Lifestyle
Tembus Pasar Eropa, Vespa Batik Indonesia sekarang Upgrade 150 CC
Rabu, 10 Juli 2024 - 19:00 WIB
Author: Aditya Saputra Editor: Adi Mulyadi
Tembus Pasar Eropa, Vespa Batik Indonesia sekarang Upgrade 150 CC

(Foto: - Istimewa - Vespa Batik Indonesia.)

RADAR CBS - Vespa Batik Indonesia mulai dipasarkan di Eropa, menghadirkan sentuhan budaya Indonesia di atas motor ikonik edisi spesial yang dibangun dari model Vespa Primavera. 

Dalam pernyataan resmi Vespa yang diterima oleh detikcom, dijelaskan bahwa bentuk Vespa Primavera yang klasik dan tak lekang oleh waktu dipadukan dengan tema dan pola batik, kain tradisional Indonesia yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

Vespa Batik Indonesia ini sangat kental dengan nuansa Nusantara, terlihat dari penggunaan motif batik di berbagai bagian motor seperti area dasi, kompartemen depan, pijakan kaki, hingga buritan tepong Vespa. 

Vespa Batik pertama kali dipasarkan di Indonesia dengan basis Vespa LX 125 i-get, dan kini merambah pasar Eropa dengan adaptasi yang lebih luas.

Sejarah Vespa Batik di Indonesia

Vespa Batik Indonesia telah menjadi bagian dari budaya otomotif di Indonesia sejak diluncurkan dengan Vespa LX 125 i-get. 

Motor ini menampilkan adaptasi motif batik tradisional 'Tambal Jagad' sebagai pola utama yang disematkan di berbagai bagian bodi Vespa, serta aksesori seperti helm dan top box yang juga dihiasi motif batik. 

Motif ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga membawa filosofi mendalam yang mencerminkan keanekaragaman budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Keunikan Motif Batik Vespa

Terdapat tujuh motif batik yang digunakan pada Vespa Batik, masing-masing mewakili keanekaragaman dan filosofi budaya Indonesia. Berikut adalah motif-motif tersebut beserta maknanya:

  • Perisai (Kalimantan): Melambangkan kegigihan dan perlindungan.
  • Megamendung (Jawa Barat): Simbol kemakmuran dan ketenangan.
  • Ayam Kasuari (Papua): Mewakili kekuatan dan umur panjang.
  • Sokowani (Sumatera): Melambangkan pesona dan kharisma.
  • Tenun Ikat Menjangan (Nusa Tenggara): Menghormati leluhur dan tradisi.
  • Kawung (Jawa Tengah): Simbol kebijaksanaan dan keseimbangan.
  • Poleng (Bali): Menggambarkan keseimbangan hidup.

Motif-motif ini bukan hanya menghiasi Vespa Primavera, tetapi juga membawa nilai-nilai yang erat kaitannya dengan sejarah dan multikulturalisme Vespa. 

Penggunaan motif batik pada Vespa Primavera dilakukan dengan teknologi Water Transfer Technology, memastikan setiap detail motif terlihat jelas dan tahan lama.

Detail Desain Vespa Primavera Batik

Desain Vespa Primavera Batik semakin menarik dengan jok berwarna coklat muda yang dijahit dengan benang bernuansa hijau, menambah kesan alami dan elegan. 

Vespa Primavera Batik ini tersedia dalam tiga varian mesin di Italia, yakni 50 cc, 125 cc, dan 150 cc. Harga yang ditawarkan mulai dari 4.399 euro atau sekitar Rp 77 jutaan.

Kolaborasi antara Vespa dan batik Indonesia ini menunjukkan bagaimana budaya dan teknologi dapat bersatu menciptakan produk yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi. 

Vespa Primavera Batik tidak hanya menjadi kendaraan, tetapi juga media untuk mempromosikan dan menjaga warisan budaya Indonesia di kancah internasional.

Potensi Pasar 

Peluncuran Vespa Primavera Batik di Eropa menunjukkan potensi besar bagi produk-produk yang menggabungkan elemen budaya lokal dengan teknologi modern. 

Reaksi konsumen di Eropa diharapkan positif, mengingat popularitas Vespa sebagai merek yang ikonik dan trendi, serta ketertarikan global terhadap budaya Indonesia yang unik dan kaya.

Vespa Primavera Batik Indonesia adalah contoh sukses dari kolaborasi antara warisan budaya dan inovasi teknologi. Dengan menggabungkan motif batik yang kaya filosofi dengan desain Vespa yang klasik.


