Lokal
Soal Banjir di Prupuk Utara Tegal, DPRD Siapkan Ini untuk Mencegah dan Megatasinya
Kamis, 29 Februari 2024 - 17:15 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
Soal Banjir di Prupuk Utara Tegal, DPRD Siapkan Ini untuk Mencegah dan Megatasinya

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Pimpinan DPRD Kabupaten Tegal Sugono dan Agus Solichin saat berdiskusi dengan Camat Margasari Erlis Trisnawati, di kantor DPRD setempat, baru-baru ini. Sugono menyatakan DPRD melakukan berbagai upaya untuk mencegah banjir di Prup)

RADAR CBS - Bencana banjir di Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal beberapa hari lalu sangat parah. Hal itu membuat pimpinan DPRD Kabupaten Tegal melakukan berbagai langkah untuk mencegah dan mengatasinya.

Salah satu upaya yang dilakukan DPRD untuk mencegah banjir di Prupuk Utara Tegal yakni pembangunan drainase. Rencananya, DPRD akan menyiapkan anggarannya tahun ini.

Pembangunan drainase di Prupuk Utara Tegal itu, bertujuan agar tidak lagi banjir setiap musim hujan. Sebab hampir setiap musim hujan tiba, desa tersebut tergenang air.

"Kami akan mengalokasikan anggaran di tahun ini. Mungkin di perubahan," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinagoro.

Sugono menyampaikan soal pembangunan drainase untuk mencegah banjir di Prupuk Utara Tegal itu, saat diskusi dengan Camat Margasari Erlin Trisnawati. Diskusi dilaksanakn di kantor DPRD Kabupaten Tegal, baru-baru ini.

Kala itu, Erlin melaporkan kondisi banjir di Margasari kepada Pimpinan DPRD. Dia menyebut, kondisinya sangat parah, ketinggian banjir mencapai 2,5 meter. 

Ratusan rumah digenangi banjir. Jumlah warga terdampak mencapai 1300 jiwa dari 450 kepala keluarga.

Erlin berharap, Pimpinan DPRD supaya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan drainase dan bronjongisasi. Sebab, di Desa Prupuk Utara nyaris tidak ada drainase. 

Begitu pula di Sungai Pemali dan Sungai Kumisik, juga kurang bronjong atau talud. Erlin tak menampik, sungai besar yang menjadi penyebab banjir di Desa Prupuk Utara Tegal itu memang kewenangan pemerintah pusat dan provinsi. Tapi setidaknya, Pimpinan DPRD dapat mendesak ke pusat dan provinsi agar kedua sungai itu dibangun talud sehingga airnya tidak meluap saat musim hujan.

"Nanti akan kami sampaikan ke pemerintah pusat. Tapi untuk jangka pendeknya, kami akan menyiapkan anggaran untuk pembangunan drainase," kata Sugono menegaskan kepada Erlin.

Sementara, Erlin mengaku sangat bersyukur karena keinginannya dapat terwujud. Namun demikian, Erlin masih tetap berharap ada bantuan kasur untuk warganya yang terdampak banjir.

"Jumlah kasur saat ini masih kurang banyak. Terpaksa warga tidur di tempat seadanya," kata Erlin. 

Demikian informasi terkait banjir di Prupuk Utara Tegal, DPRD lakukan berbagai langkah untuk mencegah dan mengatasinya. Semoga bisa segera teralisasi. (ADV/*)

  • Share :
Home > Lokal
Soal Banjir di Prupuk Utara Tegal, DPRD Siapkan Ini untuk Mencegah dan Megatasinya
Author: Yeri Noveli
Kamis, 29 Februari 2024 - 17:15 WIB
Soal Banjir di Prupuk Utara Tegal, DPRD Siapkan Ini untuk Mencegah dan Megatasinya

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Pimpinan DPRD Kabupaten Tegal Sugono dan Agus Solichin saat berdiskusi dengan Camat Margasari Erlis Trisnawati, di kantor DPRD setempat, baru-baru ini. Sugono menyatakan DPRD melakukan berbagai upaya untuk mencegah banjir di Prup)

<
RADAR CBS - Bencana banjir di Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal beberapa hari lalu sangat parah. Hal itu membuat pimpinan DPRD Kabupaten Tegal melakukan berbagai langkah untuk mencegah dan mengatasinya.

Salah satu upaya yang dilakukan DPRD untuk mencegah banjir di Prupuk Utara Tegal yakni pembangunan drainase. Rencananya, DPRD akan menyiapkan anggarannya tahun ini.

Pembangunan drainase di Prupuk Utara Tegal itu, bertujuan agar tidak lagi banjir setiap musim hujan. Sebab hampir setiap musim hujan tiba, desa tersebut tergenang air.

"Kami akan mengalokasikan anggaran di tahun ini. Mungkin di perubahan," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinagoro.

Sugono menyampaikan soal pembangunan drainase untuk mencegah banjir di Prupuk Utara Tegal itu, saat diskusi dengan Camat Margasari Erlin Trisnawati. Diskusi dilaksanakn di kantor DPRD Kabupaten Tegal, baru-baru ini.

Kala itu, Erlin melaporkan kondisi banjir di Margasari kepada Pimpinan DPRD. Dia menyebut, kondisinya sangat parah, ketinggian banjir mencapai 2,5 meter. 

Ratusan rumah digenangi banjir. Jumlah warga terdampak mencapai 1300 jiwa dari 450 kepala keluarga.

Erlin berharap, Pimpinan DPRD supaya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan drainase dan bronjongisasi. Sebab, di Desa Prupuk Utara nyaris tidak ada drainase. 

Begitu pula di Sungai Pemali dan Sungai Kumisik, juga kurang bronjong atau talud. Erlin tak menampik, sungai besar yang menjadi penyebab banjir di Desa Prupuk Utara Tegal itu memang kewenangan pemerintah pusat dan provinsi. Tapi setidaknya, Pimpinan DPRD dapat mendesak ke pusat dan provinsi agar kedua sungai itu dibangun talud sehingga airnya tidak meluap saat musim hujan.

"Nanti akan kami sampaikan ke pemerintah pusat. Tapi untuk jangka pendeknya, kami akan menyiapkan anggaran untuk pembangunan drainase," kata Sugono menegaskan kepada Erlin.

Sementara, Erlin mengaku sangat bersyukur karena keinginannya dapat terwujud. Namun demikian, Erlin masih tetap berharap ada bantuan kasur untuk warganya yang terdampak banjir.

"Jumlah kasur saat ini masih kurang banyak. Terpaksa warga tidur di tempat seadanya," kata Erlin. 

Demikian informasi terkait banjir di Prupuk Utara Tegal, DPRD lakukan berbagai langkah untuk mencegah dan mengatasinya. Semoga bisa segera teralisasi. (ADV/*)

Editor: Adi Mulyadi
  • Share :
Lainnya