Mayat Berseragam Satpam di Semedo Ternyata Warga Panggung Tegal, Ditemukan Tergeletak di Jurang
04 Apr 2024 06:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Mayat Berseragam Satpam di Semedo Ternyata Warga Panggung Tegal, Ditemukan Tergeletak di Jurang

(Foto: - Tangkapan Layar - Petugas mengevakuasi mayat berseragam Satpam yang ditemukan di Semedo dan ternyata warga Panggung Kota Tegal.)

RADAR CBS - Warga Desa Semedo Kedung Banteng Kabupaten Tegal sempat digegerkan peristiwa penemuan sesosok mayat pria, Senin 1 April 2024. Belakangan diketahui mayat berseragam Satpam di Semedo itu ternyata warga Panggung Kota Tegal.

Identitas mayat berjenis kelamin pria berseragam Satpam di Semedo tersebut terungkap setelah Polisi melakukan serangkaian penyelidikan. Dari penyelidikan itu, diketahui korban bernama Ade Agung Setiawan, warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Panggung, Kota Tegal.

Mayat pria berseragam Satpam itu, sebelumnya ditemukan seorang petani di petak 30 RPH Dukuh Taban, BKPH Kedungjati, KPH Pemalang, tepatnya di Desa Semedo. Adalah Ponari, seorang petani yang kali pertama melihat keberadaan mayat dilokasi tersebut.

Penemuan mayat pria berseragam Satpam di Semedo bermula saat Ponari yang baru pulang dari ladangnya melihat seseorang tergeletak di jurang. Tepat di sebelah pria berseragam satpam yang ternyata sudah tidak bernyawa itu, terdapat sebuah sepeda motor Vario dengan nopol G 4275 TN.

Melihat dan mengetahui itu, kemudian Ponari segera menginformasikan temuannya ke Kantor Desa Semedo. Kemudian laporan langsung diteruskan ke Polsek Kedungbanteng. 

Mendapat laporan tersebut, jajaran Kepolisian kemudian bergegas ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan atas temuan mayat pria berseragam Satpam di jurang tersebut.

Kasi Humas Polres Tegal Ipda Henry Ade Birawan mengatakan, korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, pada Selasa 2 April 2024, pukul 09.00 WIB. 

Evakuasi dilakukan petugas Polsek Kedungbanteng dibantu pihak terkait dan masyarakat. Dari penyelidikan, diketahui korban atas nama Ade Agung Setiawan, warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Panggung, Kota Tegal. 

"Dari hasil pemeriksaan petugas, diperkirakan korban sudah meninggal dua hari sebelum ditemukan. Tidak ditemukan luka terbuka maupun tanda-tanda kekerasan," terang Henry sebagaimana dilansir radartegal.disway.id. 

Atas hasil pemeriksaan tersebut, terang Henry, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaska kematian korban. Keluarga tidak akan menuntut proses hukum. 

"Menurut keterangan pihak keluarga, korban tidak pulang ke rumah 31 Maret 2024. Dugaannya, korban terjatuh ke jurang bersama motornya, namun tidak segera mendapat pertolongan," ujar Henry.

Demikian informasi terkait mayat berseragam Satpam di Semedo ternyata warga Panggung Tegal. Identitas mayat terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan. (*)

  • Share :
Mayat Berseragam Satpam di Semedo Ternyata Warga Panggung Tegal, Ditemukan Tergeletak di Jurang
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
04 Apr 2024 06:00:00 WIB
Mayat Berseragam Satpam di Semedo Ternyata Warga Panggung Tegal, Ditemukan Tergeletak di Jurang

(Foto: - Tangkapan Layar - Petugas mengevakuasi mayat berseragam Satpam yang ditemukan di Semedo dan ternyata warga Panggung Kota Tegal.)

<

RADAR CBS - Warga Desa Semedo Kedung Banteng Kabupaten Tegal sempat digegerkan peristiwa penemuan sesosok mayat pria, Senin 1 April 2024. Belakangan diketahui mayat berseragam Satpam di Semedo itu ternyata warga Panggung Kota Tegal.

Identitas mayat berjenis kelamin pria berseragam Satpam di Semedo tersebut terungkap setelah Polisi melakukan serangkaian penyelidikan. Dari penyelidikan itu, diketahui korban bernama Ade Agung Setiawan, warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Panggung, Kota Tegal.

Mayat pria berseragam Satpam itu, sebelumnya ditemukan seorang petani di petak 30 RPH Dukuh Taban, BKPH Kedungjati, KPH Pemalang, tepatnya di Desa Semedo. Adalah Ponari, seorang petani yang kali pertama melihat keberadaan mayat dilokasi tersebut.

Penemuan mayat pria berseragam Satpam di Semedo bermula saat Ponari yang baru pulang dari ladangnya melihat seseorang tergeletak di jurang. Tepat di sebelah pria berseragam satpam yang ternyata sudah tidak bernyawa itu, terdapat sebuah sepeda motor Vario dengan nopol G 4275 TN.

Melihat dan mengetahui itu, kemudian Ponari segera menginformasikan temuannya ke Kantor Desa Semedo. Kemudian laporan langsung diteruskan ke Polsek Kedungbanteng. 

Mendapat laporan tersebut, jajaran Kepolisian kemudian bergegas ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan atas temuan mayat pria berseragam Satpam di jurang tersebut.

Kasi Humas Polres Tegal Ipda Henry Ade Birawan mengatakan, korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, pada Selasa 2 April 2024, pukul 09.00 WIB. 

Evakuasi dilakukan petugas Polsek Kedungbanteng dibantu pihak terkait dan masyarakat. Dari penyelidikan, diketahui korban atas nama Ade Agung Setiawan, warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Panggung, Kota Tegal. 

"Dari hasil pemeriksaan petugas, diperkirakan korban sudah meninggal dua hari sebelum ditemukan. Tidak ditemukan luka terbuka maupun tanda-tanda kekerasan," terang Henry sebagaimana dilansir radartegal.disway.id. 

Atas hasil pemeriksaan tersebut, terang Henry, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaska kematian korban. Keluarga tidak akan menuntut proses hukum. 

"Menurut keterangan pihak keluarga, korban tidak pulang ke rumah 31 Maret 2024. Dugaannya, korban terjatuh ke jurang bersama motornya, namun tidak segera mendapat pertolongan," ujar Henry.

Demikian informasi terkait mayat berseragam Satpam di Semedo ternyata warga Panggung Tegal. Identitas mayat terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan. (*)

  • Share :
Lainnya