Antisipasi Lonjakan Pengunjung OW Guci Tegal saat Libur Lebaran, Disporapar Siapkan Strategi Ini
31 Mar 2024 06:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
Antisipasi Lonjakan Pengunjung OW Guci Tegal saat Libur Lebaran, Disporapar Siapkan Strategi Ini

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Para wisatawan sedang menikmati berendam di air hangat Pancuran 13 OW Guci Tegal. Mengantisipasi lonjakan pengunjung OW Guci Tegal saat libur Lebaran 2024, Disporapar siapkan sejumlah strategi jitu.)

RADAR CBS - Jumlah pengunjung OW Guci Tegal dipastikan akan mengalami lonjakan pada libur Lebaran 2024 mendatang. Karena itu, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasinya.

Langkah antisipasi terjadinya lonjakan pengunjung OW Guci Tegal saat libur Lebaran 2024 ditegaskan Kepala Disporapar Akhmad Uwes Qoroni, baru-baru ini.

Menurutnya, pengalaman libur panjang tahun sebelumnya, lonjakan pengunjung OW Guci Tegal bisa mencapai 13 ribu orang per hari. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan parah karena daya tampung lahan parkir yang tidak mencukupi.

“Kapasitas maksimal lahan parkir kita untuk tujuh ribu pengunjung, sehingga saat libur panjang seringkali kendaraan pengunjung tidak tertampung. Kondisi inilah yang menjadikan lalu lintas di ruas jalan di dalam ataupun menuju objek wisata Guci macet,” ujarnya.

Karena itu, Uwes menyiapkan strategi untuk mengatasi tersebut. Bahwa menghadapi lonjakan pengunjung OW Guci Tegal pada libur Lebaran 2024, dia sudah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal.

Khususnya dalam hal merekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

“Selain dari kepolisian dan perhubungan, kami juga siapkan tim untuk membantu mengurai kemacetan di Guci,” kata Uwes.

Perbaikan lahan parkir kawasan OW Guci Tegal

Selain itu, Uwes juga membeberkan strategi lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat libur Lebaran 2024 mendatang. Antara lain menyiapkan lahan parkir seluas 3,3 Hektare (Ha).

"Wisatawan jangan khawatir, kita sudah menyiapkan lahan parkir untuk menyambut liburan lebaran nanti," bebernya.

Dia memaparkan, Pemerintah Kabupaten Tegal saat ini memiliki lahan parkir seluas 2,4 hektare di Guci, ditambah 0,9 hektare lahan parkir dari 24 wahana wisata milik swasta. Sehingga luas lahan parkir totalnya 3,3 hektare.

Menurutnya, dengan luas lahan tersebut, diperkirakan bisa menampung kendaraan untuk 7000 wisatawan.

Disamping itu juga ada rencana perbaikan sejumlah lahan parkir, yakni di dekat kantor UPTD Guci, Graha Tirta Ayu (GTA) dan pasar agrowisata Guci.

Uwes menyatakan, dalam waktu dekat ini juga akan dibangun Tourism Information Center (TIC) di Kantor UPTD Guci.

“Kami menargetkan perbaikan lahan parkir ini bisa dimulai Juni 2024 nanti. Kondisi lahan parkir yang baik tentunya akan menambah kenyamanan, selain keamanan bagi wisatawan yang membawa kendaraan bermotor,” cetusnya.

Persiapan SDM dan SOP

Lebih jauh Uwes mengaku, saat ini tengah melakukan sejumlah persiapan dari penataan sumber daya manusia (SDM) nya, pembuatan standar operasional prosedur (SOP) dan kesiapan sarana prasarana pendukung pariwisata.

Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal ihwal rencana perbaikan jalan ruas Tuwel-Guci yang tahun ini dianggarkan Rp6,7 miliar.

Dia meminta, setiap pengelola wahana wisata agar menyiapkan SOP keselamatan, tata cara melayani pengunjung, rest area, dan call center. Serta personil petugas yang kompeten serta berpengalaman, dibuktikan dengan sertifikasi sesuai bidang tugasnya. 

Tujuannya untuk mencegah kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa wisatawan.

“Setiap wahana juga kita wajibkan punya APAR (alat pemadam api ringan) dan kelengkapan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan). Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Guna mencegah penumpukan arus kendaraan di tempat wisata, Uwes pun mengimbau wisatawan bisa memantau kondisi objek wisata sebelum berkunjung.

“Kami berharap wisatawan bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Kami juga tidak akan menolak dan menghalangi wisatawan yang akan berkunjung, tetapi lebih bijak lagi jika wisatawan bisa melihat kondisi terkini sebelum berkunjung,” tutupnya.

