Warung Pi'an Tempat Makan Tertua di Tegal, Berdiri Sejak 1926 Kini Dikelola Generasi Ketiga
24 Mar 2024 08:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Warung Pi'an Tempat Makan Tertua di Tegal, Berdiri Sejak 1926 Kini Dikelola Generasi Ketiga

(Foto: - restauranguru.com - ILUSTRASI - Warung Pi'an tempat makan tertua di Tegal.)

RADAR CBS – Tempat atau warung makan tertua di Tegal. Ada sebuah warung tempat makan bernama Pi'an yang sudah ada sejak tahun 1926 atau sudah 97 tahun yang lalu di Kota Tegal. 

Meskipun usianya sudah hampir 100 tahun, warung tempat makan tertua di Tegal ini masih tetap ramai pengunjung. Banyak kedai makan dan restoran modern di Kota Bahari tidak menggoyahkan keberadaan warung Pi'an.

Sekarang, yang menjalankan Warung Pi'an adalah dua kakak beradik bernama Budi Santoso dan Budi Raharjo. Mereka adalah cucu dari pendiri warung tertua di Tegal itu.

Sejarah warung makan Pi’an

Mengutip food.detik.com, Budi Santoso, anak pertama Pi'an, bercerita bahwa warung legendaris yang juga orang kenal sebagai raja lengko asal mulanya berdiri pada tahun 1926, oleh orang tua Pi'an yang bernama Nurachman.

Sejak itu, dari tahun 1926 sampai 2020, warung ini berada di Jalan Kolonel Sudiarto. Tepatnya sekitar 30 meter ke utara dari stasiun kereta api Kota Tegal.

Namun, pada tahun 2020, karena adanya penggusuran, warung makan ini pindah ke sebuah toko kecil di ruko Dwika, yang berada di Jalan Kolonel Sudiarto Kota Tegal. Letaknya sekarang sekitar 200 meter lebih ke utara dari lokasi sebelumnya.

Budi Raharjo mengingat, Warung makan ini tadinya berada di tanah milik mereka mulai dari tahun 1926 sampai 2020.

Budi Santoso menceritakan, saat warungnya didirikan pada tahun 1926, belum ada nama resmi.

Pada waktu itu, ayahnya, Pi'an, masih membantu kakeknya, Nurachman, menjalankan warung. Baru pada tahun 1950, nama Pi'an ia gunakan untuk warungnya sendiri.

"Bapak Nurachman meninggal tahun 1979, lalu warung dikelola oleh anaknya, Pi'an. Kemudian, Pi'an sendiri meninggal pada tahun 2015 saat usianya 85 tahun," cerita Budi Raharjo.

Setelah Pi'an pergi, kata Budi, warung ini dijalankan oleh cucu-cucunya, yang sudah generasi ketiga.

Menu andalan di warung makan Pi’an

Sebagai warung khas Tegal, kakak beradik Budi Santoso dan Budi Raharjo masih mempertahankan hidangan utama yang sudah ada sejak tahun 1926, yaitu nasi lengko.

"Di sini, hidangannya yang paling terkenal adalah lengko. Menu ini sudah ada sejak tahun 1926," tambahnya.

Setiap harinya, Warung ini buka mulai jam 06.00 pagi sampai jam 16.00 sore. Pada waktu-waktu khusus seperti hari raya, banyak warga Tegal yang tinggal jauh dari kampung halaman datang ke warung ini.

Mereka sengaja datang untuk menikmati hidangan tradisional lengko yang sudah terkenal itu.

Nasi lengko adalah nasi putih yang diberi topping tahu goreng, mentimun, dan toge. Di atasnya ada saus bumbu kacang dan kecap manis. Ditambahkan juga bawang goreng dan kerupuk mie.

Selain nasi lengko, di warung Pi'an juga ada makanan khas Tegal seperti sate kambing muda, gulai kambing, sop ayam, ayam bakar, dan nasi campur.

"Buat minuman, kami sajikan teh yang istimewa dari teh gopek. Teh ini cuma ada di warung Pi'an karena kami dapatkan langsung dari pabrik. Dan kami juga punya pisang goreng sebagai camilan khas dari Pi'an," kata Budi Santoso.

