Korban Puting Beliung di Tegal Tak Hanya Dibangunkan Rumah Tapi Juga Diberi Bantuan Becak
25 Mar 2024 07:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
Korban Puting Beliung di Tegal Tak Hanya Dibangunkan Rumah Tapi Juga Diberi Bantuan Becak

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Pengurus Lazisnu Kabupaten Tegal memberikan bantuan berupa 1 unit becak kepada korban puting beliung di Desa Kalidawa, Kecamatan Talang.)

RADAR CBS - Beruntungnya Saepul Anwar, warga Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Korban bencana puting beliung yang terjadi di Kaladawa Tegal ini mendapat bantuan dari sejumlah pihak.

Tidak hanya dibangunkan rumah oleh H. Ischak Maulana Rohman. Korban puting beliung di Kaladawa Tegal ini juga diberi bantuan satu unit becak dari Lazisnu Kabupaten Tegal.

Saepul Anwar merupakan korban bencana puting beliung di Kaladawa Tegal yang terparah. Rumahnya ambruk karena disapu angin.

Hingga ankhirnya, dia bersama istri dan ketiga anaknya terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Sebab tempat tinggalnya sudah rata dengan tanah.

"Satu unit becak kami berikan tujuannya agar Pak Saepul bisa mencari nafkah pasca rumahnya ambruk diterjang angin puting beliung," kata Wakil Sekretaris Lazisnu Kabupaten Tegal, H. Maskun, Sabtu 23 Maret 2024.

Dia menuturkan, Saepul sebelumnya memang berprofesi sebagai pengayuh becak. Namun, becak yang digunakan untuk menghidupi istri dan anak-anaknya, diperolehnya dari sewa. 

"Selama ini Pak Saepul menyewa becak untuk mencari penumpang. Jadi kita berikan bantuan becak ini supaya dia tidak sewa lagi," kata Maskun yang ditugasi sebagai Penanggung Jawab Koin NU.

Dia menjelaskan, dana dari Lazisnu ini berasal dari program Kotak Infak (Koin) NU. Dana dari warga nahdliyin ini dikumpulkan lalu dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan sedang terkena musibah.

"Semoga bantuan berupa becak ini bermanfaat untuk keluarga Pak Saepul," ucapnya.

Maskun menambahkan, sebenarnya jumlah korban puting beliung di Desa Kaladawa Tegal itu sekitar 170 kepala keluarga. Mereka semuanya sudah mendapatkan bantuan dari H Ischak Maulana Rohman berupa beras.

Setiap kepala keluarga mendapatkan 1 kantong atau 5 kilogram beras. Selain itu, Ischak juga memberikan uang sebesar Rp4,5 juta yang dibagikan kepada beberapa warga yang rumahnya rusak.

"Harapan kami, warga nahdiyin untuk meningkatkan program KOIN NU, sehingga bisa dirasakan manfaatnya untuk umat," imbuhnya.

Demikian informasi terkait korban puting beliung di Tegal tak hanya dibangunkan rumah, tapi juga diberi bantuan becak. Semoga bermanfaat. (*)

  • Share :
Korban Puting Beliung di Tegal Tak Hanya Dibangunkan Rumah Tapi Juga Diberi Bantuan Becak
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
25 Mar 2024 07:00:00 WIB
Korban Puting Beliung di Tegal Tak Hanya Dibangunkan Rumah Tapi Juga Diberi Bantuan Becak

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Pengurus Lazisnu Kabupaten Tegal memberikan bantuan berupa 1 unit becak kepada korban puting beliung di Desa Kalidawa, Kecamatan Talang.)

<

RADAR CBS - Beruntungnya Saepul Anwar, warga Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Korban bencana puting beliung yang terjadi di Kaladawa Tegal ini mendapat bantuan dari sejumlah pihak.

Tidak hanya dibangunkan rumah oleh H. Ischak Maulana Rohman. Korban puting beliung di Kaladawa Tegal ini juga diberi bantuan satu unit becak dari Lazisnu Kabupaten Tegal.

Saepul Anwar merupakan korban bencana puting beliung di Kaladawa Tegal yang terparah. Rumahnya ambruk karena disapu angin.

Hingga ankhirnya, dia bersama istri dan ketiga anaknya terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Sebab tempat tinggalnya sudah rata dengan tanah.

"Satu unit becak kami berikan tujuannya agar Pak Saepul bisa mencari nafkah pasca rumahnya ambruk diterjang angin puting beliung," kata Wakil Sekretaris Lazisnu Kabupaten Tegal, H. Maskun, Sabtu 23 Maret 2024.

Dia menuturkan, Saepul sebelumnya memang berprofesi sebagai pengayuh becak. Namun, becak yang digunakan untuk menghidupi istri dan anak-anaknya, diperolehnya dari sewa. 

"Selama ini Pak Saepul menyewa becak untuk mencari penumpang. Jadi kita berikan bantuan becak ini supaya dia tidak sewa lagi," kata Maskun yang ditugasi sebagai Penanggung Jawab Koin NU.

Dia menjelaskan, dana dari Lazisnu ini berasal dari program Kotak Infak (Koin) NU. Dana dari warga nahdliyin ini dikumpulkan lalu dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan sedang terkena musibah.

"Semoga bantuan berupa becak ini bermanfaat untuk keluarga Pak Saepul," ucapnya.

Maskun menambahkan, sebenarnya jumlah korban puting beliung di Desa Kaladawa Tegal itu sekitar 170 kepala keluarga. Mereka semuanya sudah mendapatkan bantuan dari H Ischak Maulana Rohman berupa beras.

Setiap kepala keluarga mendapatkan 1 kantong atau 5 kilogram beras. Selain itu, Ischak juga memberikan uang sebesar Rp4,5 juta yang dibagikan kepada beberapa warga yang rumahnya rusak.

"Harapan kami, warga nahdiyin untuk meningkatkan program KOIN NU, sehingga bisa dirasakan manfaatnya untuk umat," imbuhnya.

Demikian informasi terkait korban puting beliung di Tegal tak hanya dibangunkan rumah, tapi juga diberi bantuan becak. Semoga bermanfaat. (*)

  • Share :
Lainnya