Angin Kencang Rusak 42 Rumah Warga Bojong Tegal, PMI: Angin Menggulung 10 Menit Dari Selatan
23 Feb 2024 07:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
Angin Kencang Rusak 42 Rumah Warga Bojong Tegal, PMI: Angin Menggulung 10 Menit Dari Selatan

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal: Tim PMI mengevakuasi pohon tumbang usai terjadi angin kencang di Bojong Tegal.)

RADARCBS - Puluhan rumah warga Desa Kajenengan Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal rusak disapu angin kencang. Peristiwa ini terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan deras dan angin kencang.

Sumber dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal menyebutkan, musibah angin kencang di Desa Kajenengan Kecamatan Bohong Kabupaten Tegal terjadi Rabu 21 Februari 2024 sore.

Akibat angin kencang di Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal tersebut, 42 rumah warga mengalami rusak. Detailnya 5 rumah mengalami rusak sedang dan 37 rumah rusak ringan. 

Total kerugian yang disebebkan angin kencang di Bojong Kabupaten tegal ini, sekitar Rp15 jutaan. Dan hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka.

"Peristiwa angin kencan di Kajenengan Bojong Kabupaten Tegal itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB," kata Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI, Sunarto, Rabu 21 Februari 2024 malam.

Korban angin kencang di Bojong Tegal

Dia menjelaskan, 5 rumah warga yang rusak sedang akibat disapu angin kencang itu, milik Ridwan RT 01 RW 04. Kemudian Ramdi RT 01 RW 02, Taisah RT 05 RW 01, Dukhron RT 01 RW 04 dan Masiha RT 05 RW 01.

"Mayoritas kelima rumah itu atapnya lepas terbawa angin. Atap rumah berupa seng," jelasnya. 

Sementara, sambung Sunarto, 37 rumah yang rusak ringan, rata-rata juga atapnya lepas, berupa asbes atau seng. Pemilik rumah, yakni Tadori, Kojin, Jumadi, Timah, Warno, Karprudin, Tolib, Janatun, Marna, dan Bunasi.

Kemudian, Arif, Waimah, Sidig, Karsono, Takhuri, Maryam, Dulhakim, Jamroh, Malah, Turwi, Tarno, Sudiro, dan Muhtip. Selanjutnya, Sri Suwarni, Yatin, Karomah, Tarkamah, Marliah, Sahroni, Warso, Muhtamil, Karno, Jueni, Tarno, Yuli, Takhuri dan Suharti.

Sejauh ini, PMI sudah melakukan asesment dan berkordinasi dengan perangat desa serta RT RW setempat. Selain itu juga membantu warga mengevakuasi pohon yang tumbang menimpa rumah.

"Ada beberapa pohon yang tumbang, beruntung tidak menimpa manusia," ujarnya.

Dia menuturkan, hujan lebat disertai angin kencang itu terjadi pada Rabu sore. Angin kencang menggulung selama sekitar 10 menit dari arah selatan. Akibatnya, banyak rumah yang rusak dan pohon besar tumbang.

"Dalam waktu dekat, PMI akan memberikan bantuan kepada keluarga terdampak," imbuhnya.

Demikian informasi terkait musibah angin kencang rusak 42 rumah warga Bojong Tegal. Semoga korban cepat mendapatkan bantuan. (*)

  • Share :
Angin Kencang Rusak 42 Rumah Warga Bojong Tegal, PMI: Angin Menggulung 10 Menit Dari Selatan
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
23 Feb 2024 07:00:00 WIB
Angin Kencang Rusak 42 Rumah Warga Bojong Tegal, PMI: Angin Menggulung 10 Menit Dari Selatan

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal: Tim PMI mengevakuasi pohon tumbang usai terjadi angin kencang di Bojong Tegal.)

<

RADARCBS - Puluhan rumah warga Desa Kajenengan Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal rusak disapu angin kencang. Peristiwa ini terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan deras dan angin kencang.

Sumber dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal menyebutkan, musibah angin kencang di Desa Kajenengan Kecamatan Bohong Kabupaten Tegal terjadi Rabu 21 Februari 2024 sore.

Akibat angin kencang di Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal tersebut, 42 rumah warga mengalami rusak. Detailnya 5 rumah mengalami rusak sedang dan 37 rumah rusak ringan. 

Total kerugian yang disebebkan angin kencang di Bojong Kabupaten tegal ini, sekitar Rp15 jutaan. Dan hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka.

"Peristiwa angin kencan di Kajenengan Bojong Kabupaten Tegal itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB," kata Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI, Sunarto, Rabu 21 Februari 2024 malam.

Korban angin kencang di Bojong Tegal

Dia menjelaskan, 5 rumah warga yang rusak sedang akibat disapu angin kencang itu, milik Ridwan RT 01 RW 04. Kemudian Ramdi RT 01 RW 02, Taisah RT 05 RW 01, Dukhron RT 01 RW 04 dan Masiha RT 05 RW 01.

"Mayoritas kelima rumah itu atapnya lepas terbawa angin. Atap rumah berupa seng," jelasnya. 

Sementara, sambung Sunarto, 37 rumah yang rusak ringan, rata-rata juga atapnya lepas, berupa asbes atau seng. Pemilik rumah, yakni Tadori, Kojin, Jumadi, Timah, Warno, Karprudin, Tolib, Janatun, Marna, dan Bunasi.

Kemudian, Arif, Waimah, Sidig, Karsono, Takhuri, Maryam, Dulhakim, Jamroh, Malah, Turwi, Tarno, Sudiro, dan Muhtip. Selanjutnya, Sri Suwarni, Yatin, Karomah, Tarkamah, Marliah, Sahroni, Warso, Muhtamil, Karno, Jueni, Tarno, Yuli, Takhuri dan Suharti.

Sejauh ini, PMI sudah melakukan asesment dan berkordinasi dengan perangat desa serta RT RW setempat. Selain itu juga membantu warga mengevakuasi pohon yang tumbang menimpa rumah.

"Ada beberapa pohon yang tumbang, beruntung tidak menimpa manusia," ujarnya.

Dia menuturkan, hujan lebat disertai angin kencang itu terjadi pada Rabu sore. Angin kencang menggulung selama sekitar 10 menit dari arah selatan. Akibatnya, banyak rumah yang rusak dan pohon besar tumbang.

"Dalam waktu dekat, PMI akan memberikan bantuan kepada keluarga terdampak," imbuhnya.

Demikian informasi terkait musibah angin kencang rusak 42 rumah warga Bojong Tegal. Semoga korban cepat mendapatkan bantuan. (*)

  • Share :
Lainnya