Persentase Pesertipikatan Rendah, Desa Semedo Tegal Jadi Sasaran PTSL Tahun ke 2 Gema Patas
29 Feb 2024 17:55:54 WIB
Author: Hermas Purwadi Editor: Adi Mulyadi
Persentase Pesertipikatan Rendah, Desa Semedo Tegal Jadi Sasaran PTSL Tahun ke 2 Gema Patas

(Foto: - Hermas Purwadi/Radar Tegal - Kepala Kantor ATR/ BPN Kabupaten Tegal serahkan patok kepada warga Desa Semedo digelaran Gema Patas. Desa Semedo Tegal jadi sasaran PTSL tahun ke 2 Gema Patas.)

RADAR CBS - Persentase pensertipikatan tanah di Desa Semedo Kabupaten Tegal masih rendah. Karena itu Desa Semedo jadi sasaran PTSL tahuk ke 2 program Gema Patas Kantor ATR/BPN Kabupaten Tegal.

Kepastian Desa Semedo jadi sasaran PTSL mengemuka saat Kantor ATR/BPN Kabupaten Tegal menggelar pencanangan program Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gema Patas) tahun ke 2 di desa tersebut, Kamis 29 Februari 2024.

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Tegal, Winato ST menyatakan, Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng juga menjadi lokasi program PTSL yang didanai Bank Dunia. 

"Di Desa Semedo ada kurang lebih 1.500 bidang tanah, dan sampai kini persentase pensertipikatan di desa ini masih cukup rendah se wilayah Kabupaten Tegal yang baru 7 persen saja," ujarnya.

Winarto juga akan mengusulkan pada Pj Bupati Tegal, agar nantinya Desa Semedo bisa masuk kategori desa tematik sebagai Desa Agraria. 

"Kita akan kejar kelengkapan sertipikat tanah di desa ini, mengingat di desa ini juga ada situs yang lahannya juga perlu bersertipikat. Dan kelak bila pemkab akan melakukan pengembangan situs, kita bisa berikan data terkait posisi tanahnya," cetusnya.

Dia berharap dengan dicanangkannya Gema Patas di Desa Semedo, yang tadinya persentase pensertipikatan baru diangka 7 persen bisa menjadi 100 persen. Gema Patas ini adalah program yang diluncurkan oleh Kementerian ATR/BPN yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia sejak tahun kemarin.

"Program Gema Patas ini bertujuan untuk menyosialisasikan kepada masyarakat yang mempunyai tanah supaya memasang patok, untuk menghindari terjadinya konflik pertanahan dan penyerobotan oleh mafia tanah. Dan untuk program PTSL tahun ini kita ditarget menerbitkan 40.000 sertipikat di 60 desa. Untuk yang didanai Bank Dunia atau Pinjaman Hutang Luar Negeri (PHLN) sebanyak 9 desa termasuk Semedo. Sisanya 51 desa merupakan lanjutan tahun kemarin yang tahun ini harus diterbitkan sertipikatnya," ungkapnya. 

Demikian informasi terkait persentase pensertipikatan rendah, Desa Semedo Tegal jadi sasaran PTSL tahun ke 2 Gema Patas. Semoga bisa 100 persen. (*)

  • Share :
Persentase Pesertipikatan Rendah, Desa Semedo Tegal Jadi Sasaran PTSL Tahun ke 2 Gema Patas
Author: Hermas Purwadi
Editor: Adi Mulyadi
29 Feb 2024 17:55:54 WIB
Persentase Pesertipikatan Rendah, Desa Semedo Tegal Jadi Sasaran PTSL Tahun ke 2 Gema Patas

(Foto: - Hermas Purwadi/Radar Tegal - Kepala Kantor ATR/ BPN Kabupaten Tegal serahkan patok kepada warga Desa Semedo digelaran Gema Patas. Desa Semedo Tegal jadi sasaran PTSL tahun ke 2 Gema Patas.)

<

RADAR CBS - Persentase pensertipikatan tanah di Desa Semedo Kabupaten Tegal masih rendah. Karena itu Desa Semedo jadi sasaran PTSL tahuk ke 2 program Gema Patas Kantor ATR/BPN Kabupaten Tegal.

Kepastian Desa Semedo jadi sasaran PTSL mengemuka saat Kantor ATR/BPN Kabupaten Tegal menggelar pencanangan program Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gema Patas) tahun ke 2 di desa tersebut, Kamis 29 Februari 2024.

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Tegal, Winato ST menyatakan, Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng juga menjadi lokasi program PTSL yang didanai Bank Dunia. 

"Di Desa Semedo ada kurang lebih 1.500 bidang tanah, dan sampai kini persentase pensertipikatan di desa ini masih cukup rendah se wilayah Kabupaten Tegal yang baru 7 persen saja," ujarnya.

Winarto juga akan mengusulkan pada Pj Bupati Tegal, agar nantinya Desa Semedo bisa masuk kategori desa tematik sebagai Desa Agraria. 

"Kita akan kejar kelengkapan sertipikat tanah di desa ini, mengingat di desa ini juga ada situs yang lahannya juga perlu bersertipikat. Dan kelak bila pemkab akan melakukan pengembangan situs, kita bisa berikan data terkait posisi tanahnya," cetusnya.

Dia berharap dengan dicanangkannya Gema Patas di Desa Semedo, yang tadinya persentase pensertipikatan baru diangka 7 persen bisa menjadi 100 persen. Gema Patas ini adalah program yang diluncurkan oleh Kementerian ATR/BPN yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia sejak tahun kemarin.

"Program Gema Patas ini bertujuan untuk menyosialisasikan kepada masyarakat yang mempunyai tanah supaya memasang patok, untuk menghindari terjadinya konflik pertanahan dan penyerobotan oleh mafia tanah. Dan untuk program PTSL tahun ini kita ditarget menerbitkan 40.000 sertipikat di 60 desa. Untuk yang didanai Bank Dunia atau Pinjaman Hutang Luar Negeri (PHLN) sebanyak 9 desa termasuk Semedo. Sisanya 51 desa merupakan lanjutan tahun kemarin yang tahun ini harus diterbitkan sertipikatnya," ungkapnya. 

Demikian informasi terkait persentase pensertipikatan rendah, Desa Semedo Tegal jadi sasaran PTSL tahun ke 2 Gema Patas. Semoga bisa 100 persen. (*)

  • Share :
Lainnya