TOP! Pelayanan KB Kabupaten Tegal Lampaui Target, Tembus 232,97 Persen
28 Mar 2024 12:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
TOP! Pelayanan KB Kabupaten Tegal Lampaui Target, Tembus 232,97 Persen

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal Umi Azizah menyampaikan sambutan dalam acara Pencanangan Pelayanan KB, di Klinik Pratama NU Desa Pegirikan Kecamatan Talang. Pelayanan KB di Kabupaten Tegal berhasil lampau target.)

RADAR CBS - Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Tegal melampaui target. Capaiannya tembus hingga 232,97 persen.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Sekda Kabupaten Tegal Suspriyanti membenarkan hal itu saat Pencanangan Pelayanan KB, dalam rangka Hari Lahir ke-78 Muslimat NU Tahun 2024, di Klinik Pratama NU Desa Pegirikan Kecamatan Talang, belum lama ini.

Suspriyanti mengaku bersyukur karena Program KB sejatinya telah menunjukkan keberhasilan dalam menurunkan angka fertilitas di Indonesia. Meskipun masih ada sejumlah tantangan, seperti perubahan kondisi sosial, kemajuan teknologi, dan ketidaksetaraan ekonomi di masyarakat. 

Hal ini yang mengakibatkan kesenjangan akses yang terbatas pada pelayanan program KB.

"Tantangannya adalah, laju urbanisasi yang terus meningkat di kawasan perkotaan yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan warga akan pelayanan program KB," ujarnya.

Dia menyebut, jumlah penduduk Kabupaten Tegal tahun 2023 mencapai 1,62 juta jiwa. Dengan rata-rata kepadatan penduduknya 1.848 jiwa per kilometer persegi.

Kepadatan penduduk tertinggi ada di Kecamatan Talang dengan 5.896 jiwa kilometer persegi. Sedangkan terendah di Kecamatan Kedungbanteng dengan 518 jiwa per kilometer persegi.

Sumber data dari Badan Pusat Satatistik (BPS) Kabupaten Tegal juga menyebutkan jumlah pasangan usia subur di Kabupaten Tegal mencapai 280.953 pasangan suami istri (pasutri). Adapun kepesertaan KB aktifnya 196.562 pasutri atau 70 persen.

Menurut Suspriyanti, angka ini masih di bawah target nasional kepesertaan KB aktif tahun 2024 yang sebesar 78,34 persen.

“Oleh karena itu, untuk mengatasi tantangan tersebut, saya pesan agar ada upaya untuk meningkatkan edukasi dan komunikasi tentang KB yang lebih gencar lagi di masyarakat. Terutama terkait manfaat KB di kelompok usia muda atau generasi milenial, generasi Z dan masyarakat di daerah yang terbatas dari sisi akses lokasi maupun jaringan komunikasi,” kata Suspriyanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Khofifah menuturkan kegiatan ini merupakan hulu dari pencegahan kasus stunting.

Dari angka stunting Kabupaten Tegal tahun 2021 yang sebesar 28 persen berhasil ditekan menjadi 22,3 persen di tahun 2022.

“Saya berharap hasilnya (angka stunting) di tahun 2023 bisa semakin turun. Kita masih menunggu hingga bulan Maret mendatang, sehingga target 17 persen bisa dicapai,” ucapnya.

Di sisi lain, target pelaksanaan Gebyar Safari Pelayanan KB Muslimat NU tahun ini diharapkan mampu menambah 558 akseptor. Sehingga tidak heran jika capaian pelayanan KB di Kabupaten Tegal menembus angka 232,97 persen.

Disebutkan, untuk target MOP (metode operasi pria), sudah terealisasi 20 orang dari target 8 akseptor. Pun demikian dengan KB implan dan lainnya. Pada pelaksanaan MOP 2023 ditarget 20 akseptor, namun realisasinya mencapai 900 persen. 

"Capaian ini menempatkan Kabupaten Tegal sebagai kabupaten terfavorit untuk pelayanan KB MOP,” cetusnya.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal Umi Azizah menambahkan, kadernya akan terus aktif bergerak untuk mencegah dan membantu penanganan kasus stunting sesuai komitmen organisasi di semua tingkatan.

“Setiap tahun kami menyelenggarakan kegiatan bakti sosial KB. Kami berkomitmen layanan Muslimat NU bisa menyentuh sampai ke pelosok dukuh,” imbuhnya. 

