Makan di Warteg Nanti Tidak Perlu Bawa Uang, Kamu Siap-siap Ya!

JAKARTA – Perkembangan teknologi yang demikian pesat akhirnya menyentuh bisnis kuliner khas Tegal. Dalam waktu dekat, kita tak perlu membawa uang tunai saat makan dan berbelanja makanan di warung tegal (warteg).

Ya, menyikapi upaya menekan penyebaran corona di tanah air, Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) menggandeng PT Agra Teknologi Selaras (AgraTek) akan segera menerapkan pembayaran non-tunai atau uang elektronik. 

Dikutip dari JPNN, Ketua Kowantara Mukroni di Tangerang, Banten, mengatakan, salah satu bagian dari program Kowantara adalah memberikan pelatihan mengenai manajemen keuangan kepada anggota. Menurut dia, hal itu pun berlaku saat pandemi. Anggota Kowantara diharapkan memanfaatkan teknologi dalam transaksi. 

Diharapkan, dengan penerapan itu perekonomian di sektor mikro akan tumbuh, dan memberikan manfaat kepada pedagang. 

Terkait kerja sama, kata dia, nantinya PT Agra Teknologi Selaras akan menempelkan kode QRIS di setiap warung pedagang (warteg) yang tergabung dalam Kowantara, sehingga pembeli yang melakukan pembayaran cukup melakukan scan barcode tersebut. 

“Ini akan kita sosialisasikan ke beberapa pedagang warteg dahulu dan ditargetkan menyeluruh, karena akan lebih mudah bagi pedagang dan bagian dari penerapan protokol kesehatan,” kata Mukroni. 

Direktur Utama PT Agra Teknologi Selaras (AgraTek) Yasir Arafat mengatakan, tahap awal jumlah warteg yang akan menggunakan sistem ini sebanyak 200-an. Sementara itu, untuk anggota Kowantara sendiri untuk wilayah Jabodetabek ada 6.000 warung nasi.

“Dengan adanya layanan ini, pembeli tak perlu membawa uang karena pembayaran dapat dilakukan secara nontunai, dan penjual pun bisa mengambil uang yang diperoleh melalui mekanisme yang mudah dan kami siapkan,” katanya.(antara/jpnn/ima)

Radar CBS 104.4 Fm

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Mulai 13 Juli Siswa Baru Wajib Masuk Sekolah, Bagaimana Mekanismenya?

Fri Jul 10 , 2020
SLAWI – Mulai tanggal 13 Juli nanti, siswa baru akan kembali beraktivitas menjalani proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal Akhmad Was’ari. Kata […]
Open chat
1
Hai, ada yang bisa kami bantu?