Geger! Ayah di Brebes Diamankan Polisi Diduga Hamili Anak Kandungnya

BREBES – Seorang ayah yang berinisial A (53) warga Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes diamankan oleh pihak kepolisian. Sang ayah diamankan oleh polisi lantaran diduga menghamili anak kandungnya yang berinisial K (27).

Terungkapnya kasus seorang ayah yang hamili anak kandungnya di Brebes, berawal dari kecurigaan para tetangganya. Sang ayah dan anak kandungnya sering terlihat mesra dan sering ke luar malam.

Meski begitu, saat itu warga setempat melihat kemesraan antara sang ayah dengan anak kandungnya masih wajar. Namun, kasus tersebut terbongkar saat K mengalami keguguran.

Usai diketahui mengalami keguguran dan sempat menggelar tahlilan atas meninggalnya si jabang bayi, keduanya diinterogasi di kantor desa. Saat diinterogasi sang ayah mengaku bahwa anaknya telah menjalin hubungan dengan orang Banyumas dan orang Tegal.

Jawaban sang ayah terus mencla-mencle hingga warga dan pemerintah desa makin curiga. Keduanya nyaris diamuk massa yang akhirnya diamankan ke Polsek Paguyangan. Di depan polisi, keduanya mengakui perbuatan sering melakukan hubungan badan.

Untuk menghindari amukan warga keduanya digiring ke Satreskim Polres Brebes, Kamis sore 27 Oktober 2022. Dua orang perangkat desa dan tokoh agama setempat mendampingi keduanya untuk memberikan kesaksian terhadap polisi.

“Sebenarnya sudah bertahun-tahun masyarakat itu curiga. Mereka sering keluar malam, rangkulan dan lainnya,” ujar salah seorang perangkat desa setempat kepada wartawan, Kamis 27 Oktober 2022 lalu

Dijelaskannya, sang anak dan ayah kandungnya itu tinggal bersama. Sedangkan sang ibu merantau ke Jakarta menjadi seorang pembantu rumah tangga.

“Semua anaknya ada tiga, semuanya perempuan. Yang dihamili itu anak pertamanya. Statusnya semua anak kandung,” tandasnya.

Terpisah, Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto melalui KBO Reskrim Polres Brebes Iptu Puji Heriyati membenarkan adanya kasus perzinahan tersebut. Dia mengungkapkan, saat ini pelaku atau sang ayah tengah menjalani pemeriksaan polisi.

Sedangkan sang anak atau korban mendapatkan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) setempat.

“Iya benar ada laporan kasus ayah kandung menyetubuhi anak kandung. Anaknya hamil tapi keguguran pas usia kandungan 4 bulan dan saat ini sudah mendapatkan pendampingan,” pungkasnya. (radartegal.id)

Comment