Lokal
Ponpes Misbahul Huda Lebaksiu Tegal Kebakaran Diduga Karena Hal Sepele Ini
Senin, 18 Maret 2024 - 13:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Ponpes Misbahul Huda Lebaksiu Tegal Kebakaran Diduga Karena Hal Sepele Ini

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Petugas sedang memadamkan api saat terjadi kebakaran di Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Kabupaten Tegal.)

RADAR CBS - Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Kabupaten Tegal kebakaran, Minggu 17 Maret 2024 siang. Akibat peristiwa itu, lembaga pendidikan keagamaan tersebut mengalami kerugian hingga Rp150 juta.

Siang itu, sekitar pukul 10.00 WIB, warga Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal mendadak kacau, karena terjadi kebakaran. Mereka berlarian mencoba melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Namun kebakaran di Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal tak kunjung padam. Api justru semakin membesar melalap bangunan tiga lantai ponpes tersebut.

Kebakaran Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal baru bisa padam setelah Petugas Damkar Kabupaten Tegal tiba. Petugas Damkar dibantu TNI, Polri, BPBD dan masyarakat setempat bahu membahu memadamkan si jago merah.

Penyebab kebakaran Ponpes Misbahul Huda Lebaksiu

Ada hal menarik dari peristiwa kebakaran ponpes di Lebaksiu ini. Di mana kebakaran terjadi diduga disebebkan oleh hal yang sangat sepele, yakni main-main.

Seperti disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Supriyadi. Menurutnya, kebakaran diduga karena ulah iseng santri.

"Kemungkinan santri itu iseng menyalakan korek gas dan membakar kasur busa," kata pria yang akrab disapa Andi itu.

Lebih jauh Andi mengungkapkan kronologi terjadinya kebakaran di Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu. Awalnya Bidang Bidang Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Tegal mendapat laporan adanya kebakaran.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan Tim Pemadaman ke lokasi kejadian. Dari lokasi kejadian diperoleh infomasi bahwaperistiwa kebakaran terjadi saat 4 orang santri sedang bermain.

Mereka bermain di lantai 3 salah satu bangunan ponpes sekitar pukul 09.00 WIB. Tepatnya di ruang jemuran dan gudang.

Kemudian salah satu dari santri itu menemukan korek gas yang berada di atas tumpukan kasur busa yang tidak terpakai. Lantas korek yang diduga masih ada gasnya itu diberikan kepada temannya. 

Entah apa maksudnya, lalu korek tersebut dinyalakan dan untuk membakar kasur busa yang tergeletak di lantai 3. Dalam hitungan detik, lanjut Andi, api mendadak semakin besar. 

Ke empat santri itu panik dan langsung memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api bukannya padam. Si jago merah malah membesar menjalar dan membakar kasur busa, tempat tidur yang terbuat dari kayu, tempat jemuran dan atap plafon.

"Kebakaran itu terjadi sekitar jam 10 an," sambung Andi.

Tanpa menunggu lama, lanjut Andi, para santri tersebut langsung melaporkan peristiwa itu kepada pengasuh ponpes. Kemudian dilanjutkan lapor ke Polsek dan petugas damkar.

"Setelah mendapat laporan, Kami langsung menerjunkan sejumlah armada dan personel damkar ke lokasi," ujar Andi.

Menurut Andi, beruntung api tidak meluas ke seluruh ponpes. Api berhasil dipadamkan oleh petugas damkar sekitar pukul 11.30 WIB. 

Sementara itu, hasil dari olah TKP (tempat kejadian perkara) yang dilakukan oleh petugas Polres Tegal, ditemukan sebuah korek gas berwarna merah. Diduga, korek tersebut yang digunakan untuk membakar busa bekas. 

"Akibat kebakaran itu, pihak ponpes mengalami kerugian sekitar Rp150 juta. Semoga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi," harap Andi.

