TOP! IKM Logam Kabupaten Tegal Pasok Kebutuhan Industri Otomotif Nasional
08 Mar 2024 11:00:00 WIB
Author: Yeri Noveli Editor: Adi Mulyadi
TOP! IKM Logam Kabupaten Tegal Pasok Kebutuhan Industri Otomotif Nasional

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Pj Bupati Tegal Agustyarsyah saat meninjau LIK Takaru, di Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, beberapa waktu lalu. IKM logam Kabupaten Tegal kini jadi pemasok kebutuhan industri otomotif nasional.)

RADAR CBS - Industri kecil menengah (IKM) logam Kabupaten Tegal pasok komponen otomotif tier dua pada supply chain atau rantai pasok perusahaan industri otomotif nasional. 

IKM logam Kabupaten Tegal pasok kebutuhan industri otomotif ternama di Indonesia. Seperti PT Astra Honda Motor, PT Toyota Astra Motor, PT Astra Daihatsu Motor dan PT Suzuki Indomobil Motor.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Industri Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disperintransnaker) Kabupaten Tegal Irsyat Sumarwanto. Menuturkan bahwa melalui branding Tegal sebagai Jepangnya Indonesia menjadi terobosan untuk mengadopsi budaya dan sistem kerja dari negara matahari terbit tersebut.

Selain itu juga sebagai komitmen kemitraan IKM logam Kabupaten Tegal dengan perusahaan besar Jepang di sektor otomotif.

Menurutnya, Pemkab Tegal melalui Disperintransnaker telah bekerja sama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) untuk mengembangkan ekosistem industri lokal, Ini supaya mampu berkolaborasi dengan ekosistem manufaktur industri besar.

Daya saing IKM logam

Guna mendukung daya saing IKM logam di Sentra Ceper tersebut, Pemkab Tegal bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) dan YDBA menggelar beragam pembinaan. 

Terutama untuk mengembangkan kompetensi teknis sumber daya manusia (SDM), penguatan kualitas produk, pendampingan sertifikasi ISO, serta penguatan akses pasar dan kemitraan.

“Kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku industri logam agar produknya dapat diterima industri skala besar, selain memberikan jaminan kemudahan layanan perizinan berusaha dan berinvestasi,” ujarnya.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan bahan baku sentra logam di Kabupaten Tegal. Kini telah didukung oleh material center atas inisiasi dan kerja sama Disperintransnaker Kabupaten Tegal bersama Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Ditjen IKMA) RI.

Dia menambahkan, salah satu upaya untuk menjembatani IKM logam di Kabupaten Tegal dalam menjajaki pasar baru di sektor industri otomotif ialah melalui program link and match dengan perusahaan besar.

Selain itu juga terus memberikan fasilitas pendampingan 5R atau ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin. Dan agenda temu bisnis yang difasilitasi Kementerian Perindustrian RI agar kehidupan industri logam Kabupaten Tegal semakin tumbuh serta pola kemitraan yang terjalin menjadi penyemangat pelaku industri logam.

“Saat ini sudah ada sekitar 70 IKM Logam yang sudah berada di bawah binaan YDBA dan 16 IKM logam diantaranya sudah menjalin kemitraan,” ucapnya.

Irsyat menuturkan pendapatan asli daerah UPTD LIK Disperintransnaker Kabupaten Tegal tahun 2023 tembus Rp550 juta dan tahun 2024 ini ditargetkan mencapai Rp600 juta.

"Tahun ini akan ada penambahan tiga unit gedung produksi di LIK Takaru," imbuhnya.

Demikian informasi terkait IKM logam Kabupaten Tegal pasok kebutuhan industri otomotif nasional. Semoga kedepan semakin lebih berkembang. (*)

  • Share :
TOP! IKM Logam Kabupaten Tegal Pasok Kebutuhan Industri Otomotif Nasional
Author: Yeri Noveli
Editor: Adi Mulyadi
08 Mar 2024 11:00:00 WIB
TOP! IKM Logam Kabupaten Tegal Pasok Kebutuhan Industri Otomotif Nasional

(Foto: - Yery Noveli/Radar Tegal - Pj Bupati Tegal Agustyarsyah saat meninjau LIK Takaru, di Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, beberapa waktu lalu. IKM logam Kabupaten Tegal kini jadi pemasok kebutuhan industri otomotif nasional.)

<

RADAR CBS - Industri kecil menengah (IKM) logam Kabupaten Tegal pasok komponen otomotif tier dua pada supply chain atau rantai pasok perusahaan industri otomotif nasional. 

IKM logam Kabupaten Tegal pasok kebutuhan industri otomotif ternama di Indonesia. Seperti PT Astra Honda Motor, PT Toyota Astra Motor, PT Astra Daihatsu Motor dan PT Suzuki Indomobil Motor.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Industri Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disperintransnaker) Kabupaten Tegal Irsyat Sumarwanto. Menuturkan bahwa melalui branding Tegal sebagai Jepangnya Indonesia menjadi terobosan untuk mengadopsi budaya dan sistem kerja dari negara matahari terbit tersebut.

Selain itu juga sebagai komitmen kemitraan IKM logam Kabupaten Tegal dengan perusahaan besar Jepang di sektor otomotif.

Menurutnya, Pemkab Tegal melalui Disperintransnaker telah bekerja sama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) untuk mengembangkan ekosistem industri lokal, Ini supaya mampu berkolaborasi dengan ekosistem manufaktur industri besar.

Daya saing IKM logam

Guna mendukung daya saing IKM logam di Sentra Ceper tersebut, Pemkab Tegal bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) dan YDBA menggelar beragam pembinaan. 

Terutama untuk mengembangkan kompetensi teknis sumber daya manusia (SDM), penguatan kualitas produk, pendampingan sertifikasi ISO, serta penguatan akses pasar dan kemitraan.

“Kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku industri logam agar produknya dapat diterima industri skala besar, selain memberikan jaminan kemudahan layanan perizinan berusaha dan berinvestasi,” ujarnya.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan bahan baku sentra logam di Kabupaten Tegal. Kini telah didukung oleh material center atas inisiasi dan kerja sama Disperintransnaker Kabupaten Tegal bersama Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Ditjen IKMA) RI.

Dia menambahkan, salah satu upaya untuk menjembatani IKM logam di Kabupaten Tegal dalam menjajaki pasar baru di sektor industri otomotif ialah melalui program link and match dengan perusahaan besar.

Selain itu juga terus memberikan fasilitas pendampingan 5R atau ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin. Dan agenda temu bisnis yang difasilitasi Kementerian Perindustrian RI agar kehidupan industri logam Kabupaten Tegal semakin tumbuh serta pola kemitraan yang terjalin menjadi penyemangat pelaku industri logam.

“Saat ini sudah ada sekitar 70 IKM Logam yang sudah berada di bawah binaan YDBA dan 16 IKM logam diantaranya sudah menjalin kemitraan,” ucapnya.

Irsyat menuturkan pendapatan asli daerah UPTD LIK Disperintransnaker Kabupaten Tegal tahun 2023 tembus Rp550 juta dan tahun 2024 ini ditargetkan mencapai Rp600 juta.

"Tahun ini akan ada penambahan tiga unit gedung produksi di LIK Takaru," imbuhnya.

Demikian informasi terkait IKM logam Kabupaten Tegal pasok kebutuhan industri otomotif nasional. Semoga kedepan semakin lebih berkembang. (*)

  • Share :
Lainnya