Cek Resiko Gagal Bayar dan Tabel Angsuran KUR BRI 2024 200 Juta di SINI
03 Apr 2024 09:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Cek Resiko Gagal Bayar dan Tabel Angsuran KUR BRI 2024 200 Juta di SINI

(Foto: - ILUSTRASI - Tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta dan resiko gagal bayar cicilan.)

RADAR CBS - Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu andalan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Nah, kali ini kita akan membahas tentang resiko gagal atau telat bayar dan tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta.

Hal tersebut sangat penting untuk diketahui calon peminjam. Karena itu simak selengkapnya resiko gagal bayar dan tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta berikut ini.

Dalam hal perkreditan, gagal bayar menjadi hal yang wajib dihindari, karena ada sejumlah resiko yang harus ditanggung. Untuk itu mencermati tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta merupakan langkah awal meminimalisir terjadinya gagal bayar cicilan.

Sebab dalam tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta, sudah terdapat simulasi besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulannya. Semuanya jelas tertera dari mulai tenor yang pendek hingga jangka waktu pengembalian yang terpanjang.

Apabila tabel angsuran itu dipahami, maka kemungkinan terjadi gagal bayar sangat kecil. Karena kalian sebagai calon peminjam tahu kemampuan masing-masing.

Untuk itu, apabila kalian ingin mengajukan pinjaman KUR BRI plafon 200 juta cermati secara detail tabel angsuran dibawah ini.

Tabel angsuran KUR BRI pinjaman 200 juta

Berikut selengkapnya tabel angsuran KUR BRI plafon 200 juta, dari mulai tenor terpendek gingga terpanjang:

Jangka waktu pinjaman 12 bulan, cicilan Rp 17,2 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 18 bulan, cicilan Rp 11,6 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 24 bulan, cicilan Rp 8,8 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 30 bulan, cicilan Rp 7,2 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 36 bulan, cicilan Rp 6,1 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 42 bulan, cicilan Rp 4,7 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 28 bulan, cicilan Rp 4,1 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 60 bulan, cicilan Rp 3,8 jutaan per bulan.

Bagaimana, apakah sudah jelas dengan cicilan yang harus dibayar setiap bulannya? Jika sudah jelas maka sesuaikan tenor yang diambil dengan kemampuan kalian masing-masing sehingga dapat terhindar dari gagal bayar.

Lantas, apa resiko apabila sampai terjadi gagal bayar cicilan KUR BRI? Berikut kami bagikan sejumlah resiko telat atau gagal bayar KUR BRI.

Resiko gagal bayar KUR BRI

Melansir berbagai sumber, berikut resiko yang akan ditanggung peminjam jika sampai terjadi gagal bayar KUR:

1. Penagihan Langsung

Peminjam dana KUR yang terlambat membayar cicilan akan langsung ditagih oleh pihak bank. 

Proses penagihan terbagi dalam tiga tahap, mulai dari peneleponan, melalui surat resmi hingga penagihan langsung ke rumah peminjam.

Untuk penagihan langsung ke rumah pihak bank lakukan, apabila peminjam tidak mengindahkan, proses pertama (peneleponan) dan kedua (surat tagihan resmi).

2. Denda Pembayaran

Ada ketentuan dari Bank BRI bagi nasabah yang telat membayar cicilan kredit, yakni dengan pemberlakuan denda. Besarnya denda yang dijatuhkan disesuaikan dengan jumlah pinjaman, nilai cicilan, dan durasi keterlambatan pembayaran angsuran.

Semakin lama pembayaran terlambat, semakin besar pula denda yang harus dibayar. Meski untuk keterlambatan hanya 1 bulan, denda KUR BRI masih tergolong ringan, biasanya berkisar antara 0,5% hingga 1% dari jumlah cicilan.

3. Penurunan Skor Kredit

Terlambat membayar cicilan KUR BRI, bisa memasukan nama peminjam ke dalam laporan SLIK Otoritas Jasa Keuangan. Jika hal itu terjadi maka akan berdampak pada penurunan skor kredit, yang mencerminkan kualitas pembayaran seseorang terhadap pinjaman. 

Adapun skor kredit yang buruk kedepannya akan menyulitkan peminjam jika akan kembali mengajukan kredit. Tidak hanya di BRI, skor kredit menjadi penilaian lembaga keuangan lainnya.

4. Pelaporan kepada Pihak yang Berwajib

Hal yang paling menakutkan adalah berurusan dengan pihak yang berwajib. Karena ada konsekuensi hukum dalam utang piutang.

Terutama jika plafon pinjaman besar. Nasabah yang tidak menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan kreditnya dengan Bank BRI beresiko menghadapi konsekuensi hukum.

Kesimpulan

KUR BRI memang sangat membantu dalam pengembangan UMKM. Namun demikian ada sejumlah resiko yang akan dihadapi peminjam apabila sampai terjadi gagal bayar cicilan.

Karena itu, untuk menghindari resiko gagal bayar, calon peminjam harus mencermati tabel angsuran. Dengan melihat dan mencermati tabel angsuran, maka pinjaman yang akan diajukan bakal disesuaikan dengan kemampuannya. Sehingga kemungkinan gagal bayar bisa diminamilisir sebelumnya.