Demikian informasi tentang sejarah warung Pi'an tempat makan tertua di Tegal. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian. (*)

  • Share :
Warung Pi'an Tempat Makan Tertua di Tegal, Berdiri Sejak 1926 Kini Dikelola Generasi Ketiga
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
24 Mar 2024 08:00:00 WIB
Warung Pi'an Tempat Makan Tertua di Tegal, Berdiri Sejak 1926 Kini Dikelola Generasi Ketiga

(Foto: - restauranguru.com - ILUSTRASI - Warung Pi'an tempat makan tertua di Tegal.)

<

RADAR CBS – Tempat atau warung makan tertua di Tegal. Ada sebuah warung tempat makan bernama Pi'an yang sudah ada sejak tahun 1926 atau sudah 97 tahun yang lalu di Kota Tegal. 

Meskipun usianya sudah hampir 100 tahun, warung tempat makan tertua di Tegal ini masih tetap ramai pengunjung. Banyak kedai makan dan restoran modern di Kota Bahari tidak menggoyahkan keberadaan warung Pi'an.

Sekarang, yang menjalankan Warung Pi'an adalah dua kakak beradik bernama Budi Santoso dan Budi Raharjo. Mereka adalah cucu dari pendiri warung tertua di Tegal itu.

Sejarah warung makan Pi’an

Mengutip food.detik.com, Budi Santoso, anak pertama Pi'an, bercerita bahwa warung legendaris yang juga orang kenal sebagai raja lengko asal mulanya berdiri pada tahun 1926, oleh orang tua Pi'an yang bernama Nurachman.

Sejak itu, dari tahun 1926 sampai 2020, warung ini berada di Jalan Kolonel Sudiarto. Tepatnya sekitar 30 meter ke utara dari stasiun kereta api Kota Tegal.

Namun, pada tahun 2020, karena adanya penggusuran, warung makan ini pindah ke sebuah toko kecil di ruko Dwika, yang berada di Jalan Kolonel Sudiarto Kota Tegal. Letaknya sekarang sekitar 200 meter lebih ke utara dari lokasi sebelumnya.

Budi Raharjo mengingat, Warung makan ini tadinya berada di tanah milik mereka mulai dari tahun 1926 sampai 2020.

Budi Santoso menceritakan, saat warungnya didirikan pada tahun 1926, belum ada nama resmi.

Pada waktu itu, ayahnya, Pi'an, masih membantu kakeknya, Nurachman, menjalankan warung. Baru pada tahun 1950, nama Pi'an ia gunakan untuk warungnya sendiri.

"Bapak Nurachman meninggal tahun 1979, lalu warung dikelola oleh anaknya, Pi'an. Kemudian, Pi'an sendiri meninggal pada tahun 2015 saat usianya 85 tahun," cerita Budi Raharjo.

Setelah Pi'an pergi, kata Budi, warung ini dijalankan oleh cucu-cucunya, yang sudah generasi ketiga.

Menu andalan di warung makan Pi’an

Sebagai warung khas Tegal, kakak beradik Budi Santoso dan Budi Raharjo masih mempertahankan hidangan utama yang sudah ada sejak tahun 1926, yaitu nasi lengko.

"Di sini, hidangannya yang paling terkenal adalah lengko. Menu ini sudah ada sejak tahun 1926," tambahnya.

Setiap harinya, Warung ini buka mulai jam 06.00 pagi sampai jam 16.00 sore. Pada waktu-waktu khusus seperti hari raya, banyak warga Tegal yang tinggal jauh dari kampung halaman datang ke warung ini.

Mereka sengaja datang untuk menikmati hidangan tradisional lengko yang sudah terkenal itu.

Nasi lengko adalah nasi putih yang diberi topping tahu goreng, mentimun, dan toge. Di atasnya ada saus bumbu kacang dan kecap manis. Ditambahkan juga bawang goreng dan kerupuk mie.

Selain nasi lengko, di warung Pi'an juga ada makanan khas Tegal seperti sate kambing muda, gulai kambing, sop ayam, ayam bakar, dan nasi campur.

"Buat minuman, kami sajikan teh yang istimewa dari teh gopek. Teh ini cuma ada di warung Pi'an karena kami dapatkan langsung dari pabrik. Dan kami juga punya pisang goreng sebagai camilan khas dari Pi'an," kata Budi Santoso.

Demikian informasi tentang sejarah warung Pi'an tempat makan tertua di Tegal. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian. (*)

  • Share :
Lainnya