Drama Korea “Call It Love” Masuki Episode Akhir

Drama Korea “Call It Love” akan memasuki episode akhir.

JAKARTA, radartegalonline – Drama Korea “Call It Love” akan memasuki episode akhir. Drama serial yang menghadirkan Lee Sungkyoung dan Kim Youngkwang mengandung kisah menyentuh penuh makna tentang cinta dan kehidupan.

Sang sutradara Lee Kwangyoung, melalui sebuah wawancara eksklusif berbagi tentang berbagai makna tersembunyi di balik drama korea “Call It Love”. Bahkan ia memberikan tanggapannya terhadap kedua pemain utama.

Berikut lima poin menarik yang disampaikan oleh sutradara Call it Love.

Alasan memilih Lee Sungkyoung dan Kim Youngkwang

Lee Kwangyoung mengungkapkan alasan ia memilih Lee Sungkyoung dan Kim Youngkwang memerankan Woojoo dan Dongjin.

Sang sutradara mengetahui karakter kedua pemeran utama dalam drama dan kehidupan asli mereka yang sangat berbeda.

“Performa Lee Sungkyoung benar-benar di luar ekspektasiku. Ia seorang yang sangat ceria, keceriaannya yang dipadukan dengan lidah yang tajam benar-benar menjadi suatu gabungan yang pas,” ujar Lee Kwangyoung.

BACA JUGA: Pilihan Drama Serial Favorit Temani Waktu Ramadhan

“Sedangkan untuk Kim Youngkwang, aku selalu berpikir bahwa ia memiliki sisi yang kesepian di balik personanya yang tenar. Aku pernah bekerja sama dengannya dan aku memberikan kepercayaan sepenuhnya bahwa dia benar-benar bisa mendalami dan memahami karakternya,” tambahnya.

Adegan favorit menurut sutradara

“Untuk adegan Woojoo, ada adegan di episode pertama ketika ia berjalan sambil memegang payung, setelah menerima pesan yang menyatakan bahwa ayahnya meninggal,” kata sang sutradara.

Kalau kita perhatikan baik-baik, Woojoo berjalan ke arah yang berbeda dengan orang lain-lainnya.

Hal itu memperlihatkan Woojoo yang terjebak di masa lalu dan hidupnya seperti berjalan mundur.

“Adegan favorit dengan Dongjin menurutku adalah adegan di motel pada episode kelima. Setelah putus dengan pacarnya, ia tidak mau pergi camping, hal yang sangat disukai Dongjin,” ucapnya.

“Terlihat Dongjin yang hanya tidur di motel tanpa mengganti bajunya. Adegan ini memperlihatkan bahwa ia sangat kesepian,” tambah Lee Kwangyoung.

Bagaimana cinta merubah hidup seseorang

Meski banyak drama Korea yang mengangkat cerita cinta, namun sutradara meyakinkan bahwa makna cinta dalam “Call It Love” ini jauh lebih mendalam.

Lee Kwangyoung mengungkapkan, drama ini tak hanya fokus tentang mencintai dan di cintai, tapi juga bagaimana hidup seseorang bisa berubah karena cinta.

“Wujud cinta bisa dalam berbagai bentuk seperti romansa, pertemanan, keluarga, dan ikatan lainnya,” ungkapnya.

Adegan makan yang merefleksikan makna tentang bertahan hidup

Drama korea ini tidak selalu menampilkan adegan yang menyentuh atau emosional, tapi makna tentang hidup juga tersampaikan melalui adegan makan.

Sang sutradara menjelaskan, cerita dalam drama korea ini juga tersampaikan lewat adegan makan dan bertahan hidup.

“Ketika Woojoo memasukkan banyak makanan sekaligus ke dalam mulutnya, berarti ia sedang mengalami hari yang berat. Dongjin juga selalu mengambil sesuatu untuk dimakan, bahkan dalam situasi yang membuatnya sulit menelan apapun, karena ia harus bertahan hidup,” katanya.

“Inilah pesan yang ingin ditunjukkan, bagaimana orang berjuang menghadapi hidup,” tambah Lee Kwangyoung.

Sutradara pilih sendiri OST yang menggambarkan kisah

Lee Kwangyoung tak sengaja mendengar lirik lagu “Secret Garden” milik Lee Sang Eun di radio.

“Everyday it’ll get better little by little. You’re watching me. I gotta get it together. I’m going to be happier.”

Ia langsung teringat kisah Woojoo dan Dongjin. “Aku terpikat dengan liriknya. Kita mencintai seseorang dan tak hanya ingin mereka membahagiakan kita, tapi kita juga ingin jadi lebih bahagia karena ada mereka yang menemani kita. Sama seperti yang Woojoo dan Dongjin rasakan.

Kisah episode drama korea “Call It Love” bisa anda saksikan di sini

Ikuti Kami di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *