Pilkada Serentak 2024 di Jateng, Kapolda Tegaskan Tidak Ada Bantuan Pasukan Pengamanan
21 May 2024 05:00:00 WIB
Author: Hermas Purwadi Editor: Adi Mulyadi
Pilkada Serentak 2024 di Jateng, Kapolda Tegaskan Tidak Ada Bantuan Pasukan Pengamanan

(Foto: - Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup - Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan bahwa tidak ada bantuan pasukan pengamanan di masing-masing kabupaten/kota pada Pilkada Serentak 2024 di Jateng.)

RADAR CBS - Pilkada Serentak 2024 di Jateng, baik itu pemilihan gubernur, bupati dan walikota akan dilaksanakan beberapa bulan lagi. Pihak-pihak terkait, termasuk Polda Jateng sudah melakukan sejumlah persiapan untuk menyambutnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan bahwa untuk Pilkada Serentak 2024 tidak ada bantuan pasukan pengaman di masing-masing kabupaten/kota. Hal ini disampaikan Kapolda saat acara Halal Bihalal Ndaru (Nderek Guru) di Obyek Wisata Guci Forest Kabupaten Tegal, Senin, 20 Mei 2024.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng memaparkan terkait gelaran Pemilu yang sudah dan akan di laksanakan di Jawa Tengah. Menurutnya, Operasi Mantap Brata hampir usai dan akan disambung dengan Operasi Mantap Praja.

"Kami sampaikan bahwa Operasi Mantap Brata hampir selesai  dan akan di sambung dengan Operasi Mantap Praja yang akan dilaksanakan," ujar Ahmad Luthfi.

Lebih jauh dia menguraikan, pelaksanaan Pemilu (Pilpres dan Pileg) di Jateng berlangsung aman terkendali. Hal itu berkat masyarakat yang mempunyai sense of crisis terkait dengan potensi wilayah.

"Pemilu kemarin Jawa Tengah aman terkendali. Bukan hanya peran TNI-Polri dan Stakeholder lainnya. Tetapi berkat masyarakat yang mempunyai Sense of Crisis terkait dengan potensi wilayah. Juga berkat masyarakat yang mempunyai asas gotong royong tepo sliro," ungkapnya.

Kesiapan 3 Pilar jelang Pilkada Serentak 2024 Jateng

Karena itu, sambung Ahmad Luthfi, setelah selesai Pemilu, kita rajut Persatuan dan Kesatuan. Siapapun pilihan masyarakat adalah untuk Bangsa Indonesia dan pilihan yang terbaik dalam rangka membangun NKRI.

Selanjutnya, ihwal Pilkada 2024 Jateng, Kapolda menyampaikan sudah melakukan pengecekan sinergitas dan kesiapan 3 Pilar. Pihaknya sudah mengarahkan dari kesatuan terkecil di tingkat desa untuk merapatkan barisan.

Sebab, tegas Kapolda, dalam Pilkada tidak ada perbantuan pasukan di masing-masing kabupaten/kota.

“Dalam Pilkada tidak ada perbantuan pasukan di masing-masing kabupaten/kota. Sehingga mari kita bersama ciptakan situasi yang aman terkendali dengan berbagai komponen. Dan Saya yakin bapak ibu adalah duta alat pemersatu bangsa yang bermanfaat dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara," tegas Kapolda dihadapan peserta Halal Bihalal Ndaru.

Ndaru ringankan tugas Polri

Ihwal Nderek Dawuhe Guru, menurut Kapolda terbentuknya Ndaru meringankan tugas Polisi. Karena Dawuhe Guru, dalam hal ini H Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, adalah amar maruf nahi munkar tidak mungkin melanggar hukum.

"Ini menginspirasi bahwa terbentuknya Ndaru (Nderek Guru) tentu meringankan tugas Polisi dalam Harkamtibmas. Karena Dawuhe Guru tentu adalah amar maruf nahi munkar, tidak mungkin melanggar hukum. Saya sampaikan bahwa nafasnya Ndaru adalah mempererat tali persaudaraan kebangsaan," jelas Kapolda.

Diketahui bahwa organisasi Ndaru Nderek Guru beranggotakan santri, alumni santri, pengikut, dan pengagum H Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Mereka berbagai latar belakang yang berbeda, lintas agama, lintas budaya, lintas suku dan bahasa, serta menjunjung tinggi keberagaman dan pluralisme.

Adapun Halal Bihalal Ndaru di Obyek Wisata Guci Forest Kabupaten Tegal, Senin, 20 Mei 2024 di hadiri H Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Turut hadir PJU Polda Jateng, Forkopimda Kabupaten Tegal, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh Ormas.

Demikian informasi terkait Pilkada Serentak 2024 di Jateng, Kapolda tegaskan tidak ada bantuan pasukan pengamanan di masing-masing kabupaten/kota. Namun demikian Kapolda sudah memastikan kesiapan dan sinergitas 3 pilar. (*)

  • Share :
Pilkada Serentak 2024 di Jateng, Kapolda Tegaskan Tidak Ada Bantuan Pasukan Pengamanan
Author: Hermas Purwadi
Editor: Adi Mulyadi
21 May 2024 05:00:00 WIB
Pilkada Serentak 2024 di Jateng, Kapolda Tegaskan Tidak Ada Bantuan Pasukan Pengamanan

(Foto: - Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup - Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan bahwa tidak ada bantuan pasukan pengamanan di masing-masing kabupaten/kota pada Pilkada Serentak 2024 di Jateng.)

<

RADAR CBS - Pilkada Serentak 2024 di Jateng, baik itu pemilihan gubernur, bupati dan walikota akan dilaksanakan beberapa bulan lagi. Pihak-pihak terkait, termasuk Polda Jateng sudah melakukan sejumlah persiapan untuk menyambutnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan bahwa untuk Pilkada Serentak 2024 tidak ada bantuan pasukan pengaman di masing-masing kabupaten/kota. Hal ini disampaikan Kapolda saat acara Halal Bihalal Ndaru (Nderek Guru) di Obyek Wisata Guci Forest Kabupaten Tegal, Senin, 20 Mei 2024.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng memaparkan terkait gelaran Pemilu yang sudah dan akan di laksanakan di Jawa Tengah. Menurutnya, Operasi Mantap Brata hampir usai dan akan disambung dengan Operasi Mantap Praja.

"Kami sampaikan bahwa Operasi Mantap Brata hampir selesai  dan akan di sambung dengan Operasi Mantap Praja yang akan dilaksanakan," ujar Ahmad Luthfi.

Lebih jauh dia menguraikan, pelaksanaan Pemilu (Pilpres dan Pileg) di Jateng berlangsung aman terkendali. Hal itu berkat masyarakat yang mempunyai sense of crisis terkait dengan potensi wilayah.

"Pemilu kemarin Jawa Tengah aman terkendali. Bukan hanya peran TNI-Polri dan Stakeholder lainnya. Tetapi berkat masyarakat yang mempunyai Sense of Crisis terkait dengan potensi wilayah. Juga berkat masyarakat yang mempunyai asas gotong royong tepo sliro," ungkapnya.

Kesiapan 3 Pilar jelang Pilkada Serentak 2024 Jateng

Karena itu, sambung Ahmad Luthfi, setelah selesai Pemilu, kita rajut Persatuan dan Kesatuan. Siapapun pilihan masyarakat adalah untuk Bangsa Indonesia dan pilihan yang terbaik dalam rangka membangun NKRI.

Selanjutnya, ihwal Pilkada 2024 Jateng, Kapolda menyampaikan sudah melakukan pengecekan sinergitas dan kesiapan 3 Pilar. Pihaknya sudah mengarahkan dari kesatuan terkecil di tingkat desa untuk merapatkan barisan.

Sebab, tegas Kapolda, dalam Pilkada tidak ada perbantuan pasukan di masing-masing kabupaten/kota.

“Dalam Pilkada tidak ada perbantuan pasukan di masing-masing kabupaten/kota. Sehingga mari kita bersama ciptakan situasi yang aman terkendali dengan berbagai komponen. Dan Saya yakin bapak ibu adalah duta alat pemersatu bangsa yang bermanfaat dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara," tegas Kapolda dihadapan peserta Halal Bihalal Ndaru.

Ndaru ringankan tugas Polri

Ihwal Nderek Dawuhe Guru, menurut Kapolda terbentuknya Ndaru meringankan tugas Polisi. Karena Dawuhe Guru, dalam hal ini H Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, adalah amar maruf nahi munkar tidak mungkin melanggar hukum.

"Ini menginspirasi bahwa terbentuknya Ndaru (Nderek Guru) tentu meringankan tugas Polisi dalam Harkamtibmas. Karena Dawuhe Guru tentu adalah amar maruf nahi munkar, tidak mungkin melanggar hukum. Saya sampaikan bahwa nafasnya Ndaru adalah mempererat tali persaudaraan kebangsaan," jelas Kapolda.

Diketahui bahwa organisasi Ndaru Nderek Guru beranggotakan santri, alumni santri, pengikut, dan pengagum H Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Mereka berbagai latar belakang yang berbeda, lintas agama, lintas budaya, lintas suku dan bahasa, serta menjunjung tinggi keberagaman dan pluralisme.

Adapun Halal Bihalal Ndaru di Obyek Wisata Guci Forest Kabupaten Tegal, Senin, 20 Mei 2024 di hadiri H Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Turut hadir PJU Polda Jateng, Forkopimda Kabupaten Tegal, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh Ormas.

Demikian informasi terkait Pilkada Serentak 2024 di Jateng, Kapolda tegaskan tidak ada bantuan pasukan pengamanan di masing-masing kabupaten/kota. Namun demikian Kapolda sudah memastikan kesiapan dan sinergitas 3 pilar. (*)

  • Share :
Lainnya