Pembayaran THR di Brebes Paling Lambat H-7 Lebaran, Dinperinaker: Tidak Boleh Dicicil
23 Mar 2024 06:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Pembayaran THR di Brebes Paling Lambat H-7 Lebaran, Dinperinaker: Tidak Boleh Dicicil

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kapala Dinperinaker Warsito Eko Putro menegaskan pembayaran THR di Brebes paling lambat 7 hari sebelum Lebaran.)

RADAR CBS - Kabar gembira bagi pekerja di wilayah Kabupaten Brebes. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) menyatakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) di Brebes paling lambat H-7 Lebaran Idul Fitri 1445 H.

Menurut Kapala Dinperinaker Warsito Eko Putro, perusahaan di Brebes juga tidak boleh melakukan pembayaran THR kepada pekerja dengan cara dicicil. THR, sambung dia, juga harus diberikan utuh tanpa ada potongan apapun.

Warsito menegaskan bahwa apa yang disampaikan sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/2/HK.04/111/2024. Yakni tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

"Pemberian THR wajib dibayar penuh oleh pengusaha dan tidak dipotong. Tidak boleh dicicil juga," kata Warsito, Jumat 22 Maret 2024.

Disinggung kapan THR dibayarkan? Warsito mengatakan, sesuai SE Menaker, paling lambat 7 hari sebelum lebaran atau H-7 Lebaran Idl Fitri 1445 H/2024. Karena itu dia, mengingatkan agar perusahaan di Kabupaten Brebes tidak melanggar ketentuan dari pemerintah itu.

"Perusahaan agar membayar THR lebih awal sebelum jatuh tempo kewajibannya. Jatuh tempo itu paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran."

Lebih jauh Warsito menerangkan, THR harus diberikan minimal dengan besaran satu kali upah bagi pekerja yang minimal sudah bekerja 12 bulan. 

“Bagi pekerja atau buruh yang telah bekerja selama 12 bulan terus menerus atau lebih, diberikan upah sebesar satu bulan,” tambahnya, sebagaimana dilansir radartegal.disway.id

Adapun pekerja yang bekerja selama satu bulan terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan, kata dia, THR diberikan secara proporsional. Perhitungannya, waktu kerja bagi 12 dan dikali satu bulan upah.

Sedangkan pekerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian dihitung upah satu bulan berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya.

Pekerja atau buruh yang mempunyai waktu kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama waktu kerja. 

Bagi pekerja yang upahnya ditetapkan berdasarkan satuan hasil, maka upah satu bulan dihitung berdasarkan upah rata-rata 12 bulan terakhir sebelum hari raya.

“Untuk mengantisipasi keluhan dalam pembayaran THR, kami membentuk Posko Satgas Ketenagakerjaan. Terkait Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum THR yang terintegrasi dengan Kementrian Tenaga Kerja,” tutupnya. 

Demikian informasi terkait pembayaran THR di Brebes paling Lambat H-17 Lebaran. Pemberian THR tidak boleh dipotong dan dicicil. (*)

  • Share :
Pembayaran THR di Brebes Paling Lambat H-7 Lebaran, Dinperinaker: Tidak Boleh Dicicil
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
23 Mar 2024 06:00:00 WIB
Pembayaran THR di Brebes Paling Lambat H-7 Lebaran, Dinperinaker: Tidak Boleh Dicicil

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kapala Dinperinaker Warsito Eko Putro menegaskan pembayaran THR di Brebes paling lambat 7 hari sebelum Lebaran.)

<

RADAR CBS - Kabar gembira bagi pekerja di wilayah Kabupaten Brebes. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) menyatakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) di Brebes paling lambat H-7 Lebaran Idul Fitri 1445 H.

Menurut Kapala Dinperinaker Warsito Eko Putro, perusahaan di Brebes juga tidak boleh melakukan pembayaran THR kepada pekerja dengan cara dicicil. THR, sambung dia, juga harus diberikan utuh tanpa ada potongan apapun.

Warsito menegaskan bahwa apa yang disampaikan sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/2/HK.04/111/2024. Yakni tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

"Pemberian THR wajib dibayar penuh oleh pengusaha dan tidak dipotong. Tidak boleh dicicil juga," kata Warsito, Jumat 22 Maret 2024.

Disinggung kapan THR dibayarkan? Warsito mengatakan, sesuai SE Menaker, paling lambat 7 hari sebelum lebaran atau H-7 Lebaran Idl Fitri 1445 H/2024. Karena itu dia, mengingatkan agar perusahaan di Kabupaten Brebes tidak melanggar ketentuan dari pemerintah itu.

"Perusahaan agar membayar THR lebih awal sebelum jatuh tempo kewajibannya. Jatuh tempo itu paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran."

Lebih jauh Warsito menerangkan, THR harus diberikan minimal dengan besaran satu kali upah bagi pekerja yang minimal sudah bekerja 12 bulan. 

“Bagi pekerja atau buruh yang telah bekerja selama 12 bulan terus menerus atau lebih, diberikan upah sebesar satu bulan,” tambahnya, sebagaimana dilansir radartegal.disway.id

Adapun pekerja yang bekerja selama satu bulan terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan, kata dia, THR diberikan secara proporsional. Perhitungannya, waktu kerja bagi 12 dan dikali satu bulan upah.

Sedangkan pekerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian dihitung upah satu bulan berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya.

Pekerja atau buruh yang mempunyai waktu kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama waktu kerja. 

Bagi pekerja yang upahnya ditetapkan berdasarkan satuan hasil, maka upah satu bulan dihitung berdasarkan upah rata-rata 12 bulan terakhir sebelum hari raya.

“Untuk mengantisipasi keluhan dalam pembayaran THR, kami membentuk Posko Satgas Ketenagakerjaan. Terkait Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum THR yang terintegrasi dengan Kementrian Tenaga Kerja,” tutupnya. 

Demikian informasi terkait pembayaran THR di Brebes paling Lambat H-17 Lebaran. Pemberian THR tidak boleh dipotong dan dicicil. (*)

  • Share :
Lainnya