Demikian informasi terkait antisipasi lonjakan pengunjung OW Guci Tegal saat libur Lebaran yang dilakukan Disporapar Kabupaten Tegal. Semoga OW Guci menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung. (*)

  • Share :
Antisipasi Lonjakan Pengunjung OW Guci Tegal saat Libur Lebaran, Disporapar Siapkan Strategi Ini
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
31 Mar 2024 06:00:00 WIB
Antisipasi Lonjakan Pengunjung OW Guci Tegal saat Libur Lebaran, Disporapar Siapkan Strategi Ini

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Para wisatawan sedang menikmati berendam di air hangat Pancuran 13 OW Guci Tegal. Mengantisipasi lonjakan pengunjung OW Guci Tegal saat libur Lebaran 2024, Disporapar siapkan sejumlah strategi jitu.)

<

RADAR CBS - Jumlah pengunjung OW Guci Tegal dipastikan akan mengalami lonjakan pada libur Lebaran 2024 mendatang. Karena itu, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasinya.

Langkah antisipasi terjadinya lonjakan pengunjung OW Guci Tegal saat libur Lebaran 2024 ditegaskan Kepala Disporapar Akhmad Uwes Qoroni, baru-baru ini.

Menurutnya, pengalaman libur panjang tahun sebelumnya, lonjakan pengunjung OW Guci Tegal bisa mencapai 13 ribu orang per hari. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan parah karena daya tampung lahan parkir yang tidak mencukupi.

“Kapasitas maksimal lahan parkir kita untuk tujuh ribu pengunjung, sehingga saat libur panjang seringkali kendaraan pengunjung tidak tertampung. Kondisi inilah yang menjadikan lalu lintas di ruas jalan di dalam ataupun menuju objek wisata Guci macet,” ujarnya.

Karena itu, Uwes menyiapkan strategi untuk mengatasi tersebut. Bahwa menghadapi lonjakan pengunjung OW Guci Tegal pada libur Lebaran 2024, dia sudah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal.

Khususnya dalam hal merekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

“Selain dari kepolisian dan perhubungan, kami juga siapkan tim untuk membantu mengurai kemacetan di Guci,” kata Uwes.

Perbaikan lahan parkir kawasan OW Guci Tegal

Selain itu, Uwes juga membeberkan strategi lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat libur Lebaran 2024 mendatang. Antara lain menyiapkan lahan parkir seluas 3,3 Hektare (Ha).

"Wisatawan jangan khawatir, kita sudah menyiapkan lahan parkir untuk menyambut liburan lebaran nanti," bebernya.

Dia memaparkan, Pemerintah Kabupaten Tegal saat ini memiliki lahan parkir seluas 2,4 hektare di Guci, ditambah 0,9 hektare lahan parkir dari 24 wahana wisata milik swasta. Sehingga luas lahan parkir totalnya 3,3 hektare.

Menurutnya, dengan luas lahan tersebut, diperkirakan bisa menampung kendaraan untuk 7000 wisatawan.

Disamping itu juga ada rencana perbaikan sejumlah lahan parkir, yakni di dekat kantor UPTD Guci, Graha Tirta Ayu (GTA) dan pasar agrowisata Guci.

Uwes menyatakan, dalam waktu dekat ini juga akan dibangun Tourism Information Center (TIC) di Kantor UPTD Guci.

“Kami menargetkan perbaikan lahan parkir ini bisa dimulai Juni 2024 nanti. Kondisi lahan parkir yang baik tentunya akan menambah kenyamanan, selain keamanan bagi wisatawan yang membawa kendaraan bermotor,” cetusnya.

Persiapan SDM dan SOP

Lebih jauh Uwes mengaku, saat ini tengah melakukan sejumlah persiapan dari penataan sumber daya manusia (SDM) nya, pembuatan standar operasional prosedur (SOP) dan kesiapan sarana prasarana pendukung pariwisata.

Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal ihwal rencana perbaikan jalan ruas Tuwel-Guci yang tahun ini dianggarkan Rp6,7 miliar.

Dia meminta, setiap pengelola wahana wisata agar menyiapkan SOP keselamatan, tata cara melayani pengunjung, rest area, dan call center. Serta personil petugas yang kompeten serta berpengalaman, dibuktikan dengan sertifikasi sesuai bidang tugasnya. 

Tujuannya untuk mencegah kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa wisatawan.

“Setiap wahana juga kita wajibkan punya APAR (alat pemadam api ringan) dan kelengkapan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan). Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Guna mencegah penumpukan arus kendaraan di tempat wisata, Uwes pun mengimbau wisatawan bisa memantau kondisi objek wisata sebelum berkunjung.

“Kami berharap wisatawan bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Kami juga tidak akan menolak dan menghalangi wisatawan yang akan berkunjung, tetapi lebih bijak lagi jika wisatawan bisa melihat kondisi terkini sebelum berkunjung,” tutupnya.

Demikian informasi terkait antisipasi lonjakan pengunjung OW Guci Tegal saat libur Lebaran yang dilakukan Disporapar Kabupaten Tegal. Semoga OW Guci menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung. (*)

  • Share :
Lainnya