Demikian informasi terkait kebakaran Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal diduga karena hal sepele. Semoga musibah ini jadi pelajaran untuk semua. (*)

  • Share :
Home > Lokal
Ponpes Misbahul Huda Lebaksiu Tegal Kebakaran Diduga Karena Hal Sepele Ini
Author: Adi Mulyadi
Senin, 18 Maret 2024 - 13:00 WIB
Ponpes Misbahul Huda Lebaksiu Tegal Kebakaran Diduga Karena Hal Sepele Ini

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Petugas sedang memadamkan api saat terjadi kebakaran di Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Kabupaten Tegal.)

<
RADAR CBS - Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Kabupaten Tegal kebakaran, Minggu 17 Maret 2024 siang. Akibat peristiwa itu, lembaga pendidikan keagamaan tersebut mengalami kerugian hingga Rp150 juta.

Siang itu, sekitar pukul 10.00 WIB, warga Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal mendadak kacau, karena terjadi kebakaran. Mereka berlarian mencoba melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Namun kebakaran di Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal tak kunjung padam. Api justru semakin membesar melalap bangunan tiga lantai ponpes tersebut.

Kebakaran Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal baru bisa padam setelah Petugas Damkar Kabupaten Tegal tiba. Petugas Damkar dibantu TNI, Polri, BPBD dan masyarakat setempat bahu membahu memadamkan si jago merah.

Penyebab kebakaran Ponpes Misbahul Huda Lebaksiu

Ada hal menarik dari peristiwa kebakaran ponpes di Lebaksiu ini. Di mana kebakaran terjadi diduga disebebkan oleh hal yang sangat sepele, yakni main-main.

Seperti disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Supriyadi. Menurutnya, kebakaran diduga karena ulah iseng santri.

"Kemungkinan santri itu iseng menyalakan korek gas dan membakar kasur busa," kata pria yang akrab disapa Andi itu.

Lebih jauh Andi mengungkapkan kronologi terjadinya kebakaran di Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu. Awalnya Bidang Bidang Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Tegal mendapat laporan adanya kebakaran.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan Tim Pemadaman ke lokasi kejadian. Dari lokasi kejadian diperoleh infomasi bahwaperistiwa kebakaran terjadi saat 4 orang santri sedang bermain.

Mereka bermain di lantai 3 salah satu bangunan ponpes sekitar pukul 09.00 WIB. Tepatnya di ruang jemuran dan gudang.

Kemudian salah satu dari santri itu menemukan korek gas yang berada di atas tumpukan kasur busa yang tidak terpakai. Lantas korek yang diduga masih ada gasnya itu diberikan kepada temannya. 

Entah apa maksudnya, lalu korek tersebut dinyalakan dan untuk membakar kasur busa yang tergeletak di lantai 3. Dalam hitungan detik, lanjut Andi, api mendadak semakin besar. 

Ke empat santri itu panik dan langsung memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api bukannya padam. Si jago merah malah membesar menjalar dan membakar kasur busa, tempat tidur yang terbuat dari kayu, tempat jemuran dan atap plafon.

"Kebakaran itu terjadi sekitar jam 10 an," sambung Andi.

Tanpa menunggu lama, lanjut Andi, para santri tersebut langsung melaporkan peristiwa itu kepada pengasuh ponpes. Kemudian dilanjutkan lapor ke Polsek dan petugas damkar.

"Setelah mendapat laporan, Kami langsung menerjunkan sejumlah armada dan personel damkar ke lokasi," ujar Andi.

Menurut Andi, beruntung api tidak meluas ke seluruh ponpes. Api berhasil dipadamkan oleh petugas damkar sekitar pukul 11.30 WIB. 

Sementara itu, hasil dari olah TKP (tempat kejadian perkara) yang dilakukan oleh petugas Polres Tegal, ditemukan sebuah korek gas berwarna merah. Diduga, korek tersebut yang digunakan untuk membakar busa bekas. 

"Akibat kebakaran itu, pihak ponpes mengalami kerugian sekitar Rp150 juta. Semoga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi," harap Andi.

Demikian informasi terkait kebakaran Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Lebaksiu Tegal diduga karena hal sepele. Semoga musibah ini jadi pelajaran untuk semua. (*)

Editor: Adi Mulyadi
  • Share :
Lainnya