Info Kebakaran Pasar Belik Pemalang Terkini, 108 Toko dan 404 Los Pedagang Hangus
23 Mar 2024 11:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Info Kebakaran Pasar Belik Pemalang Terkini, 108 Toko dan 404 Los Pedagang Hangus

(Foto: - Tangkapan Layar Youtube - Kolase peristiwa kebakaran Pasar Belik Pemalang.)

RADAR CBS - Pasar Belik Pemalang kebakaran, Jumat 22 Maret 2024 malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Sebanyak 108 unit toko dan 404 Los atau lapak pedagang hangus dilalap si jago merah.

Kebakaran Pasar Belik Pemalang baru bisa dipadamkan setelah 5 jam petugas dibantu warga berjibaku melakukan pemadaman api. Sekira pukul 02.00 WIB, si jago merah yang melahap pasar tradisional itu baru bisa dipadamkan.

Namun demikian, kondisinya seluruh bagian Pasar Belik Pemalang sudah ludes terbakar. Ratusan kios dan lapak pedagang berserta barang dagangannya ludes terpanggang api.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Pasar Belik Pemalang kebakaran, sekitar pukul 16.30 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap toko-toko dan los pedagang.

Api kali pertama tampak di salah satu kios yang berada di tengah pasar. Diduga api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Dampak kerugian yang ditimbulkan ditaksi sampai miliaran rupiah.

Upaya pemadaman Pasar Belik terkendala

Kendati akhirnya api bisa dipadamkan, namun petugas mengalami kendala saat melakukan pemadaman. Hal itu terjadi karena akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang menonton.

Selain itu, suplai air untuk armada pemadam juga mengalami kesulitan. Melansir centermediaindependent.com, sebanyak 108 unit toko dan 404 unit Los pakaian dan sandal ludes terbakar. 

Menurut Bupati Mansur Hidayat, didampingi Kapolres Pemalang, Kepala BPBD, dan Camat Belik, upaya pemadaman kebakaran Pasar Belik mendapat bantuan dari Tegal, Banjarnegara, dan Purbalingga.

"Totalnya, kata dia, sekitar 8 unit pemadam kebakaran, dan 8 mobil bantuan suplay airnya dari PMI, BPBD, dan PDAM Tirta Mulia Pemalang serta relawan," ujar Mansur, Sabtu 23 Maret 2024 dini hari tadi.

"Alhamdulillah saat ini api sudah terlokalisir pada posisi ditengah dan sekarang api juga sudah padam, hanya masih ada bara api yang dibawah. Sehingga perlu dilakukan pendinginan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah padam," tambah Mansur. 

Tindakan pemerintah daerah

Lebih jauh Mansur mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah daerah, nanti akan ada lokalisasi penjualan sementara untuk pedagang pasar.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Sebelumnya dikabarkan, Pasar Belik Pemalang kebakaran, Jumat 22 Maret 2024. Kebakaran pasar yang berlokasi di Jalan Raya Belik - Pulosari, Bentar, Dukuh Tengah, Kecamatan Belik, tersebut kali pertama diketahui warga usai Sholat Tarawih. Warga melihat ada kobaran api yang telah membakar sejumlah kios.

"Iya betul Pasar Belik Pemalang kebakaran. Saat ini masih dilakukan pemadaman dengan melibatkan petugas pemadam kebakaran, termasuk di back up tim Damkar Purbalingga," kata salah satu sumber. (*)

  • Share :
Info Kebakaran Pasar Belik Pemalang Terkini, 108 Toko dan 404 Los Pedagang Hangus
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
23 Mar 2024 11:00:00 WIB
Info Kebakaran Pasar Belik Pemalang Terkini, 108 Toko dan 404 Los Pedagang Hangus

(Foto: - Tangkapan Layar Youtube - Kolase peristiwa kebakaran Pasar Belik Pemalang.)

<

RADAR CBS - Pasar Belik Pemalang kebakaran, Jumat 22 Maret 2024 malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Sebanyak 108 unit toko dan 404 Los atau lapak pedagang hangus dilalap si jago merah.

Kebakaran Pasar Belik Pemalang baru bisa dipadamkan setelah 5 jam petugas dibantu warga berjibaku melakukan pemadaman api. Sekira pukul 02.00 WIB, si jago merah yang melahap pasar tradisional itu baru bisa dipadamkan.

Namun demikian, kondisinya seluruh bagian Pasar Belik Pemalang sudah ludes terbakar. Ratusan kios dan lapak pedagang berserta barang dagangannya ludes terpanggang api.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Pasar Belik Pemalang kebakaran, sekitar pukul 16.30 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap toko-toko dan los pedagang.

Api kali pertama tampak di salah satu kios yang berada di tengah pasar. Diduga api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Dampak kerugian yang ditimbulkan ditaksi sampai miliaran rupiah.

Upaya pemadaman Pasar Belik terkendala

Kendati akhirnya api bisa dipadamkan, namun petugas mengalami kendala saat melakukan pemadaman. Hal itu terjadi karena akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang menonton.

Selain itu, suplai air untuk armada pemadam juga mengalami kesulitan. Melansir centermediaindependent.com, sebanyak 108 unit toko dan 404 unit Los pakaian dan sandal ludes terbakar. 

Menurut Bupati Mansur Hidayat, didampingi Kapolres Pemalang, Kepala BPBD, dan Camat Belik, upaya pemadaman kebakaran Pasar Belik mendapat bantuan dari Tegal, Banjarnegara, dan Purbalingga.

"Totalnya, kata dia, sekitar 8 unit pemadam kebakaran, dan 8 mobil bantuan suplay airnya dari PMI, BPBD, dan PDAM Tirta Mulia Pemalang serta relawan," ujar Mansur, Sabtu 23 Maret 2024 dini hari tadi.

"Alhamdulillah saat ini api sudah terlokalisir pada posisi ditengah dan sekarang api juga sudah padam, hanya masih ada bara api yang dibawah. Sehingga perlu dilakukan pendinginan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah padam," tambah Mansur. 

Tindakan pemerintah daerah

Lebih jauh Mansur mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah daerah, nanti akan ada lokalisasi penjualan sementara untuk pedagang pasar.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Sebelumnya dikabarkan, Pasar Belik Pemalang kebakaran, Jumat 22 Maret 2024. Kebakaran pasar yang berlokasi di Jalan Raya Belik - Pulosari, Bentar, Dukuh Tengah, Kecamatan Belik, tersebut kali pertama diketahui warga usai Sholat Tarawih. Warga melihat ada kobaran api yang telah membakar sejumlah kios.

"Iya betul Pasar Belik Pemalang kebakaran. Saat ini masih dilakukan pemadaman dengan melibatkan petugas pemadam kebakaran, termasuk di back up tim Damkar Purbalingga," kata salah satu sumber. (*)

  • Share :
Lainnya