Kinerja ASN Pemkab Tegal Era Revolusi 4.0, Pj Bupati Minta untuk Tidak Berleha-leha
20 Feb 2024 07:00:00 WIB
Author: Adi Mulyadi Editor: Adi Mulyadi
Kinerja ASN Pemkab Tegal Era Revolusi 4.0, Pj Bupati Minta untuk Tidak Berleha-leha

(Foto: - Penilaian Potensi dan Kompetensi Batch I 2024 diikuti oleh sejumlah ASN, di Gedung Dadali Pemkab Tegal. Pj Bupati minta kinerja ASN Pemkab Tegal di era revolusi 4.0 tidak berleha-leha. (Yery Noveli/Radar Tegal))

RADAR TEGAL - Pj Bupati minta kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tegal di era revolusi 4.0 untuk tidak berleha-leha. Dia menegaskan ASN harus terus meningkatkan potensi dan kompetensinya guna menunjang kinerja pelayanan publik.

Permintaan kinerja ASN Pemkab Tegal di era revolusi 4.0 untuk tidak berleha-leha tertuang dalam sambutan tertulis Pj Bupati Agustyarsyah. Sambutan tersebut dibacakan Sekda Kabupaten Tegal Amir Mahmud saat  Pembukaan Penilaian Potensi dan Kompetensi Batch I 2024, di Gedung Dadali Pemkab Tegal, Senin 19 Februari 2024.

Menurutnya, kompetensi ini sangat penting untuk menunjang kinerja yang semakin kompetitif dan produktif. Sehingga pegawai di era sekarang tidak bisa berleha-leha hanya dengan menerapkan standar kerja yang biasa-biasa saja.

“Saya mendukung kebijakan kepegawaian pada organisasi pemerintah di Kabupaten Tegal yang mampu mengembangkan prinsip dan nilai-nilai integritas,” ujarnya.

Dia menyatakan, bahwa selaku kepala daerah selalu menekankan sikap profesional. Utamanya dalam pengembangan karir PNS seperti pada proses seleksi dan promosi jabatan.

“Saya pun minta agar panitia bisa mengedepankan aspek kompetensi dan prestasi kerja serta syarat objektif lainnya tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, atau golongan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal Mujahidin menjelaskan tujuan Penilaian Potensi dan Kompetensi Batch I 2024. Menurutnya, kegiatan ini untuk memberikan gambaran kepada para peserta penilaian potensi dan kompetensi tentang pelaksanaan kegiatan.

Dia harap melalui kegiatan tersebut, peserta siap mengikuti kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pemkab Tegal berupaya untuk mewujudkan pelaksanaan manajemen ASN berdasarkan pada perbandingan antara kompetensi dan kualifikasi.

Dia mengemukakan, peserta penilaian kompetensi PNS Batch 1 adalah PNS di lingkungan Pemkab Tegal sebanyak 66 orang dari 35 OPD.

Adapun, kegiatan ini dilaksanakan oleh UPTD Penilaian Kompetensi BKPSDM Kabupaten Tegal.

Tahapan pelaksanaan terdiri dari pengarahan teknis, psikometri, leaderless group discussion dan wawancara,

"Untuk Batch I dilaksanakan pada bulan Febuari, Batch II bulan Mei dan Batch III bulan Agustus," imbuhnya.

Demikian informasi terkait permintaan Pj Bupati soal kinerja ASN Pemkab Tegal di era revolusi 4.0. Semoga bermanfaat. (*)

  • Share :
Kinerja ASN Pemkab Tegal Era Revolusi 4.0, Pj Bupati Minta untuk Tidak Berleha-leha
Author: Adi Mulyadi
Editor: Adi Mulyadi
20 Feb 2024 07:00:00 WIB
Kinerja ASN Pemkab Tegal Era Revolusi 4.0, Pj Bupati Minta untuk Tidak Berleha-leha

(Foto: - Penilaian Potensi dan Kompetensi Batch I 2024 diikuti oleh sejumlah ASN, di Gedung Dadali Pemkab Tegal. Pj Bupati minta kinerja ASN Pemkab Tegal di era revolusi 4.0 tidak berleha-leha. (Yery Noveli/Radar Tegal))

<

RADAR TEGAL - Pj Bupati minta kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tegal di era revolusi 4.0 untuk tidak berleha-leha. Dia menegaskan ASN harus terus meningkatkan potensi dan kompetensinya guna menunjang kinerja pelayanan publik.

Permintaan kinerja ASN Pemkab Tegal di era revolusi 4.0 untuk tidak berleha-leha tertuang dalam sambutan tertulis Pj Bupati Agustyarsyah. Sambutan tersebut dibacakan Sekda Kabupaten Tegal Amir Mahmud saat  Pembukaan Penilaian Potensi dan Kompetensi Batch I 2024, di Gedung Dadali Pemkab Tegal, Senin 19 Februari 2024.

Menurutnya, kompetensi ini sangat penting untuk menunjang kinerja yang semakin kompetitif dan produktif. Sehingga pegawai di era sekarang tidak bisa berleha-leha hanya dengan menerapkan standar kerja yang biasa-biasa saja.

“Saya mendukung kebijakan kepegawaian pada organisasi pemerintah di Kabupaten Tegal yang mampu mengembangkan prinsip dan nilai-nilai integritas,” ujarnya.

Dia menyatakan, bahwa selaku kepala daerah selalu menekankan sikap profesional. Utamanya dalam pengembangan karir PNS seperti pada proses seleksi dan promosi jabatan.

“Saya pun minta agar panitia bisa mengedepankan aspek kompetensi dan prestasi kerja serta syarat objektif lainnya tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, atau golongan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal Mujahidin menjelaskan tujuan Penilaian Potensi dan Kompetensi Batch I 2024. Menurutnya, kegiatan ini untuk memberikan gambaran kepada para peserta penilaian potensi dan kompetensi tentang pelaksanaan kegiatan.

Dia harap melalui kegiatan tersebut, peserta siap mengikuti kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pemkab Tegal berupaya untuk mewujudkan pelaksanaan manajemen ASN berdasarkan pada perbandingan antara kompetensi dan kualifikasi.

Dia mengemukakan, peserta penilaian kompetensi PNS Batch 1 adalah PNS di lingkungan Pemkab Tegal sebanyak 66 orang dari 35 OPD.

Adapun, kegiatan ini dilaksanakan oleh UPTD Penilaian Kompetensi BKPSDM Kabupaten Tegal.

Tahapan pelaksanaan terdiri dari pengarahan teknis, psikometri, leaderless group discussion dan wawancara,

"Untuk Batch I dilaksanakan pada bulan Febuari, Batch II bulan Mei dan Batch III bulan Agustus," imbuhnya.

Demikian informasi terkait permintaan Pj Bupati soal kinerja ASN Pemkab Tegal di era revolusi 4.0. Semoga bermanfaat. (*)

  • Share :
Lainnya