Atap Keropos dan Rusak, Kondisi Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal Bahayakan Pengendara
19 Mar 2024 11:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Atap Keropos dan Rusak, Kondisi Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal Bahayakan Pengendara

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal rusak dan membahayakan pengendara.)

RADAR CBS - Atap keropos dan banyak yang rusak, Begitulah kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di ruas jalan Pantura Tegal.

Kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di ruas Pantura Tegal yang rusak tersebut menurut pengguna jalan sudah cukup membahayakan. Sebab apbila material bangunan jatuh dan menimpa pengendara bisa menyebabkan kecelakaan.

Terlebih ruas Pantura Tegal tak pernah sepi kendaraan dari mulai roda dua hingga kendaraan-kendaraan berat. Karena itu para pengendara berharap pemerintah atau pihak terkait bisa segera melakukan perbaikan bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal yang rusak.

Seorang pengendara Waryo mengungkapkan, kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal, tepatnya di Jalan Martoloyo Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal rusak dan membahayakan. Bagian atap sudah banyak yang rusak dan keropos.

"Cukup menghawatirkan, apalagi sekarang musim penghujan disertai angin kencang. Jika terkena angin kencang, bisa jadi ada meterial gapura yang lepas," katanya Senin 18 Maret 2024.

Menurutnya, jika material itu jatuh pas kondisi jalan sepi tidak ada masalah. Namun jika kondisi jalan ramai, tidak menutup kemungkinan akan membuat pengendara yang melintas celaka.

"Kalau ini terjadi, bisa celaka. Bahkan bisa mengancam nyawa pengendara yang bisa saja kejatuhan kayu atau benda dari material tugu yang rusak," ujarnya, sebagaimana dilansir radartegal.disway.id.

Benar saja, dari hasil pengamatan dilapangan, plafon bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal itu sudah habis tak tersisa. Hanya terlihat kerangka di dalamnya saja. 

Kemudian cupu atau kotak bagian tengah atas juga sama, sudah rusak. Bbahkan, tampak kerangka kayu yang sudah nongol.

Sementara itu, Plt Kepala DPUPR Kota Tegal Heru Prasetya tak menampik jika kondisi gapura tersebut perlu perbaikan. Namun, dia tak bisa berbuat banyak.

Sebab bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal itu belum ada serah terima aset dari pihak yang membangun kepada Pemkot Tegal.

"Karena, keberadaan tugu yang berada di Jalan Martoloyo itu, sejarahnya dibangunkan oleh PT Gudang Garam, seperti juga di Kejambon, dan Tegal Selatan. Namun demikian sampai hari ini, belum ada penyerahan aset, sehingga kami tidak bisa melakukan perbaikan," ungkapnya. 

Menurut Heru, sesuai teknis, DPUPR bisa melakukan perbaikan asalkan harus ada kejelasan aset. Itu, karena segala bentuk pekerjaan yang dilakukan DPUPR harus ada pertanggungjawaban. 

"Melihat tugu yang menghawatirkan itu, kami juga sudah beberapa kali merapatkan dengan bidang aset, Dishub, dan Disperkim, agar biar bisa ditangani. Namun terbentur dengan status bangunan yang belum ada penyerahan aset," kata Heru.

Bahkan, imbuh Heru, pihaknya juga sudah berulangkali melepas plafon hingga kayu bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal yang dinilai membahayakan. Itu, untuk mengantisipasi jatuhnya korban pengguna jalan. (*)

  • Share :
Atap Keropos dan Rusak, Kondisi Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal Bahayakan Pengendara
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
19 Mar 2024 11:00:00 WIB
Atap Keropos dan Rusak, Kondisi Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal Bahayakan Pengendara

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal rusak dan membahayakan pengendara.)

<

RADAR CBS - Atap keropos dan banyak yang rusak, Begitulah kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di ruas jalan Pantura Tegal.

Kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di ruas Pantura Tegal yang rusak tersebut menurut pengguna jalan sudah cukup membahayakan. Sebab apbila material bangunan jatuh dan menimpa pengendara bisa menyebabkan kecelakaan.

Terlebih ruas Pantura Tegal tak pernah sepi kendaraan dari mulai roda dua hingga kendaraan-kendaraan berat. Karena itu para pengendara berharap pemerintah atau pihak terkait bisa segera melakukan perbaikan bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal yang rusak.

Seorang pengendara Waryo mengungkapkan, kondisi bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal, tepatnya di Jalan Martoloyo Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal rusak dan membahayakan. Bagian atap sudah banyak yang rusak dan keropos.

"Cukup menghawatirkan, apalagi sekarang musim penghujan disertai angin kencang. Jika terkena angin kencang, bisa jadi ada meterial gapura yang lepas," katanya Senin 18 Maret 2024.

Menurutnya, jika material itu jatuh pas kondisi jalan sepi tidak ada masalah. Namun jika kondisi jalan ramai, tidak menutup kemungkinan akan membuat pengendara yang melintas celaka.

"Kalau ini terjadi, bisa celaka. Bahkan bisa mengancam nyawa pengendara yang bisa saja kejatuhan kayu atau benda dari material tugu yang rusak," ujarnya, sebagaimana dilansir radartegal.disway.id.

Benar saja, dari hasil pengamatan dilapangan, plafon bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal itu sudah habis tak tersisa. Hanya terlihat kerangka di dalamnya saja. 

Kemudian cupu atau kotak bagian tengah atas juga sama, sudah rusak. Bbahkan, tampak kerangka kayu yang sudah nongol.

Sementara itu, Plt Kepala DPUPR Kota Tegal Heru Prasetya tak menampik jika kondisi gapura tersebut perlu perbaikan. Namun, dia tak bisa berbuat banyak.

Sebab bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal itu belum ada serah terima aset dari pihak yang membangun kepada Pemkot Tegal.

"Karena, keberadaan tugu yang berada di Jalan Martoloyo itu, sejarahnya dibangunkan oleh PT Gudang Garam, seperti juga di Kejambon, dan Tegal Selatan. Namun demikian sampai hari ini, belum ada penyerahan aset, sehingga kami tidak bisa melakukan perbaikan," ungkapnya. 

Menurut Heru, sesuai teknis, DPUPR bisa melakukan perbaikan asalkan harus ada kejelasan aset. Itu, karena segala bentuk pekerjaan yang dilakukan DPUPR harus ada pertanggungjawaban. 

"Melihat tugu yang menghawatirkan itu, kami juga sudah beberapa kali merapatkan dengan bidang aset, Dishub, dan Disperkim, agar biar bisa ditangani. Namun terbentur dengan status bangunan yang belum ada penyerahan aset," kata Heru.

Bahkan, imbuh Heru, pihaknya juga sudah berulangkali melepas plafon hingga kayu bangunan Gapura Selamat Datang di Pantura Tegal yang dinilai membahayakan. Itu, untuk mengantisipasi jatuhnya korban pengguna jalan. (*)

  • Share :
Lainnya