by

Rekening Gratis dan Diskon Listrik Diperpanjang sampai September, Begini Cara Ceknya…

JAKARTA – Program diskon subsidi tarif listrik bagi pelanggan rumah tangga 450 VA-900 VA dan pelaku industri kembali diberikan pemerintah hingga September mendatang.

Adapun pemberian diskon listrik diterima masyarakat pada kuartal III-2021 ini melanjutkan dari kuartal II-2021. Yakni hanya 50 persen.

Lantas bagaimana untuk masyarakat pelangan mengetahui dengan mudah jika mereka mendapatkan subsidi listrik tersebut?

“Untuk mengetahui apakah masyarakat mendapatkan subsidi listrik tersebut cukup mudah. Caranya dengan melihat rekening pembayaran terakhir,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN, Bob Saril, Jumat (16/7).

Bob menjelaskan, ada kode khusus di dalam rekening pembayaran yang bisa dilihat oleh masyarakat pelanggan rumah tangga 400-900 VA. Artinya, jika dalam rekening ada kode ‘R1’ maka mereka adalah penerima ataupun mendapatkan subsidi listrik dari pemerintah

“Cara mengeceknya pertama dengan membuka rekening sendiri atau pembayaran terakhir apakah dengan daya 450 VA ada kodenya itu R1,” terangnya.

Untuk pelanggan rumah tangga 900 VA, kata Bob, tidak semuanya bisa menikmati subsidi listrik. Karena pelanggan menggunakan 900 VA terdiri dari dua kategori. Pertama mereka yang memang tidak mampu. Kedua mereka yang mampu.

“Jadi yang tidak bersubsidi atau mampu ada pengkodean di rekening itu sendiri ada namanya R1 900 m. M itu artinya mampu jadi dia tidak akan mendapatkan. Tetapi kalau tidak ada itu berarti dia mendapatkan,” jelasnya.

Sementara itu untuk para pelanggan prabayar atau menggunakan token, lanjut Bob, yang ingin mengetahui mendapatkan subsidi atau tidak, secara otomatis sudah dikurangi diskon ketika membeli token listrik,

“Pada waktu mereka membeli token, otomatis mendapatkan 50 persen. Misalnya dia membeli 100. Di 100 itu sudah termasuk didalamnya adalah nanti sudah diskon 50 persen dengan token yang ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah untuk mempercepat pendistribusian bantuan sosial (bansos) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Dalam pelaksanaan PPKM darurat ini, bantu masyarakat dengan sungguh-sungguh. Lakukan pendataan dan segera distribusikan bantuan. Berikan pengabdian terbaik untuk masyarakat,” kata Sigit saat meninjau Posko PPKM Mikro di Kelurahan Turangga, Lengkong, Bandung, Jawa Barat, dikutip dari keterangan tertulis Divisi Humas Polri, Jumat (16/7).

Menurut Sigit, instruksi ini berlaku untuk seluruh jajaran TNI-Polri di wilayah. Dengan adanya bantuan tersebut akan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi penularannya.

Sigit berharap dengan terdistribusinya bantuan pemerintah melalui personel TNI-Polri dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga masyarakat tidak perlu keluar rumah saat PPKM Darurat jika tidak ada keperluan mendesak.

“Ada bantuan dari pemerintah yang diantar TNI dan Polri. Berkenan diterima, semoga bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Kami imbau jangan kemana-mana selama PPKM darurat,” ujar Sigit.

Selain memberikan bantuan kepada masyarakat, Panglima dan Kapolri melakukan peninjauan vaksinasi massal di Youth Center Arcamanik, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan itu menargetkan 4.500 orang penerima vaksin Covid-19.

“TNI-Polri koordinasi dengan pemda menentukan sasaran vaksinasi untuk wilayah merah. Perintah bapak Presiden untuk cek terkait dengan daerah-daerah yang belum terjangkau vaksinasi,” pinta Sigit. (radartegal.com)

Comment