basah dan tidak bisa dipakasi, tidak sedikit juga kasur warga yang hanyut terseret arus banjir.

Kebutuhan bantuan kasur untuk warga korban banjir di Prupuk Utara Tegal sangat mendesak. Mengingat bantuan yang sudah ada jumlahnya masih kurang atau tidak mencukupi.

Karena masih kurangnya bantuan kasur, saat ini korban banjir di Prupuk Utara Tegal, banyak yang tidur dengan alas seadanya. Ada yang menggunakan tikar, bahkan ada pula yang langsung tidur dilantai tanpa alas.

"Warga (korban banjir di Prupuk Utara Tegal, red) saat ini tidur alakadarnya. Ada yang pakai tikar, ada yang dilantai," kata Kepala Desa Prupuk Utara Sri Lestari, Kamis 29 Februari 2024.

Menurutnya, banjir melanda Desa Prupuk Utara pada Minggu 25 Februari 2024 malam. Meski sekarang banjir sudah surut, tapi ratusan warga ini masih membutuhkan bantuan berupa kasur.

Warga terdampak banjir di Prupuk Utara 1.300 jiwa

Jumlah warga yang terdampak banjir, tambah dia, sebanyak 1.300 jiwa dari 450 kepala keluarga (KK). Memang sudah ada beberapa bantuan kasur dan matras dari para donatur, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal.

Namun demikian, jumlah bantuan belum bisa memenuhi kebutuhan yang ada. Dia menjelaskan, saat ini total bantuan baru ada 197 kasur, sedangkan kebutuhannya sekitar 900 kasur. 

"Jumlah keluarga terdampak kan totalnya 450 KK. Misal setiap KK mendapatkan 2 kasur, berati total kebutuhan 900 kasur," kata Sri Lestari menjelaskan.

Dia berharap, ada bantuan kembali dari donatur maupun instansi di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Karena, kebutuhan kasur sangat mendesak. Banyak anak kecil dan balita yang kesulitan tidur karena tidak punya kasur.

"Mohon bantuannya. Semoga ada yang ikhlas memberikan bantuan kasur untuk warga kami," ucapnya berharap.

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI Sunarto mengaku, sejauh ini PMI sudah menyalurkan bantuan ke Desa Prupuk Utara sebanyak 50 kasur lantai, 30 matras dan pakaian layak pakai 2 dus.

"Sudah kami salurkan hari Rabu kemarin," kata Sunarto.

Sunarto membenarkan, bantuan untuk warga korban banjir banjir di Desa Prupuk Utara Tegal memang masih kurang.

"Semoga ada bantuan lagi, supaya warga bisa tidur dengan nyaman dan aman," ucapnya. 

Demikian informasi terkait 450 KK korban banjir di Prupuk Utara Tegal butuh bantuan kasur. Semoga instansi, warga dan para donatur segera memberikan bantuannya. (*)

  • Share :
MENDESAK! 450 KK Korban Banjir di Prupuk Utara Tegal Butuh Bantuan Kasur, Kades: Mohon Bantuannya
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
01 Mar 2024 06:00:00 WIB
MENDESAK! 450 KK Korban Banjir di Prupuk Utara Tegal Butuh Bantuan Kasur, Kades: Mohon Bantuannya

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Sejumlah warga Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal saat menjemur perabot rumah tangga pasca banjir. Mereka korban banjir di Prupuk Utara Tegal butuh bantuan kasur.)

<

RADAR CBS - Sebanyak 450 Kepala Keluarga (KK) korban banjir di Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal butuh bantuan kasur. Sebab, selain basah dan tidak bisa dipakasi, tidak sedikit juga kasur warga yang hanyut terseret arus banjir.

Kebutuhan bantuan kasur untuk warga korban banjir di Prupuk Utara Tegal sangat mendesak. Mengingat bantuan yang sudah ada jumlahnya masih kurang atau tidak mencukupi.

Karena masih kurangnya bantuan kasur, saat ini korban banjir di Prupuk Utara Tegal, banyak yang tidur dengan alas seadanya. Ada yang menggunakan tikar, bahkan ada pula yang langsung tidur dilantai tanpa alas.

"Warga (korban banjir di Prupuk Utara Tegal, red) saat ini tidur alakadarnya. Ada yang pakai tikar, ada yang dilantai," kata Kepala Desa Prupuk Utara Sri Lestari, Kamis 29 Februari 2024.

Menurutnya, banjir melanda Desa Prupuk Utara pada Minggu 25 Februari 2024 malam. Meski sekarang banjir sudah surut, tapi ratusan warga ini masih membutuhkan bantuan berupa kasur.

Warga terdampak banjir di Prupuk Utara 1.300 jiwa

Jumlah warga yang terdampak banjir, tambah dia, sebanyak 1.300 jiwa dari 450 kepala keluarga (KK). Memang sudah ada beberapa bantuan kasur dan matras dari para donatur, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal.

Namun demikian, jumlah bantuan belum bisa memenuhi kebutuhan yang ada. Dia menjelaskan, saat ini total bantuan baru ada 197 kasur, sedangkan kebutuhannya sekitar 900 kasur. 

"Jumlah keluarga terdampak kan totalnya 450 KK. Misal setiap KK mendapatkan 2 kasur, berati total kebutuhan 900 kasur," kata Sri Lestari menjelaskan.

Dia berharap, ada bantuan kembali dari donatur maupun instansi di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Karena, kebutuhan kasur sangat mendesak. Banyak anak kecil dan balita yang kesulitan tidur karena tidak punya kasur.

"Mohon bantuannya. Semoga ada yang ikhlas memberikan bantuan kasur untuk warga kami," ucapnya berharap.

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI Sunarto mengaku, sejauh ini PMI sudah menyalurkan bantuan ke Desa Prupuk Utara sebanyak 50 kasur lantai, 30 matras dan pakaian layak pakai 2 dus.

"Sudah kami salurkan hari Rabu kemarin," kata Sunarto.

Sunarto membenarkan, bantuan untuk warga korban banjir banjir di Desa Prupuk Utara Tegal memang masih kurang.

"Semoga ada bantuan lagi, supaya warga bisa tidur dengan nyaman dan aman," ucapnya. 

Demikian informasi terkait 450 KK korban banjir di Prupuk Utara Tegal butuh bantuan kasur. Semoga instansi, warga dan para donatur segera memberikan bantuannya. (*)

  • Share :
Lainnya