ABK WNI Asal Brebes yang Tenggelam di Korea Ditemukan Meninggal Dunia
18 Mar 2024 09:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
ABK WNI Asal Brebes yang Tenggelam di Korea Ditemukan Meninggal Dunia

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes Warsito Eko Putro menginformasikan bahwa ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di Korea ditemukan meninggal dunia.)

RADAR CBS - ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di perairan Korea ditemukan meninggal dunia. WNI asal Brebes itu adalah 1 dari 7 ABK WNI yang tenggelam di perairan Korea akibat kecelakaan laut pada Sabtu 9 Maret 2024 lalu.

Kabar ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di perairan Korea ditemukan meninggal dunia dibenarkan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes Warsito Eko Putro, Minggu 17 Maret 2024.

Menurut Eko, pihaknya menerima informasi bahwa pada Sabtu 9 Maret 2024 kapal nelayan yang ditumpangi 9 ABK tenggelam di Laut Yeosu Selatan, Korea. Dari 9 ABK tersebut 7 diantaranya WNI dan 2 lainnya Warga Negara Korea.

Dari 7 WNI yang tenggelam itu, sambung Eko, salah satunya asal Brebes. Dan informasinya ABK WNI asal Brebes ini meninggal dunia setelah ditemukan oleh Tim SAR gabungan setempat.

"Setelah dilakukan pencarian tiga ABK berhasil ditemukan. Setelah mendapatkan penyelamatan medis intensif, ketiganya dikabarkan meninggal. Salah satunya warga Brebes," jelasnya sebagaimana dilansir radartegal.disway.id.

Lebih jauh Eko menerangkan, upaya pencarian ABK lain yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan setempat. Informasinya pencarian dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Untuk proses pemulangan jenazah ABK WNI asal Brebes akan dilakukan segera. Info yang kami dapat pemulangan ke Brebes dari bandara difasilitasi oleh perusahaan yang memberangkatkan," pungkasnya.

Sebelumnya diwartakan sebanyak 7 Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia atau WNI yang salah satunya dari Brebes dikabarkan tenggelam di perairan Korea. Ke 7 ABK Warga Negara Indonesia (WNI) itu tenggelam setelah kapal nelayan tempatnya bekerja mengalami kecelakaan di laut Yeosu Selatan, Korea.

Melansir laman resmi Badan Keamanan Laut, peristiwa tenggelamnya kapal nelayan di perairan Korea itu, tepatnya terjadi pada Sabtu 9 Maret 2024, di Kota Tongyeon, Provinsi Gyeongsang Selatan. Kapal yang tenggelam di perairan Korea tersebut mengangkut 9 ABK, yang mana 7 diantaranya merupakan WNI, salah satunya asal Brebes.

Ketujuh ABK WNI yang tenggelam di Korea yakni atas nama Abdul Majid, El Ari Permana, Maulana Mansyur, dan Muhammad Syamsuddin Syah. Kemudian Saifuddin, Sartono, dan Muhammad Mukamimal.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebut, kapal dengan 7 ABK WNI yang tenggelan di Korea itu, berangkat pada Kamis 7 Maret 2024 lalu. Adapun ke 7 ABK asal Indonesia yang tenggelam diberangkatkan dengan skema private to private atau P2P melalui marine agency. 

Demikian informasi terkait ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di Korea ditemukan meninggal dunia. (*)

  • Share :
ABK WNI Asal Brebes yang Tenggelam di Korea Ditemukan Meninggal Dunia
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
18 Mar 2024 09:00:00 WIB
ABK WNI Asal Brebes yang Tenggelam di Korea Ditemukan Meninggal Dunia

(Foto: - Tangkapan Layar radartegal.disway.id - Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes Warsito Eko Putro menginformasikan bahwa ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di Korea ditemukan meninggal dunia.)

<

RADAR CBS - ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di perairan Korea ditemukan meninggal dunia. WNI asal Brebes itu adalah 1 dari 7 ABK WNI yang tenggelam di perairan Korea akibat kecelakaan laut pada Sabtu 9 Maret 2024 lalu.

Kabar ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di perairan Korea ditemukan meninggal dunia dibenarkan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes Warsito Eko Putro, Minggu 17 Maret 2024.

Menurut Eko, pihaknya menerima informasi bahwa pada Sabtu 9 Maret 2024 kapal nelayan yang ditumpangi 9 ABK tenggelam di Laut Yeosu Selatan, Korea. Dari 9 ABK tersebut 7 diantaranya WNI dan 2 lainnya Warga Negara Korea.

Dari 7 WNI yang tenggelam itu, sambung Eko, salah satunya asal Brebes. Dan informasinya ABK WNI asal Brebes ini meninggal dunia setelah ditemukan oleh Tim SAR gabungan setempat.

"Setelah dilakukan pencarian tiga ABK berhasil ditemukan. Setelah mendapatkan penyelamatan medis intensif, ketiganya dikabarkan meninggal. Salah satunya warga Brebes," jelasnya sebagaimana dilansir radartegal.disway.id.

Lebih jauh Eko menerangkan, upaya pencarian ABK lain yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan setempat. Informasinya pencarian dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Untuk proses pemulangan jenazah ABK WNI asal Brebes akan dilakukan segera. Info yang kami dapat pemulangan ke Brebes dari bandara difasilitasi oleh perusahaan yang memberangkatkan," pungkasnya.

Sebelumnya diwartakan sebanyak 7 Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia atau WNI yang salah satunya dari Brebes dikabarkan tenggelam di perairan Korea. Ke 7 ABK Warga Negara Indonesia (WNI) itu tenggelam setelah kapal nelayan tempatnya bekerja mengalami kecelakaan di laut Yeosu Selatan, Korea.

Melansir laman resmi Badan Keamanan Laut, peristiwa tenggelamnya kapal nelayan di perairan Korea itu, tepatnya terjadi pada Sabtu 9 Maret 2024, di Kota Tongyeon, Provinsi Gyeongsang Selatan. Kapal yang tenggelam di perairan Korea tersebut mengangkut 9 ABK, yang mana 7 diantaranya merupakan WNI, salah satunya asal Brebes.

Ketujuh ABK WNI yang tenggelam di Korea yakni atas nama Abdul Majid, El Ari Permana, Maulana Mansyur, dan Muhammad Syamsuddin Syah. Kemudian Saifuddin, Sartono, dan Muhammad Mukamimal.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebut, kapal dengan 7 ABK WNI yang tenggelan di Korea itu, berangkat pada Kamis 7 Maret 2024 lalu. Adapun ke 7 ABK asal Indonesia yang tenggelam diberangkatkan dengan skema private to private atau P2P melalui marine agency. 

Demikian informasi terkait ABK WNI asal Brebes yang tenggelam di Korea ditemukan meninggal dunia. (*)

  • Share :
Lainnya