  • Share :
Home > Lifestyle
Tembus Pasar Eropa, Vespa Batik Indonesia sekarang Upgrade 150 CC
Author: Aditya Saputra
Rabu, 10 Juli 2024 - 19:00 WIB
Tembus Pasar Eropa, Vespa Batik Indonesia sekarang Upgrade 150 CC

(Foto: - Istimewa - Vespa Batik Indonesia.)

<
RADAR CBS - Vespa Batik Indonesia mulai dipasarkan di Eropa, menghadirkan sentuhan budaya Indonesia di atas motor ikonik edisi spesial yang dibangun dari model Vespa Primavera. 

Dalam pernyataan resmi Vespa yang diterima oleh detikcom, dijelaskan bahwa bentuk Vespa Primavera yang klasik dan tak lekang oleh waktu dipadukan dengan tema dan pola batik, kain tradisional Indonesia yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

Vespa Batik Indonesia ini sangat kental dengan nuansa Nusantara, terlihat dari penggunaan motif batik di berbagai bagian motor seperti area dasi, kompartemen depan, pijakan kaki, hingga buritan tepong Vespa. 

Vespa Batik pertama kali dipasarkan di Indonesia dengan basis Vespa LX 125 i-get, dan kini merambah pasar Eropa dengan adaptasi yang lebih luas.

Sejarah Vespa Batik di Indonesia

Vespa Batik Indonesia telah menjadi bagian dari budaya otomotif di Indonesia sejak diluncurkan dengan Vespa LX 125 i-get. 

Motor ini menampilkan adaptasi motif batik tradisional 'Tambal Jagad' sebagai pola utama yang disematkan di berbagai bagian bodi Vespa, serta aksesori seperti helm dan top box yang juga dihiasi motif batik. 

Motif ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga membawa filosofi mendalam yang mencerminkan keanekaragaman budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Keunikan Motif Batik Vespa

Terdapat tujuh motif batik yang digunakan pada Vespa Batik, masing-masing mewakili keanekaragaman dan filosofi budaya Indonesia. Berikut adalah motif-motif tersebut beserta maknanya:

  • Perisai (Kalimantan): Melambangkan kegigihan dan perlindungan.
  • Megamendung (Jawa Barat): Simbol kemakmuran dan ketenangan.
  • Ayam Kasuari (Papua): Mewakili kekuatan dan umur panjang.
  • Sokowani (Sumatera): Melambangkan pesona dan kharisma.
  • Tenun Ikat Menjangan (Nusa Tenggara): Menghormati leluhur dan tradisi.
  • Kawung (Jawa Tengah): Simbol kebijaksanaan dan keseimbangan.
  • Poleng (Bali): Menggambarkan keseimbangan hidup.
Motif-motif ini bukan hanya menghiasi Vespa Primavera, tetapi juga membawa nilai-nilai yang erat kaitannya dengan sejarah dan multikulturalisme Vespa. 

Penggunaan motif batik pada Vespa Primavera dilakukan dengan teknologi Water Transfer Technology, memastikan setiap detail motif terlihat jelas dan tahan lama.

Detail Desain Vespa Primavera Batik

Desain Vespa Primavera Batik semakin menarik dengan jok berwarna coklat muda yang dijahit dengan benang bernuansa hijau, menambah kesan alami dan elegan. 

Vespa Primavera Batik ini tersedia dalam tiga varian mesin di Italia, yakni 50 cc, 125 cc, dan 150 cc. Harga yang ditawarkan mulai dari 4.399 euro atau sekitar Rp 77 jutaan.

Kolaborasi antara Vespa dan batik Indonesia ini menunjukkan bagaimana budaya dan teknologi dapat bersatu menciptakan produk yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi. 

Vespa Primavera Batik tidak hanya menjadi kendaraan, tetapi juga media untuk mempromosikan dan menjaga warisan budaya Indonesia di kancah internasional.

Potensi Pasar 

Peluncuran Vespa Primavera Batik di Eropa menunjukkan potensi besar bagi produk-produk yang menggabungkan elemen budaya lokal dengan teknologi modern. 

Reaksi konsumen di Eropa diharapkan positif, mengingat popularitas Vespa sebagai merek yang ikonik dan trendi, serta ketertarikan global terhadap budaya Indonesia yang unik dan kaya.

Vespa Primavera Batik Indonesia adalah contoh sukses dari kolaborasi antara warisan budaya dan inovasi teknologi. Dengan menggabungkan motif batik yang kaya filosofi dengan desain Vespa yang klasik.


Editor: Adi Mulyadi
  • Share :
Lainnya