Demikian informasi terkait pelayanan KB di Kabupaten Tegal lampaui target. Semoga bermanfaat. (*)

  • Share :
TOP! Pelayanan KB Kabupaten Tegal Lampaui Target, Tembus 232,97 Persen
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
28 Mar 2024 12:00:00 WIB
TOP! Pelayanan KB Kabupaten Tegal Lampaui Target, Tembus 232,97 Persen

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal Umi Azizah menyampaikan sambutan dalam acara Pencanangan Pelayanan KB, di Klinik Pratama NU Desa Pegirikan Kecamatan Talang. Pelayanan KB di Kabupaten Tegal berhasil lampau target.)

<

RADAR CBS - Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Tegal melampaui target. Capaiannya tembus hingga 232,97 persen.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Sekda Kabupaten Tegal Suspriyanti membenarkan hal itu saat Pencanangan Pelayanan KB, dalam rangka Hari Lahir ke-78 Muslimat NU Tahun 2024, di Klinik Pratama NU Desa Pegirikan Kecamatan Talang, belum lama ini.

Suspriyanti mengaku bersyukur karena Program KB sejatinya telah menunjukkan keberhasilan dalam menurunkan angka fertilitas di Indonesia. Meskipun masih ada sejumlah tantangan, seperti perubahan kondisi sosial, kemajuan teknologi, dan ketidaksetaraan ekonomi di masyarakat. 

Hal ini yang mengakibatkan kesenjangan akses yang terbatas pada pelayanan program KB.

"Tantangannya adalah, laju urbanisasi yang terus meningkat di kawasan perkotaan yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan warga akan pelayanan program KB," ujarnya.

Dia menyebut, jumlah penduduk Kabupaten Tegal tahun 2023 mencapai 1,62 juta jiwa. Dengan rata-rata kepadatan penduduknya 1.848 jiwa per kilometer persegi.

Kepadatan penduduk tertinggi ada di Kecamatan Talang dengan 5.896 jiwa kilometer persegi. Sedangkan terendah di Kecamatan Kedungbanteng dengan 518 jiwa per kilometer persegi.

Sumber data dari Badan Pusat Satatistik (BPS) Kabupaten Tegal juga menyebutkan jumlah pasangan usia subur di Kabupaten Tegal mencapai 280.953 pasangan suami istri (pasutri). Adapun kepesertaan KB aktifnya 196.562 pasutri atau 70 persen.

Menurut Suspriyanti, angka ini masih di bawah target nasional kepesertaan KB aktif tahun 2024 yang sebesar 78,34 persen.

“Oleh karena itu, untuk mengatasi tantangan tersebut, saya pesan agar ada upaya untuk meningkatkan edukasi dan komunikasi tentang KB yang lebih gencar lagi di masyarakat. Terutama terkait manfaat KB di kelompok usia muda atau generasi milenial, generasi Z dan masyarakat di daerah yang terbatas dari sisi akses lokasi maupun jaringan komunikasi,” kata Suspriyanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Khofifah menuturkan kegiatan ini merupakan hulu dari pencegahan kasus stunting.

Dari angka stunting Kabupaten Tegal tahun 2021 yang sebesar 28 persen berhasil ditekan menjadi 22,3 persen di tahun 2022.

“Saya berharap hasilnya (angka stunting) di tahun 2023 bisa semakin turun. Kita masih menunggu hingga bulan Maret mendatang, sehingga target 17 persen bisa dicapai,” ucapnya.

Di sisi lain, target pelaksanaan Gebyar Safari Pelayanan KB Muslimat NU tahun ini diharapkan mampu menambah 558 akseptor. Sehingga tidak heran jika capaian pelayanan KB di Kabupaten Tegal menembus angka 232,97 persen.

Disebutkan, untuk target MOP (metode operasi pria), sudah terealisasi 20 orang dari target 8 akseptor. Pun demikian dengan KB implan dan lainnya. Pada pelaksanaan MOP 2023 ditarget 20 akseptor, namun realisasinya mencapai 900 persen. 

"Capaian ini menempatkan Kabupaten Tegal sebagai kabupaten terfavorit untuk pelayanan KB MOP,” cetusnya.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal Umi Azizah menambahkan, kadernya akan terus aktif bergerak untuk mencegah dan membantu penanganan kasus stunting sesuai komitmen organisasi di semua tingkatan.

“Setiap tahun kami menyelenggarakan kegiatan bakti sosial KB. Kami berkomitmen layanan Muslimat NU bisa menyentuh sampai ke pelosok dukuh,” imbuhnya. 

Demikian informasi terkait pelayanan KB di Kabupaten Tegal lampaui target. Semoga bermanfaat. (*)

  • Share :
Lainnya