Bencana Puting Beliung Landa Kaladawa Tegal, Haji Ischak Gercep Bantu Korban
16 Mar 2024 07:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
Bencana Puting Beliung Landa Kaladawa Tegal, Haji Ischak Gercep Bantu Korban

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - H. Ischak Maulana Rohman bersama tim dan Kepala Desa Kaladawa H. Likhin saat mengunjungi rumah warga yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung di Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.)

RADAR CBS - Bencana angin puting beliung melanda Desa Kaladawa Kabupaten Tegal. Sejumlah rumah warga porakporanda di terjang anging dengan kekuatan tinggi tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu 10 Maret 2024 itu direspon cepat Haji Ischak Maulana Rohman. Dia gerak cepat (gercep) turun langsung ke lokasi puting beliung di Kaladawa Tegal guna memberikan bantuan kepada korban atau warga yang terdampak, Rabu 13 Maret 2024.

Sebanyak 170 KK terdampak bencana angin puting yang terjadi di Desa Kaladawa Tegal. Para korban puting beliung itupun masing-masing mendapat bantuan 1 kantong beras dari Haji Ischak.

Saat terjun ke lokasi bencana puting beliung di Kaladawa Tegal, Haji Ischak yang juga Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Tegal didampingi Pengurus LazisNU Kabupaten Tegal H. Maskun. Turut mendampingi mantan Ketua Pradja Kabupaten Tegal Mulyanto.

Di lokasi, rombongan ditemui oleh Kepala Desa Kaladawa H. Likhin bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Suratmi, salah satu korban bencana puting beliung mengucapkan terimakasih kepada Haji Ischak yang telah membantunya. Dia merupakan korban terparah, karena rumahnya ambruk dan rata dengan tanah. 

Dia bersama suami dan kedua anaknya pun bingung mau mengungsi kemana. Sebab tidak memiliki tempat tinggal kecuali rumah tersebut yang berlokasi di tengah sawah. 

"Saya bingung mau tidur dimana. Rumah saya ambruk rata dengan tanah," tutur Suratmi sedih.

Ketua Tim Pelaksana, Ryan Saeful Rizal mengatakan bahwa bantuan beras ini merupakan bentuk kepedulian dan kesigapan Haji Ischak dalam penanganan bencana.

Menurutnya, bantuan untuk para korban itu tidak hanya beras. Rencananya, Ischak juga akan memperbaiki rumah warga yang rusak parah. 

"Bantuan beras ini hanya sebagai pembuka, Insya Allah nanti Mas Haji Ischak akan memperbaiki rumah warga yang rusak parah. Terutama rumah Ibu Suratmi," ucapnya.

Saat mendapat angin segar itu, Kepala Desa Kaladawa H. Likhin mengucapkan terimakasih kepada Ischak yang telah membantu warganya.

Likhin sangat mengapresiasi Ischak, karena walaupun masih muda tapi memiliki jiwa dermawan.

Diketahuinya, bahwa Ischak merupakan tokoh muda Nahdlatul Ulama yang sangat peduli dengan situasi di Kabupaten Tegal.

"Yang saya tahu, kepedulian Mas Haji Ischak bukan hanya kali ini saja, tapi beliau setiap tahun memang sudah terbiasa menyalurkan bantuan dan sodaqoh kepada orang yang membutuhkan," ucapnya.

Demikian informasi terkait bencana puting beliung landa Kaladawa Tegal, Haji Ischak gercep bantu korban. Semoga bantuan tersebut dapat meringkankan beban korban. (*)

  • Share :
Bencana Puting Beliung Landa Kaladawa Tegal, Haji Ischak Gercep Bantu Korban
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
16 Mar 2024 07:00:00 WIB
Bencana Puting Beliung Landa Kaladawa Tegal, Haji Ischak Gercep Bantu Korban

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - H. Ischak Maulana Rohman bersama tim dan Kepala Desa Kaladawa H. Likhin saat mengunjungi rumah warga yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung di Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.)

<

RADAR CBS - Bencana angin puting beliung melanda Desa Kaladawa Kabupaten Tegal. Sejumlah rumah warga porakporanda di terjang anging dengan kekuatan tinggi tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu 10 Maret 2024 itu direspon cepat Haji Ischak Maulana Rohman. Dia gerak cepat (gercep) turun langsung ke lokasi puting beliung di Kaladawa Tegal guna memberikan bantuan kepada korban atau warga yang terdampak, Rabu 13 Maret 2024.

Sebanyak 170 KK terdampak bencana angin puting yang terjadi di Desa Kaladawa Tegal. Para korban puting beliung itupun masing-masing mendapat bantuan 1 kantong beras dari Haji Ischak.

Saat terjun ke lokasi bencana puting beliung di Kaladawa Tegal, Haji Ischak yang juga Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Tegal didampingi Pengurus LazisNU Kabupaten Tegal H. Maskun. Turut mendampingi mantan Ketua Pradja Kabupaten Tegal Mulyanto.

Di lokasi, rombongan ditemui oleh Kepala Desa Kaladawa H. Likhin bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Suratmi, salah satu korban bencana puting beliung mengucapkan terimakasih kepada Haji Ischak yang telah membantunya. Dia merupakan korban terparah, karena rumahnya ambruk dan rata dengan tanah. 

Dia bersama suami dan kedua anaknya pun bingung mau mengungsi kemana. Sebab tidak memiliki tempat tinggal kecuali rumah tersebut yang berlokasi di tengah sawah. 

"Saya bingung mau tidur dimana. Rumah saya ambruk rata dengan tanah," tutur Suratmi sedih.

Ketua Tim Pelaksana, Ryan Saeful Rizal mengatakan bahwa bantuan beras ini merupakan bentuk kepedulian dan kesigapan Haji Ischak dalam penanganan bencana.

Menurutnya, bantuan untuk para korban itu tidak hanya beras. Rencananya, Ischak juga akan memperbaiki rumah warga yang rusak parah. 

"Bantuan beras ini hanya sebagai pembuka, Insya Allah nanti Mas Haji Ischak akan memperbaiki rumah warga yang rusak parah. Terutama rumah Ibu Suratmi," ucapnya.

Saat mendapat angin segar itu, Kepala Desa Kaladawa H. Likhin mengucapkan terimakasih kepada Ischak yang telah membantu warganya.

Likhin sangat mengapresiasi Ischak, karena walaupun masih muda tapi memiliki jiwa dermawan.

Diketahuinya, bahwa Ischak merupakan tokoh muda Nahdlatul Ulama yang sangat peduli dengan situasi di Kabupaten Tegal.

"Yang saya tahu, kepedulian Mas Haji Ischak bukan hanya kali ini saja, tapi beliau setiap tahun memang sudah terbiasa menyalurkan bantuan dan sodaqoh kepada orang yang membutuhkan," ucapnya.

Demikian informasi terkait bencana puting beliung landa Kaladawa Tegal, Haji Ischak gercep bantu korban. Semoga bantuan tersebut dapat meringkankan beban korban. (*)

  • Share :
Lainnya