Demikian informasi terkait resiko gagal bayar dan tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta. Semoga membantu. (*)

  • Share :
Cek Resiko Gagal Bayar dan Tabel Angsuran KUR BRI 2024 200 Juta di SINI
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
03 Apr 2024 09:00:00 WIB
Cek Resiko Gagal Bayar dan Tabel Angsuran KUR BRI 2024 200 Juta di SINI

(Foto: - ILUSTRASI - Tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta dan resiko gagal bayar cicilan.)

<

RADAR CBS - Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu andalan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Nah, kali ini kita akan membahas tentang resiko gagal atau telat bayar dan tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta.

Hal tersebut sangat penting untuk diketahui calon peminjam. Karena itu simak selengkapnya resiko gagal bayar dan tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta berikut ini.

Dalam hal perkreditan, gagal bayar menjadi hal yang wajib dihindari, karena ada sejumlah resiko yang harus ditanggung. Untuk itu mencermati tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta merupakan langkah awal meminimalisir terjadinya gagal bayar cicilan.

Sebab dalam tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta, sudah terdapat simulasi besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulannya. Semuanya jelas tertera dari mulai tenor yang pendek hingga jangka waktu pengembalian yang terpanjang.

Apabila tabel angsuran itu dipahami, maka kemungkinan terjadi gagal bayar sangat kecil. Karena kalian sebagai calon peminjam tahu kemampuan masing-masing.

Untuk itu, apabila kalian ingin mengajukan pinjaman KUR BRI plafon 200 juta cermati secara detail tabel angsuran dibawah ini.

Tabel angsuran KUR BRI pinjaman 200 juta

Berikut selengkapnya tabel angsuran KUR BRI plafon 200 juta, dari mulai tenor terpendek gingga terpanjang:

Jangka waktu pinjaman 12 bulan, cicilan Rp 17,2 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 18 bulan, cicilan Rp 11,6 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 24 bulan, cicilan Rp 8,8 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 30 bulan, cicilan Rp 7,2 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 36 bulan, cicilan Rp 6,1 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 42 bulan, cicilan Rp 4,7 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 28 bulan, cicilan Rp 4,1 jutaan per bulan.

Jangka waktu pinjaman 60 bulan, cicilan Rp 3,8 jutaan per bulan.

Bagaimana, apakah sudah jelas dengan cicilan yang harus dibayar setiap bulannya? Jika sudah jelas maka sesuaikan tenor yang diambil dengan kemampuan kalian masing-masing sehingga dapat terhindar dari gagal bayar.

Lantas, apa resiko apabila sampai terjadi gagal bayar cicilan KUR BRI? Berikut kami bagikan sejumlah resiko telat atau gagal bayar KUR BRI.

Resiko gagal bayar KUR BRI

Melansir berbagai sumber, berikut resiko yang akan ditanggung peminjam jika sampai terjadi gagal bayar KUR:

1. Penagihan Langsung

Peminjam dana KUR yang terlambat membayar cicilan akan langsung ditagih oleh pihak bank. 

Proses penagihan terbagi dalam tiga tahap, mulai dari peneleponan, melalui surat resmi hingga penagihan langsung ke rumah peminjam.

Untuk penagihan langsung ke rumah pihak bank lakukan, apabila peminjam tidak mengindahkan, proses pertama (peneleponan) dan kedua (surat tagihan resmi).

2. Denda Pembayaran

Ada ketentuan dari Bank BRI bagi nasabah yang telat membayar cicilan kredit, yakni dengan pemberlakuan denda. Besarnya denda yang dijatuhkan disesuaikan dengan jumlah pinjaman, nilai cicilan, dan durasi keterlambatan pembayaran angsuran.

Semakin lama pembayaran terlambat, semakin besar pula denda yang harus dibayar. Meski untuk keterlambatan hanya 1 bulan, denda KUR BRI masih tergolong ringan, biasanya berkisar antara 0,5% hingga 1% dari jumlah cicilan.

3. Penurunan Skor Kredit

Terlambat membayar cicilan KUR BRI, bisa memasukan nama peminjam ke dalam laporan SLIK Otoritas Jasa Keuangan. Jika hal itu terjadi maka akan berdampak pada penurunan skor kredit, yang mencerminkan kualitas pembayaran seseorang terhadap pinjaman. 

Adapun skor kredit yang buruk kedepannya akan menyulitkan peminjam jika akan kembali mengajukan kredit. Tidak hanya di BRI, skor kredit menjadi penilaian lembaga keuangan lainnya.

4. Pelaporan kepada Pihak yang Berwajib

Hal yang paling menakutkan adalah berurusan dengan pihak yang berwajib. Karena ada konsekuensi hukum dalam utang piutang.

Terutama jika plafon pinjaman besar. Nasabah yang tidak menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan kreditnya dengan Bank BRI beresiko menghadapi konsekuensi hukum.

Kesimpulan

KUR BRI memang sangat membantu dalam pengembangan UMKM. Namun demikian ada sejumlah resiko yang akan dihadapi peminjam apabila sampai terjadi gagal bayar cicilan.

Karena itu, untuk menghindari resiko gagal bayar, calon peminjam harus mencermati tabel angsuran. Dengan melihat dan mencermati tabel angsuran, maka pinjaman yang akan diajukan bakal disesuaikan dengan kemampuannya. Sehingga kemungkinan gagal bayar bisa diminamilisir sebelumnya.

Demikian informasi terkait resiko gagal bayar dan tabel angsuran KUR BRI 2024 200 juta. Semoga membantu. (*)

  • Share :
Lainnya